Bursa Sore: Aksi Beli Tahan Pelemahan IHSG Lebih Dalam

Bursa Sore: Aksi Beli Tahan Pelemahan IHSG Lebih Dalam

Posted by Written on 10 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terbenam di zona merah pada akhir perdagangan hari Rabu (10/4). IHSG melemah -0,09 persen (-7 poin) ke level 6.478.

Indeks LQ45 -0,02% ke 1.024. Indeks IDX30 -0,03% ke level 564. IDX80 +0,02% ke 146. Indeks JII +0,11% ke posisi 709. Indeks Kompas100 +0,04% ke 1.323. Indeks Sri Kehati -0,03 persen ke 406 dan Indeks SMInfra18 +0,35 persen ke level 350.

Saham-saham teraktif: LEADJPFAERAABNLIJAYAINKPBBRI

Saham-saham top gainers LQ45: BRPTSCMAAKRAPTPPSMGRMEDCBBTN

Saham-saham top losers LQ45: BBCAITMGASIIINDFTLKM, LLPF , ELSA

Nilai transaksi mencapai Rp8,00 triliun. Volume trading sebanyak 129,44 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp342,69 miliar.

Nilai tukar rupiah terkoreksi -0,09% ke posisi Rp14.157 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (10/4). IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Market juga merespon negatif ketegangan AS dan Eropa terkait penerapan tarif impor.

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini sebesar 3,3 persen dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,5 persen. Proyeksi ini adalah yang terendah sejak 2009. Sementara pada tahun 2020 diperkirakan tumbuh 3,6 persen.

MSCI Asia Pacific Index melorot 0,1 persen ke posisi 544,31.

"Ketidakpastian kebijakan perdagangan yang meningkat serta ketakutan terhadap eskalasi tindakan balasan tarif impor menekan investasi dalam bisnis, mengurangi rantai pasok serta menekan pertumbuhan produktivitas," demikian pernyataan IMF.

"Ini sesungguhnya tentang bagaimana ekspektasi pertumbuhan melambat dan itu benar-benar terjadi, perbincangan yang mana mendorong pasar seperti sekarang," kata Danierl Gerard, Analis pada State Street Global Exchange seperti dikutip CNBC.

Bursa saham China turun tipis saat trading berakhir. Indeks Shenzhen Component flat ke level 10,435 dan Indeks Shenzhen Composite turun 0,209 persen di posisi 1.779.. Pelemahan juga terjadi di pasar saham Hong Kong seiring hambatan yang terjadi pada Indeks Hang Seng. Saham Chinese Construction Bank melemah 1 persen.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo berada di zona negatif ketika trading berakhir. Saham unggulan, Fast Retailing dan Sofbank Group mendulang gain. Indeks Topix melemah 0,69 persen.

Sementara Indeks Kospi berubah arah menguat 0,49 persen setelah di sesi pagi sempat melemah tipis. Harga saham SK Hynix menguat 1,03 persen. Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia flat ke posisi 6.223.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,984 melemah dibandingkan dengan posisi sesi sebelumnya di level 97,077. Nilai tukar yen turun tipis di posisi 111,16 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,05. Dolar Australia rebound ke posisi $0,7146 dari posisi sesi sebelumnya di level $0,7107.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,53% di level 21.687.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,13% ke level 30.119.

Indeks Shanghai (China) +0,07% di posisi 3.241.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,06% ke 3.327.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat tipis di menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (10/4) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi seiring kabar yang muncul bahwa para pemimpin Uni Eropa kemungkinan memberikan PM Inggris Theresa May penundaan kedua untuk Brexit.

Indeks DAX (Jerman) +0,45% di posisi 11.901.

Indeks FTSE (Inggris) -0,04% pada level 7.422.

Indeks CAC (Perancis) +0,40% ke posisi 5,458.


Minyak

Laju harga minyak beringsut naik pada perdagangan sesi sore, hari Rabu (10/4) di pasar komoditas Asia di tengah ekspektasi perlambatan ekonomi dapat segera menekan konsumsi BBM.

Minyak Brent naik 15 sen ke harga USD 70,76 per barel (pukul 06:52 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 22 sen ke harga USD 64.20 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author