Bursa Sore: Aksi Lepas Saham Tahan Pergerakan IHSG

Bursa Sore: Aksi Lepas Saham Tahan Pergerakan IHSG

Posted by Written on 06 May 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melanjutkan pergerakan ke zona merah pada akhir perdagangan hari Senin (6/5). IHSG tumbang -1,00 persen (-64 poin) ke level 6.256.

Indeks LQ45 -1,17% ke 985. Indeks IDX30 -1,16% ke level 543. IDX80 -1,35% ke 139. Indeks JII -0,59% ke posisi 671. Indeks Kompas100 -1,15% ke 1.264. Indeks Sri Kehati -1,42 persen ke 390 dan Indeks SMInfra18 -2,07 persen ke level 332.

Saham-saham teraktif: BBRICPRIBDMNERAAKPASTLKMBMRI

Saham-saham top gainers LQ45: INKPAKRAEXCLUNVRUNTRINDYHMSP

Saham-saham top losers LQ45: GGRMICBPINDFITMGSCMABBCATPIA

Nilai transaksi mencapai Rp7,69 triliun. Volume trading sebanyak 112,04 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp836,91 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,22% ke level Rp14.297 terhadap USD (04.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia tumbang pada akhir perdagangan hari Senin (6/5). Pasar Asia tertekan seiring eskalasi konflik dagang AS-China meningkat lagi setelah pemerintah AS melalui Presiden Donald Trump menyatakan akan meningkatkan tarif impor terhadap produk China senilai USD200 miliar.

Tarif impor bagi produk asal China senilai USD 200 miliar saat ini 10 persen akan dinaikkan menjadi 25 persen dengan tambahan produk asal China senilai USD 325 miliar. Pemerintah China mempertimbangkan untuk menunda negosiasi konflik dagangnya dengan AS pada pekan ini seraya menyoroti ancaman dari Trump, demikian menurut sebuah sumber kepada CNBC.

"Presiden Trump menyampaikan ketidakpuasan terhadap negosiasi konflik dagang AS dan China di tengah upaya China untuk melakukan negosiasi ulang," kata Rodrigo Catrill, Analis National Australia Bank.

Menurutnya kenaikan tarif impor akan menjadi berita buruk bagi pasar saham dan akan mengancam prospek pertumbuhan ekonomi global.

Bursa saham China turun paling buruk di Asia Pasifik. Indeks Shenzhen Composite melorot 7,381 persen ke posisi 1.515,80. Indeks Shenzhen Component melemah 7,56 persen di level 8.943,52. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market Jepang) melemah -1,76.

Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng juga melemah signifikan saat sesi trading berakhir. Saham unggulan di bursa Hong Kong, ZTE melemah 8,82 persen.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak melorot 0,82 persen ke posisi 6.283,70 seiring pelemahan seluruh sektor saham. Bursa saham Jepang dan Korsel masih belum beraktivitas dalam rangka libur nasional.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 97,593 dibandingkan level akhir pekan kemarin pada posisi 97,8. Nilai tukar yen melaju ke posisi 110,75 terhadap USD dibanding posisi pekan lalu di level 111,6. 
Dolar Australia melemah di posisi $0,6993 setelah menguat di posisi $0,704 pada sesi akhir pekan sebelumnya.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -2,90% di posisi 29.209.
Indeks Shanghai (China) -5,58% pada level 2.906.
Indeks Straits Times (Singapura) -2,99% ke level 3.290.

Bursa Eropa
Market saham Eropa melemah signifikan di menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (6/5) pagi waktu setempat. Laju market Eropa terhambat setelah pemerintah AS berencana menaikkan tarif impor produk dari China.
Indeks DAX (Jerman) -1,75% di level 12.196.
Indeks FTSE (Inggris) +0,40% pada posisi 7,380.
Indeks CAC (Perancis) -2,01% ke level 5.437.

Minyak
Harga minyak tumbang pada perdagangan sesi sore, hari Senin (6/5) di pasar komoditas Asia. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan menaikkan secara signifikan tarif impor barang-barang asal China pada pekan ini. Hal ini berisiko mengganggu negosiasi konflik dagang AS dan China yang telah berlangsung berbulan bulan.
Minyak Brent drop USD 1,51 ke harga USD 69,34 per barel. Sedangkan minyak WTI melemah USD 1,37 ke harga USD 60,57 per barel (pukul 06:46 GMT).
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author