Bursa Sore: Gerak IHSG Mulus, Regional Terdorong Stimulus

Bursa Sore: Gerak IHSG Mulus, Regional Terdorong Stimulus

Posted by Written on 09 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak solid ke zona hijau hingga akhir perdagangan hari Selasa (9/4). IHSG menguat +0,91 persen (+58 poin) ke level 6.484.

Indeks LQ45 +0,89% ke 1.024. Indeks IDX30 +0,86% ke level 564. IDX80 +1,11% ke 146. Indeks JII +1,33% ke posisi 708. Indeks Kompas100 +0,94% ke 1.322. Indeks Sri Kehati +0,93 persen ke 407 dan Indeks SMInfra18 +1,17 persen ke level 349.

Saham-saham teraktif: BGTGJPFALEADTLKMBBRITRAMACES

Saham-saham top gainers LQ45: SCMAINKPPTPPERAAWIKAICBPJSMR

Saham-saham top losers LQ45: TLKMINCOHMSP

Nilai transaksi mencapai Rp8,30 triliun. Volume trading sebanyak 155,80 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp596,61 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,15% ke posisi Rp14.138 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat pada perdagangan hari Selasa (9/4). Para pemodal optimistis terkait kebijakan China mendorong pertumbuhan ekonomi. Tetapi kekhawatiran terhadap kinerja laba emiten di AS dan Brexit Summit pada pekan ini telah membatasi laju kenaikan pasar.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,31 persen ke posisi 542,93 poin.

"Pondasi pasar saham China masih positif. Kebijakan moneter dan fiskal China terus aktif sehingga tidak perlu membatasi likuiditas jangka pendek," demikian ditulis Tim Riset Kaiyuan Securities seperti dikutip Reuters.

Di luar sentimen market China, market lebih luas melemah karena fokus investor tetap pada titik potensi termasuk Brexit Summit serta negosiasi dagang Uni Eropa dan China pada Selasa petang ini.

Pasar saham China berakhir mixed. Indeks Shanghai Composite ke zona merah. Indeks Shenzhen Component menguat 0,82 persen dan Indeks Shenzhen Composite naik 0,724 persen.

Hang Seng Index di bursa Hong Kong berakhir positif. Perusahaan raksasa di bidang teknologi, Tencent di bursa Hong Kong menguat 0,5 persen.

Sementara itu Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo berada di zona hijau seiring penguatan saham unggulan, Fanuc yang menguat 2,26 persen. Indeks Topix melemah tipis dan berakhir pada level 1.618,76. persen.

Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi melaju positif 0,13 persen ke level 2.213,56. Harga saham Samsung Electronics berbalik arah menguat 0,3 persen setelah sempat melorot di zona negatif saat-saat awal.

Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia flat ke posisi 6.221,80.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,975 melemah dibandingkan dengan posisi kemarin di level 97,2. Nilai tukar yen naik tipis di posisi 111,31 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,57. Dolar AUstralia rebound ke posisi $0,7143 dari posisi sesi kemarin di level $0,711.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,19% di level 21.802.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,27% ke level 30.157

Indeks Shanghai (China) -0,16% di posisi 3.239

Indeks Straits Times (Singapura) +0,31% ke 3.325.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (9/4) pagi waktu setempat. Para pemodal bersiap mengantisipasi event penting pekan ini dan merespon ancaman penerapan tarif impor bagi produk dari Eropa.

Indeks DAX (Jerman) -0,14% di posisi 11.946.

Indeks FTSE (Inggris) -0,05% pada level 7.448.

Indeks CAC (Perancis) +0,08% di level 5.476.


Minyak

Laju harga minyak melaju ke harga tertinggi pada perdagangan sesi sore, hari Selasa (9/4) di pasar komoditas Asia. Pengetatan market minyak berlanjut di tengah pemangkasan suplai global yang dimotori OPEC . Sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela dan eskalasi konflik di Libya menjadi sentimen penguat.

Minyak Brent naik ke harga USD 70,99 per barel (pukul 07:00 GMT). Brent sempat ke level tertinggi di harga USD 71,34 per barel sejak November tahun lalu. Sedangkan minyak WTI naik ke harga USD 64.42 per barel. WTI juga menorehkan harga tertinggi sejak November di level USD 64,77 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author