Bursa Siang: Minim Katalis, IHSG Melanjutkan Pelemahan

Bursa Siang: Minim Katalis, IHSG Melanjutkan Pelemahan

Posted by Written on 11 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Kamis (11/4). IHSG melemah -0,79 persen (-52 poin) ke level 6.427.

Indeks LQ45 -1,10% ke 1.012. Indeks IDX30 -1,15% ke level 557. IDX80 -1,12% ke 144. Indeks JII -1,27% ke posisi 700. Indeks Kompas100 -1,06% ke 1.309. Indeks Sri Kehati -1,00 persen ke 402 dan Indeks SMInfra18 -0,70 persen ke level 348.

Saham-saham teraktif: JAYAINDFJAYA-W, BBNIAKRAMNCNITMG

Saham-saham top gainers LQ45: EXCLITMGBRPTWSBPAKRABSDEINCO

Saham-saham top losers LQ45: WSKTGGRMSMGRBBRITPIAANTMMEDC

Nilai transaksi mencapai Rp4,06 triliun. Volume trading sebanyak 130,38 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp82,86 miliar.

Nilai tukar rupiah terkoreksi -0,08% ke posisi Rp14.155 terhadap dolar AS. (12:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (11/4). Bank sentral Eropa dan AS menegaskan kekhawatiran para investor tentang prospek ekonomi global dan kebijakan proteksi dagang.
MSCI Asia Pacific Index melorot 0,52 persen ke posisi 541,05 poin.

Pada Rabu pekan ini, Bank Sentral Eropa mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter seraya memperingatkan ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi global.

"Seperti yang Kami perkirakan, pertumbuhan ekonomi Eropa terus mengecewakan selama beberapa bulan ke depan. Kami berpikir bahwa pembuat kebijakan bank sentral Eropa akan bersikap lebih akomodatif," kata Tim Riset Capital Economics.

Risalah meeting the Fed periode Maret menunjukkan kesepakatan untuk bersabar dalam penetapan kebijakan suku bunga karena mereka melihat ekonomi AS berada di situasi perlambatan ekonomi global tanpa resesi dalam beberapa tahun ke depan.

Bursa saham China tertekan saat trading sesi pagi berakhir. Indeks Shenzhen Component drop 2,16 persen dan Indeks Shenzhen Composite turun 1,726 persen.

Pelemahan juga terjadi di pasar saham Hong Kong seiring hambatan yang terjadi pada Indeks Hang Seng. 

Saham unggulan di bursa Hong Kong, Tencent naik 0,77 persen. Saham Tencent tembus harga 400 dolar HK per saham untuk pertama kali sejak Juni 2018.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo bergerak flat ketika aktivitas trading sesi siang sedang berlangsung. Saham unggulan, Fanuc tergerus 0,4 persen. Indeks Topix melemah tipis.

Sementara Indeks Kospi melemah tipis di sesi pagi. Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia melemah 0,26 persen di tengah sektor saham yang bergerak mixed.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,924 atau melemah dibandingkan dengan posisi sesi kemarin di level 97,2. Nilai tukar yen melemah di posisi 111,07 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 110,89. Dolar Australia rebound ke posisi $0,7157 dari posisi kemarin di level $0,712.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,01% di level 21.689 (11.43 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,92% ke level 29.841 (break)

Indeks Shanghai (China) -1,36% di posisi 3.197 (break)

Indeks Straits Times (Singapura) +0,22% ke 3.334. (12:00 pm).


Minyak

Laju harga melemah pada perdagangan sesi pagi, hari Kamis (10/4) di pasar komoditas Asia tertekan kenaikan stok minyak AS yang mencapai level tertinggi dalam 17 bulan terakhir di tengah produksi yang mencapai rekor serta kekahwatiran terhadap perekonomian meragukan pertumbuhan demand terhadap BBM.

Minyak Brent drop 29 sen ke harga USD 71,44 per barel (pukul 04:24 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 33 sen ke harga USD 64,28 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author