Bursa Siang: IHSG Sanggup Bertahan Dari Gempuran Foreign Sell

Bursa Siang: IHSG Sanggup Bertahan Dari Gempuran Foreign Sell

Posted by Written on 16 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertengger di zona hijau pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Selasa (16/4). IHSG melaju +0,18 persen (+11 poin) ke level 6.447.

Indeks LQ45 +0,28% ke 1.016. Indeks IDX30 +0,31% ke level 559. IDX80 +0,23% ke 144. Indeks JII +0,19% ke posisi 697. Indeks Kompas100 +0,18% ke 1.312. Indeks Sri Kehati +0,03 persen ke 402 dan Indeks SMInfra18 +0,89 persen ke level 346.

Saham-saham teraktif: LEADESTIPWONWSBPABBAPGASSMGR

Saham-saham top gainers LQ45: BBTNINTPSMGRADHIPGASGGRMWSBP

Saham-saham top losers LQ45: BBRIUNVRASIIKLBFINDFBBCAPTBA

Nilai transaksi mencapai Rp4,18 triliun. Volume trading sebanyak 93,55 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih (net sell) -Rp244,79 miliar.

Nilai tukar rupiah naik -0,11% ke posisi Rp14.075 terhadap dolar AS. (12:00 pm).


Bursa Asia

Sebagian besar market saham Asia bergerak menguat pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (16/4). Hal ini seiring Jepang dan AS memulai negosiasi hubungan dagang. Bank of Japan menengarai lonjakan risiko proteksi dagang terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global.

Bursa saham China rebound dari pelemahan yang terjadi di awal sesi. Indeks Shenzhen Component naik 0,55 persen. Shenzhen Composite naik 0,310 persen.

Pasar properti yang tangguh akan memberikan dukungan bagi ekonomi China karena sektor seperti manufaktur dan ritel tertekan akibat konflik dagang dengan AS serta indeks kepercayaan konsumen yang melemah. Harga jual rumah baru di China naik lebih kuat dari perkiraan di periode Maret.

Laju positif juga terjadi di pasar saham Hong Kong seiring penguatan yang terjadi pada Indeks Hang Seng.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo bergerak naik ketika aktivitas trading sesi pagi sedang berlangsung. Namun Indeks Topix drop 0,1 persen. Saham unggulan seperti Fast Retailing dan Softbank Group menguat 1 persen. Saham Softbank Corp dan NTT Docomo naik masing-masing 3 persen.

"Banyaknya proteksionisme terkait perdagangan global merupakan risiko paling serius terhadap ekonomi global," kata Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda. Dia mengomentari dimulainya negosiasi dagang AS dan Jepang.

Analis Deutsche Bank Wealth Management, Tuan Huynh menilai sekalipun pelaku pasar mendengar dan menyaksikan pengumuman kesepakatan negosiasi dagang dengan segera, tidak akan mengubah pasar sebab pasar sudah melakukan penyesuaian terhadap sentimen tersebut. Menurutnya kemungkinan para investor akan menjadikan hal tersebut sebagai pemicu profit taking.

Sementara Indeks Kospi naik tipis di sesi pagi. Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia naik 0,33 persen seiring dukungan penguatan hampir seluruh sektor saham.

Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia melaju negatif sebesar 0,19 persen di tengah sebagian besar sektor saham yang melemah. Subsektor energi naik 0,44 persen dan sektor finansial naik 0,37 persen.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,942 atau menguat tipis dibandingkan dengan posisi sesi kemarin di level 96,8. Nilai tukar yen terkoreksi ke posisi 111,94 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,2.

Dolar Australia melemah ke posisi $0,7148 setelah di sesi awal sempat menguat di $0,7175 seiring rilis meeting bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia). RBA menyatakan pemangkasan suku bunga layak dilakukan dimana inflasi tidak bergerak tinggi dan tren angka pengangguran meningkat.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,26% di level 22.228 (11.50 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,63% ke level 29.999 (break)

Indeks Shanghai (China) +1,11% di posisi 3.213 (break)

Indeks Straits Times (Singapura) +0,15% ke 3.330. (12:00 pm).


Minyak

Laju harga melemah tipis pada perdagangan sesi pagi, hari Selasa (16/4) di pasar komoditas Asia. Menteri energi Rusia mengatakan Rusia dan OPEC akan mendorong produksi minyak untuk menandingi pangsa pasar AS.

Minyak Brent turun 18 sen ke harga USD 71 per barel (pukul 04:31 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 8 sen ke harga USD 63,32 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author