Bursa Sore: Minim Dukungan Sentimen, Laju IHSG Tersendat

Bursa Sore: Minim Dukungan Sentimen, Laju IHSG Tersendat

Posted by Written on 08 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terdampar di zona merah pada akhir perdagangan hari Senin (8/4). IHSG tergerus -0,75 persen (-49 poin) ke level 6.425.

Indeks LQ45 -0,59% ke 1.015. Indeks IDX30 -0,46% ke level 559. IDX80 -0,41% ke 144. Indeks JII -0,96% ke posisi 699. Indeks Kompas100 -0,65% ke 1.310. Indeks Sri Kehati -0,39 persen ke 403 dan Indeks SMInfra18 -1,00 persen ke level 345.

Saham-saham teraktif: JPFALEADBBRITRAMCAKKRODAMAIN

Saham-saham top gainers LQ45: CPINPTBABRPTINKPBBRIPWONKLBF

Saham-saham top losers LQ45: ICBPPGASELSASMGRINDYSCMAASII

Nilai transaksi mencapai Rp8,34 triliun. Volume trading sebanyak 144,42 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp842,28 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,26% ke posisi Rp14.170 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Senin (8/4). Pergerakan tersebut merespon beragam sentimen di antaranya rebound data lapangan kerja di AS yang lebih baik serta isyarat stimulus perekonomian di China. Di sisi lain para pemodal bersikap hati-hati jelang rilis data kinerja keuangan emiten di triwulan pertama.

MSCI Asia Pacific Index naik tipis ke posisi 540,10 poin.

Dokumen bank sentral China yang dirilis menginformasikan China akan menetapkan target pemangkasan rasio dana cadangan bank untuk mendorong pembiayaan bagi bisnis usaha kecil dan menengah.

Penguatan data lapangan kerja AS sempat mendorong laju market global. Lapangan kerja di AS periode Maret naik 196.000 melesat di atas perkiraan. Sedangkan tingkat upah turun tipis 3,2 persen.

"Data ini meredakan ketakutan dari 2 sisi. Pada satu sisi ketakutan terhadap perlambatan ekonomi sedikit berkurang. Sedangkan pada lain sisi, tingkat upah tidak menunjukkan percepatan yang akan mengancam inflasi," kata Alan Ruskin, Analis G10 FX Strategy pada Deutsche Bank.

Market saham China berakhir di zona merah. Indeks Shanghai Composite terkoreksi turun. Indeks Shenzhen Composite drop 0,551 persen. Namun penguatan terjadi di pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng bertengger di zona hijau.

Pelemahan terjadi di bursa saham Jepang. Indeks Nikkei 225 ke zona merah saat akhir sesi perdagangan. Indeks Topix melorot 0,35 persen. Saham blue chip di bursa Jepang, Fanuc melemah 0,74 persen.

Sementara itu di pasar saham Korsel, Indeks Kospi stagnan. Indeks ASX200 di bursa Australia melaju positif, menguat 0,65 persen. Semua sektor saham di pasar saham tersebut bergerak menguat.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,301 melaju positif dibandingkan dengan posisi pekan lalu di level 97,00. Nilai tukar yen melemah di posisi 111,44 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,00. Dolar AUstralia menguat di posisi $0,7096 dari posisi sesi kemarin di level $0,705.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,21% di level 21.761.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,47% ke level 30.077.

Indeks Shanghai (China) -0,05% di posisi 3.244.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,24% ke 3.314.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (8/4) pagi waktu setempat. Laju pasar saham Eropa terhambat seiring kekhawatiran terhadap kinerja laba emiten.

Indeks DAX (Jerman) -0,45% ke level 11.956.

Indeks FTSE -100 (Inggris) -0,31% pada posisi 7.423.

Indeks CAC (Perancis) -0,21% di level 5.464.


Minyak

Harga minyak melaju pada perdagangan sesi sore, hari Senin (8/4) di pasar komoditas Asia. Posisi harga sempat menyentuh level tertinggi jika dihitung sejak November 2018.

Minyak Brent naik 28 sen ke harga USD 70,62 per barel (pukul 07:16 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 30 sen ke harga USD 63.39 per barel. Di awal sesi perdagangan baik Brent maupun WTI menyentuh harga tertinggi masing-masing di posisi USD 70,76 dan USD 63,48 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author