Bursa Siang: Tekanan Jual Mengendur, IHSG Berhasil Rebound

Bursa Siang: Tekanan Jual Mengendur, IHSG Berhasil Rebound

Posted by Written on 07 May 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) rebound dari zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (7/5). IHSG menanjak +0,64 persen (+40 poin) ke level 6.296.

Tekanan jual terhadap IHSG sedikit mengendur. Sementara pergerakan market saham regional mixed seiring masih adanya sentimen eskalasi baru konflik dagang AS dan China.

Indeks LQ45 +0,82% ke 993. Indeks IDX30 +0,79% ke level 547. IDX80 +0,90% ke 141. Indeks JII +0,76% ke posisi 676. Indeks Kompas100 +0,79% ke 1.274. Indeks Sri Kehati +0,76 persen ke 393 dan Indeks SMInfra18 +1,44 persen ke level 336.

Saham-saham teraktif: TLKMBBCABBNIMAMIBMRICPINUNTR

Saham-saham top gainers LQ45: SMGREXCLBRPTBBTNGGRMELSABSDE

Saham-saham top losers LQ45: ITMGKLBFUNTRBBNISCMALPPFINDY

Nilai transaksi mencapai Rp3,75 triliun. Volume trading sebanyak 86,20 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp65,92 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,05% ke level Rp14.304 terhadap USD (12.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (7/5) di tengah terjadinya ketegangan baru konflik dagang antara AS dan China setelah pemerintah AS menyatakan akan menaikkan tarif impor produk China pada Jumat pekan ini.

MSCI Asia Pasifik Index menguat 0,5 persen, menghapus koreksi tajam yang terjadi kemarin.

"Implementasi kenaikan tarif impor dapat menjadi godam bagi negosiasi konflik dagang AS dan China. Pasar saham Asia yang bullish sejak awal tahun juga menjadi faktor," demikian Tim Analis Rakuten Securities yang berbasis di Australia.

Bursa saham China bergerak pulih setelah turun paling buruk di sesi kemarin. Indeks Shenzhen Composite naik 1,467 persen dan Indeks Shenzhen Component melaju 1,6 persen.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market Jepang) melemah -2,02.
Pemulihan juga terjadi di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melaju positif saat sesi pagi berakhir. Saham unggulan di bursa Hong Kong, AIA naik 1,37 persen.

Sedangkan market Jepang bergerak negatif. Indeks Nikkei 225 ke zona negatif pasca libur panjang. Saham blue chips, Fanuc drop 3 persen. Indeks Topix turun 1,27 persen.
Di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak menanjak naik 0,72 persen. Indeks Kospi di bursa Korsel terkoreksi 1,08 persen. Saham unggulan, Hyundai Motor tumbang 1 persen.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 97,440 dibandingkan level kemarin pada posisi 97,6. Nilai tukar yen terkoreksi tipis ke posisi 110,61 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 110,5. Dolar Australia melemah di posisi $0,6994 setelah bergerak dengan rentang tipis $0,696-$0,700.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -1,49% ke posisi 21.928 (11.41 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,16% di posisi 29.257 (break).
Indeks Shanghai (China) +0,32% pada level 2.915 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) +0,20% ke level 3.297 (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak dalam tekanan pada perdagangan sesi pagi, hari Selasa (7/5) di pasar komoditas Asia. 
Kekhawatiran terhadap eskalasi ketegangan konflik dagang AS dan China bisa berdampak pada perlambatan ekonomi global.
Minyak Brent drop 15 sen ke harga USD 71,09 per barel (pukul 03.41 GMT). Sedangkan minyak WTI melemah 5 ke harga USD 62,20 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author