Bursa Siang: IHSG Rebound Saat Market Regional Cemaskan Nasib Stimulus

Bursa Siang: IHSG Rebound Saat Market Regional Cemaskan Nasib Stimulus

Posted by Written on 23 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhasil rebound dari zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Selasa (23/4). IHSG menguat +0,69 persen (+44 poin) ke level 6.458.

Indeks LQ45 +0,76% ke 1.020. Indeks IDX30 +0,70% ke level 561. IDX80 +0,81% ke 145. Indeks JII +1,22% ke posisi 700. Indeks Kompas100 +0,80% ke 1.314. Indeks Sri Kehati +0,66 persen ke 407 dan Indeks SMInfra18 +1,26 persen ke level 351.

Saham-saham teraktif: GIAAJPFAASIIDOIDPTBAZINCWSBP

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNERAAEXCLINDYMEDCPWONADRO

Saham-saham top losers LQ45: BBRIBMRIINTPBBTNAKRA

Nilai transaksi mencapai Rp3,85 triliun. Volume trading sebanyak 89,29 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp26,93 triliun.

Nilai tukar rupiah drop -0,06% ke posisi Rp14.084 terhadap dolar AS. (12:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia naik tipis pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (23/4) seiring sejumlah pasar saham utama di regional kembali aktif pasca libur panjang hari Paskah. Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,1 persen
Bursa saham China terkoreksi di akhir sesi pagi. Indeks Shenzhen Component turun 0,7 persen. Shenzhen Composite juga melemah 0,867 persen.

Pasar saham China melemah setelah harian China Morning Post memberitakan bahwa pemerintah China memfokuskan kembali reformasi struktural berkebalikan dengan tawaran kebijakan stimulus. Hal ini terjadi setelah klaim pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama lebih baik dari perkiraan.

"Pergerakan saham di bursa China fantastis secara year to date, profit taking sepenuhnya normal, Saya kurang sepakat China sedang mengubah kebijakanya dengan cepat," kata Stefan Hofer, Analis pada LGT Bank Asia yang berbasis di Hong Kong.

Sedangkan di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng dalam tekanan seiring jatuhnya harga saham China Construction Bank sebesa 1 persen.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak di zona hijau dengan ditopang penguatan seluruh sektor saham. Subsektor Energi naik 2 persen disertai kenaikan harga saham-saham perusahaan perminyakan. Saham Woodside Petroleum naik 2,36 persen. Santos naik 2,49 persen. Beach Energy naik 2,80 persen.
Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo turun tipis saat sesi pagi berlangsung. Namun Indeks Topix berhasil melaju positif sebesar 0,25 persen. Saham unggulan Fast Retailing melemah 2,5 persen.
Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel mendatar seiring tekanan yang terjadi pada saham Samsung Electronics setelah perusahaan asal Korsel ini menyatakan akan menunda rilis produk smartphone lipat. Harga saham tersebut melemah 0,3 persen.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,314 atau menguat dibandingkan dengan posisi di awal sesi di level 97,282. Nilai tukar yen naik tipis ke posisi 111,81 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,97. Dolar Australia melemah di posisi $0,7127 setelah terkoreksi dari posisi $0,714 pada sesi kemarin.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,04% di level 22.208 (11.40 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,08% ke level 29.938 (break).
Indeks Shanghai (China) -0,35% di posisi 3.203 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -0,06% ke 3.355. (12:00 pm).

Minyak
Harga minyak menanjak naik pada perdagangan sesi pagi, hari Selasa (23/4) di pasar komoditas Asia setelah AS mengumumkan dispensasi sanksi kepada Iran akan berakhir pada Mei, menekan para importir agar setop beli minyak dari Iran.
Minyak Brent menguat 0,5 persen ke harga USD 74,40 per barel (pukul 02:39 GMT). Sedangkan minyak WTI juga naik 0,5 persen ke harga USD 65,89 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author