Bursa Pagi: Global-Regional Variatif, IHSG Berpotensi Melaju di Jalur Bearish

Bursa Pagi: Global-Regional Variatif, IHSG Berpotensi Melaju di Jalur Bearish

Posted by Written on 05 April 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (5/4) bursasaham Asia dibuka cenderung menguat, berusaha menangkal tekanan penurunan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Bursa saham Asia berpotensi berlanjut naik, setelah kantor berita Xinhua memberitakan pernyataan Wakil PM China Liu He bahwa perundingan AS-China telah mencapai konsensus baru.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,67% dengan menempatkan hampir semua sektor di zona merah. Indeks berlanjut merosot 0,71% (-44,30 poin) ke level 6.188,50 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,21% (45,60 poin) menjadi 21.770,55, setelah dibuka menguat 0,16%. Rilis data belanja rumah tangga pada Februari lalu naik 1,7%, namun lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 2,1%. Topix bertambah 0,15%.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,17%, didukung kenaikan harga saham Samsung Electronic 0,32%, dan berlanjut bertambah 0,13% menjadi 2.209,48. Bursa saham Hongkong dan China hari ini libur.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah berhasil bertahan di zona hijau pada sei perdagangan kemarin dan ditutup naik 0,29% menjadi 6.494.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat didukung sentimen positif indeks kepercayaan konsumen BI, perundingan dagan AS-China dan nett buyasingSecara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks masih memperlihatkan adanya indikasi koreksi dengan pola bearish trend line jangka menengah.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, semakin dekatnya jalan menuju kesepakatan dagangAS-China setelah kedua perwakilan dari China bertemu dengan Donald Trump diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO dan emas juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan rentang support di level 6.465 danresistance di 6.525.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain:

  • Saham : ADHI (Buy, Support: Rp1.660, Resist: Rp1,755), PTPP (Buy, Support: Rp2.150, Resist: Rp2.310), 

    EXCL (Buy on Weakness, Support: Rp2.590, Resist: Rp2.670), WSKT (Buy, Support: Rp2.000, Resist :Rp2.080).

  • ETF : XIPI (Buy, Support: Rp172, Resist: Rp178), XIHD (Buy, Support: Rp521, Resist: Rp531), XMTS (Buy, Support: Rp537, Resist: Rp545).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir variatif, cenderung menguat, investor menunggu kelanjutan perundingan perdagangan AS-China.Presiden Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan tanggal pertemuan dengan pemimpin China Xi Jinping, sejumlah poin penting seperti mekanisme penegakan hokum masih menjadi masalah.

Saham Boeing melaju 2,3% setelah perusahaan mengambil "pendekatan komprehensif" untuk memperbaiki perangkat lunak pesawat, yang diduga telah berperan dalam kecelakaan Ethiopian Airlines bulan lalu. Saham Tesla rontok 8,2% setelah perusahaan mengatakan pengiriman mobil Model 3 pada kuartal pertama lebih sedikit dari perkiraan. Saham Facebook naik 1,4% karena Guggenheim meng-upgrade raksasa media sosial itu menjadi "beli" dari "netral".

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,64% (166,50 poin) ke level 26.384,63.,

  • S&P 500 bertambah 0,21% (5,99 poin) menjadi 2.879,39.

  • Nasdaq Composite melemah 0,05% (-3,77 poin) di posisi 7.891,78.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,77% menjadi USD26,34.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup variatif cenderung melemah, pelaku pasar menunggu perkembangan perundingan perdagangan AS-China. Indeks STOXX 600 turun 0,27% menjadi 387,87, dipimpin penurunan harga saham pertambangan dasar - dengan eksposur yang besar ke China - sebesar 1,3%. Indeks FTSE MIB Italia tergelincir 0,23% setelah pemerintah memangkas proyeksi PDB menjadi 0,1 persen pada tahun ini, dari 1 persen pada Desember.

Data pesanan pabrik Jerman turun 4,2 % pada Februari, penurunan paling tajam sejak Januari 2017. Saham UDG Healthcare melonjak 4,5% setelah Barclays meng-upgrade rekomendasi sahamnya. Casino Guichard, Prancis, anjlok lebih dari 3% karena Morgan Stanley memangkas rekomendasi sahamnya.

  • FTSE 100 London turun 0,22% (-16,34 poin) menjadi 7.401,94.

  • CAC 40 Paris melemah 0,09% (-5,11 poin) di posisi 5.463,80.

  • DAX 30 Frankfurt menguat 0,28% (33,61 poin) ke level 11.988,01.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York ditutup menguat, investor fokus pada kenajutan negosiasi perdagangan AS-China dengan harapan kesepakatan akan menghilangkan hambatan bagi pertumbuhan global. Trump mengatakan perundingan perdagangan dengan China berjalan baik, dan dia hanya akan menerima kesepakatan "luar biasa". Fokus ekonomi AS berikutnya adalah laporan ketenagakerjaan untuk periode Maret yang dirilis Jumat.

Euro dan poundsterling merosot jatuh karena meningkatnya kekhawatiran bahwa Inggris menuju penundaan Brexit yang berlarut-larut, dan data ekonomi Jerman yang lemah, terpukul oleh penurunan permintaan dari luar negeri. Italia akan memangkas proyeksi pertumbuhannya menjadi 0,3% atau 0,4% sehingga memicu kekhawatiran pelemahan pertumbuhan di kawasan tersebut. Indeks dolar AS naik 0,22% menjadi 97,308.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12240.0003+0.03%7:29 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3074-0.0003-0.02%7:28 PM
Yen (USD-JPY)111.65-0.01-0.01%7:29 PM
Yuan (USD-CNY)6.71700.0056+0.08%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,182.50-40.50-0.28%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 4/4/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak berlawanan arah. Brent sempat menyentuh USD70 per barel untuk kali pertama sejak November karena ekspektasi pengetatan pasokan global melebihi tekanan dari kenaikan produksi AS dan indikator permintaan dunia yang lemah. Investor melakukan profit taking setelahWTI menembus USD62,99 per barel pada sesi Rabu, tertinggi sejak November.

Brent melonjak 30% dan WTI melambung hampir 40% tahun ini, didukung sanksi AS terhadap minyak mentah Iran dan Venezuela, pengurangan produksi OPEC dan meningkatnya permintaan global. Indikator ekonomi yang relatif bearish secara global, termasuk data pesanan pabrik Jerman yang lebih rendah, membatasi potensi kenaikan. Stok minyak mentah AS naik 7,2 juta barel pekan lalu, dan produksi minyak AS naik 100.000 barel per hari ke rekor 12,2 juta bph.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 9 sen menjadi USD69,40 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, turun 36 sen menjadi USD62,10 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir naik setelah menyentuh level terendah hampir 10 pekan di awal sesi karena penguatan dolar. Indeks dolar naik 0,2% karena klaim pengangguran AS pekan lalu mencapai level terendah 49 tahun, meski pertumbuhan ekonomi melambat. Namun, data makro yang variatif sepanjang pekan dari seluruh dunia membuat pelaku pasar bimbang.

Kepemilikan ETF emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, jatuh untuk sesi ketiga berturut-turut pada sesi Rabu, berada pada level terendah sejak 17 Desember di posisi 24,57 juta ounce. Harga spot platinum naik 2,6% menjadi USD897,264 per ounce, palladium anjlok 2,8% menjadi USD1.365,20, dan perak turun 0,4% menjadi USD15,08 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD1.292,72 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun USD1 menjadi USD1.294,3 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author