Bursa Sore: Aksi Beli Kembali Menghampiri, IHSG Melaju Positif

Bursa Sore: Aksi Beli Kembali Menghampiri, IHSG Melaju Positif

Posted by Written on 07 May 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menjauh dari zona merah pada akhir perdagangan hari Selasa (7/5). IHSG menanjak naik +0,65 persen (+40 poin) ke level 6.297.

Aksi beli pemodal kembali mengalir untuk memperkuat laju IHSG . Sementara pergerakan market saham regional mixed seiring masih adanya sentimen eskalasi baru konflik dagang AS dan China.

Indeks LQ45 +0,86% ke 994. Indeks IDX30 +0,83% ke level 548. IDX80 +1,04% ke 141. Indeks JII +0,90% ke posisi 677. Indeks Kompas100 +0,78% ke 1.274. Indeks Sri Kehati +0,82 persen ke 393 dan Indeks SMInfra18 +1,82 persen ke level 338.

Saham-saham teraktif: PTBACPRIJPFATLKMBBRISMGRBBCA

Saham-saham top gainers LQ45: SMGREXCLBBTNTPIAPGASCPININTP

Saham-saham top losers LQ45: ITMGTKIMADROLPPFSCMAUNVRINKP

Nilai transaksi mencapai Rp8,51 triliun. Volume trading sebanyak 147,07 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp 536,76 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,12% ke level Rp14.280 terhadap USD (04.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada akhir perdagangan hari Selasa (7/5) di tengah terjadinya ketegangan baru konflik dagang antara AS dan China setelah pemerintah AS menyatakan akan menaikkan tarif impor produk China pada Jumat pekan ini.

MSCI Asia Pasifik Index menguat 0,5 persen, menghapus koreksi tajam yang terjadi kemarin.

"Implementasi kenaikan tarif impor dapat menjadi godam bagi negosiasi konflik dagang AS dan China. Pasar saham Asia yang bullish sejak awal tahun juga menjadi faktor," demikian Tim Analis Rakuten Securities yang berbasis di Australia.

Bursa saham China bergerak pulih setelah turun paling buruk di sesi kemarin. Indeks Shenzhen Composite naik 1,617 persen dan Indeks Shenzhen Component melaju 1,63 persen.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market Jepang) menguat +0,1.

Pemulihan juga terjadi di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melaju positif saat sesi trading berakhir. Saham unggulan di bursa Hong Kong, AIA naik 1,5 persen.

Sedangkan market Jepang bergerak negatif. Indeks Nikkei 225 ke zona negatif pasca libur panjang. Saham blue chips, Fanuc drop 3 persen. Indeks Topix turun 1,12 persen.
Di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak menanjak naik 0,19 persen. Indeks Kospi di bursa Korsel terkoreksi 0,88 persen. Saham unggulan, Hyundai Motor tumbang 1 persen.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 97,429 dibandingkan level kemarin pada posisi 97,6. Nilai tukar yen terkoreksi tipis ke posisi 110,68 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 110,5. Dolar Australia menguat di posisi $0,7032 setelah bergerak di posisi $0,6979 di sesi sebelumnya.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -1,51% ke posisi 21.923.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,52% di posisi 29.363.
Indeks Shanghai (China) +0,69% pada level 2.926.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,82% ke level 3.317.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa bergerak variatif di menit-menit awal perdagangan hari Selasa (7/5) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi setelah Wakil PM China Liu He telah mengkonfirmasi akan hadir pada negosiasi konflik perang dagang AS dan China di Washington.
Indeks DAX (Jerman) +0,08% 12.296.
Indeks FTSE (Inggris) -0,17% 7.368.
Indeks CAC (Perancis) -0,11% 5.477.

Minyak
Laju harga minyak variatif pada perdagangan sesi sore, hari Selasa (7/5) di pasar komoditas Asia. Kekhawatiran terhadap eskalasi ketegangan konflik dagang AS dan China bisa berdampak pada perlambatan ekonomi global. Sementara sanksi AS terkait larangan ekspor minyak Iran dan Venezuela dinilai dapat menolong pasar.
Minyak Brent drop 12 sen ke harga USD 71,12 per barel (pukul 07.10 GMT). Sedangkan minyak WTI melaju 5 sen ke harga USD 62,30 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author