Bursa Sore: Suhu Politik Mulai Panas, IHSG Berubah Meredup

Bursa Sore: Suhu Politik Mulai Panas, IHSG Berubah Meredup

Posted by Written on 12 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berubah arah melemah pada akhir perdagangan hari Jumat (12/4) setelah sempat menguat tipis di sesi pagi. IHSG tertekan -0,07 persen (-5 poin) ke level 6.405.

Indeks LQ45 +0,05% ke 1.008. Indeks IDX30 -0,01% ke level 554. IDX80 -0,46% ke 143. Indeks JII -0,30% ke posisi 694. Indeks Kompas100 -0,07% ke 1.303. Indeks Sri Kehati -0,09 persen ke 400 dan Indeks SMInfra18 -0,75 persen ke level 341.

Saham-saham teraktif: CPRIABBATLKMBBRIPWONSMGRMNCN

Saham-saham top gainers LQ45: EXCLPWONWSBPBRPTINDFHMSPTKIM

Saham-saham top losers LQ45: INKPINCOASIIBMRITLKMKLBFADHI

Tim Riset PT Indo Premier Sekuritas mengulas, kondisi politik yang memanas jelang pilpres menjadi sentimen negatif di pasar

Nilai transaksi mencapai Rp12,35 triliun. Volume trading sebanyak 170,23 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih (net sell) -Rp1,05 triliun.

Nilai tukar rupiah naik tipis +0,45% ke posisi Rp14.093 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak variatif pada perdagangan hari Jumat (12/4). Pasar saham China redup meskipun data neraca perdagangan yang dirilis menguat di atas perkiraan.

MSCI Asia Pacific Index melandai ke posisi 540,19 poin.

"Saat ini apa yang sesungguhnya pelaku pasar lihat adalah kekuatan sebenarnya konsumen China dan kuatnya konsumsi sering tercermin dari data impor yang kuat," kata Xu Sitao, Analis pada Deloitte China.

Analis Senior Gain Capital (Singapura), Matt Simpson memperkirakan sikap dovish bank sentral bersamaan dengan progres kemajuan negosiasi konflik dagang AS dan China dapat membantu penguatan pasar saham pada beberapa pekan ke depan.

Bursa saham China tertekan saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Component drop 0,26 persen dan Indeks Shenzhen Composite turun 0,106 persen. Pelemahan juga terjadi di pasar saham Hong Kong seiring hambatan yang terjadi pada Indeks Hang Seng.

Pergerakan pasar di Great China market tersebut terjadi setelah rilis neraca perdagangan China periode Maret mencatat surplus lebih tinggi dari perkiraan.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo bergerak naik. Saham unggulan, Fast Retailing naik 7,89 persen. Indeks Topix melemah tipis ke level 1.605,40.

Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 0,41 persen ke level 2.233,45 seiring penguatan saham Samsung Electronics 1,30 persen. Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia melaju positif sebesar 0,85 persen ke posisi 6.251,30 di tengah seluruh sektor saham yang menguat

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,027 atau melemah dibandingkan dengan posisi sesi sebelumnya di level 97,178. Nilai tukar yen melemah di posisi 111,83 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,0. Dolar Australia menguat ke posisi $0,7126 dari posisi kemarin di level $0,7113.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,73% di level 21.870.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,24% ke level 29.909.

Indeks Shanghai (China) -0,04% di posisi 3.188.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,03% ke 3.331.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal perdagangan hari Jumat (12/4) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi seiring kehati-hatian para pemodal terhadal prospek pertumbuhan ekonomi global serta kinerja emiten di AS.

Indeks DAX (Jerman) -0,03% ke level 11.933.

Indeks FTSE (Inggris) +0,22% pada posisi 7.434.

Indeks CAC (Perancis) +0,08% di level 5.490.


Minyak

Harga minyak menguat pada perdagangan sesi sore, hari Jumat (12/4) di pasar komoditas Asia. Minyak Brent naik 56 sen ke harga USD 71,39 per barel (pukul 08:32 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 61 sen ke harga USD 64,19 per barel.

Sentimen masih ditopang Venezuela, Libya dan Iran yang dipaksa memangkas suplai sehingga menopang persepsi pengetatan pasar.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author