Bursa Siang: Market Regional Konsolidasi, IHSG Terdepak Melemah

Bursa Siang: Market Regional Konsolidasi, IHSG Terdepak Melemah

Posted by Written on 05 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terdepak dari zona hijau pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Jumat (5/4). IHSG terpangkas tipis -0,05 persen (-4 poin) ke level 6.491.

Indeks LQ45 -0,08% ke 1.025. Indeks IDX30 +0,01% ke level 564. IDX80 +0,02% ke 145. Indeks JII -0,16% ke posisi 707. Indeks Kompas100 -0,07% ke 1.322. Indeks Sri Kehati +0,11 persen ke 406 dan Indeks SMInfra18 -0,52 persen ke level 350.

Saham-saham teraktif: SWATFRENRODAMNCNPNLFCSISBMRI

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNLPPFCPININKPBBTNBBRIINDF

Saham-saham top losers LQ45: BBCAUNTRBRPTUNVRPGASWSKTELSA

Nilai transaksi mencapai Rp3,84 triliun. Volume trading sebanyak 91,47 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp125,10 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat tipis +0,02% ke posisi Rp14.155 terhadap dolar AS. (11:30 am).


Bursa Asia

Market saham Asia konsolidasi ke arah penguatan mingguan pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (5/4). Negosiasi konflik dagang AS dan China menghasilkan banyak topik utama tetapi tanpa ada kesimpulan. 

Sementara kehati-hatian pelaku pasar menjelang rilis data lapangan kerja di AS dan liburnya bursa China mengurangi volatilitas.

MSCI Asia Pacific Index melemah 0,1 persen. Secara mingguan indeks tersebut masih menguat 1,8 persen.
"Pasar saham telah bergerak kuat dan kencang dari posisi terendah bulan Desember dan rentan terhadap pelemahan jangka pendek," kata Shane Oliver, Analis AMP Capital.

Tetapi menurutnya, valuasi pasar baik dan pertumbuhan ekonomi global akan membaik pada paro kedua tahun ini."Kebijakan moneter dan fiskal telah menjadi penopang market dan ancaman konflik dagang semakin surut," tambahnya.

Indeks Nikkei 225 di market saham Tokyo ke zona hijau saat sesi pagi sedang berlangsung. Indeks Topix menguat 0,37 persen. Penguatan pasar saham Tokyo setelah data menunjukkan belanja rumah tangga naik lebih rendah dari perkiraan. Data belanja rumah tangga di Jepang periode Februari naik 1,7 persen di bawah estimasi para analis sebesar 2,1 persen.

Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi naik 0,21 persen. Saham industri berkapitalisasi pasar besar, Samsung Electronics turun 0,11 persen setelah menyatakan bahwa laba triwulan pertama tahun ini kemungkinan turun hampir 60 persen dibanding periode tahun lalu.

Sementara itu Indeks ASX200 di bursa Australia drop 0,92 persen. Semua sektor saham di pasar saham tersebut bergerak melemah.

Bursa saham China dan Hong Kong tidak beroperasi memperingati hari libur nasional.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,289 melaju positif dibandingkan dengan posisi pada sesi kemarin di 97,0. Nilai tukar yen melemah di posisi 111,68 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,5. Dolar AUstralia menguat di posisi $0,7119 dari posisi sesi kemarin di level $0,711.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,39% di level 21.810 (11.30 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) libur

Indeks Shanghai (China) libur

Indeks Straits Times (Singapura) +0,19% ke 3.322. (11:30 am).


Minyak

Harga minyak drop pada perdagangan sesi pagi, hari Jumat (5/4) di pasar komoditas Asia. Laju harga terhambat oleh kekhawatiran terhadap progres negosiasi konflik dagang AS dan China.

Minyak Brent drop 26 sen ke harga USD 69,14 per barel (pukul 02:29 GMT). Sedangkan minyak WTI melemah 1 sen ke harga USD62.09 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author