Bursa Sore: Trader Tunggu Sinyal Kebijakan Moneter, IHSG Mampu Melaju

Bursa Sore: Trader Tunggu Sinyal Kebijakan Moneter, IHSG Mampu Melaju

Posted by Written on 29 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di zona hijau pada perdagangan hari Senin (29/4). IHSG melaju 0,39 persen (+24 poin) ke level 6.425.

Indeks LQ45 +0,28% ke 1.013. Indeks IDX30 +0,25% ke level 558. IDX80 +0,23% ke 144. Indeks JII -0,62% ke posisi 687. Indeks Kompas100 +0,40% ke 1.306. Indeks Sri Kehati -0,01 persen ke 403 dan Indeks SMInfra18 -0,05 persen ke level 352.

Saham-saham teraktif: FILMJPFABRPTLPPFTAMUBBCASWAT

Saham-saham top gainers LQ45: INKPWIKASCMAHMSPWSKTPTPP

Saham-saham top losers LQ45: BBNIELSAINDYSRILASIICPINTPIA

Nilai transaksi mencapai Rp61,2% triliun. Volume trading sebanyak 184,22 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp52,09 miliar.

Nilai tukar rupiah +0,06% ke level Rp14.208 terhadap USD (04.00 pm)


Bursa Asia

Laju Market saham Asia menguat pada sesi pagi perdagangan hari Senin (29/4). Hal ini terjadi setelah GDP AS kuartal pertama menguat serta industri China tumbuh untuk pertama kali dalam 4 bulan terakhir. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,53 persen ke level 540,53.

Investor masih wait and see meeting the Fed pada pekan ini dan rilis data output industri China untuk sinyal lebih lanjut prospek kebijakan moneter AS.

"Para investor masih memantau sinyal dalam hal sentimen pertumbuhan (global), tetapi pada saat yang sama masih terdapat banyak ketidakpastian dalam negosiasi konflik dagang AS dan China," ujar Joanne Goh, Analis DBS Bank Singapura. Menurutnya penguatan dolar AS tidak benar-benar menjadi pertanda baik bagi pasar Asia.

Bursa saham China tertekan ke zona merah. Indeks Shenzhen Component melemah 2,88 persen ke level 9.622.49. Shenzhen Composite drop 2,412 persen di posisi 1.625,62. Sedangkan di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melaju ke zona hijau.

Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 1,70 persen. Harga saham Samsung Electronics naik 2.90 persen menjelang rilis kinerja laba kuartal pertama. Sementara di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak lesu, turun 0,41 persen ke level 6.359,50.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,965 atau melemah dari posisi rekor 98,1 pada pekan lalu. Nilai tukar yen menguat ke posisi 111,70 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di level 112,2. Dolar Australia melemah di posisi $0,7053 setelah terkoreksi dari posisi $0,714 pada sesi pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,97% ke level 29.892.
Indeks Shanghai (China) -0,77% di posisi 3.062.
Indeks Straits Times (Singapura) +1,49% ke 3.470.


Bursa Eropa
Market saam Eropa ke zona hijau di menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (29/4) pagi waktu setempat, di tengah kekhawatiran berkepanjangan atas prospek ekonomi global.
Indeks DAX (Jerman) +0,26% ke level 12.347.
Indeks FTSE (Inggris) +0,09% pada posisi 7.435.
Indeks CAC (Perancis) +0,32% di level 5.587.


Minyak
Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan sesi sore, hari Senin (29/4) di pasar komoditas Asia. Posisi harga melanjutkan pelemahan yang sudah terjadi pada Jumat akkhir pekan lalu. Presiden AS Donald Trump meminta OPEC meningkatkan produksi guna meringankan dampak sanksi ekspor minyak Iran.
Minyak Brent drop 49 sen ke harga USD 71,66 per barel (pukul 06:48 GMT). Sedangkan minyak WTI melemah 43 sen ke harga USD 62,87 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author