Bursa Pagi: Global Naik, Asia Kurang Bergairah Melemahkan Potensi IHSG

Bursa Pagi: Global Naik, Asia Kurang Bergairah Melemahkan Potensi IHSG

Posted by Written on 04 April 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (4/5) dibuka kurang bergairah, menunggu perkembangan lebih lanjut, meskipun indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street melaju merespon sinyal kemajuan perundingan dagang AS-China. 

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka turun 0,56%, terseret kejatuhan indeks sektoral. Indeks meluncur turun 0,71% (-44,80 poin) ke level 6.240,20 pada oukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak mengat tipis 0,12% (25,95 poin) di posisi 21.739,16, setelah dibuka cenderung mendatar, di tengah lonjakan harga sahm Japan Display lebih dari 7%, Topix sedikit melemah. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,21% didukung lonjakan SK Hynix 1,25%, berlanjut bertambah 0,05% menjadi 2.204,47.

Melanjutkan pelemahan indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,12% (-35,97 poin) menjadi 29.950,42 pada pukul 8:35 WIB. Tapi indeks Shanghai Composite, China melompat 0,54% ke level 3.233,69.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini, setelah libur kemarin, dihadapkan pada tren pergerakan indeks di bursa saham global yang menguat, namun cenderung melemah pada pembukaan Asia pagi ini.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini cenderung mendatar berpotensi mengalami tekanan terbatas, meski mampu berlabuh di zona hijau pada sesi perdagangan sebelumnya. Secara teknikal beberapa indikator pergerakan indeks memperlhatkan adanya indikasi koreksi, meskipun masih berpeluang menguat sebelum memasuki zona jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor akan semakin dekatnya kesepakatan dagang antara AS-China diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah serta naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO, nikel, timah diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan rentang support di level 6.445 dan resistance di 6.505.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : MAPI (Buy, Support: Rp1.015, Resist: Rp1.075), SSIA (Buy, Support: Rp555, Resist: Rp575), 

    KLBF (Buy, Support: Rp1.495, Resist: Rp1.555), BNGA (Buy, Support: Rp1.075, Resist :Rp1.125).

  • ETF : XBLQ (Buy, Support: Rp498, Resist: Rp503), XPLC (Buy, Support: Rp526, Resist: Rp530), 

    XIJI (Buy, Support: Rp711, Resist: Rp717).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, ditopang ekspektasi tinggi bahwa Washington dan Beijing bisa segera mencapai kesepakatan perdagangan optimisme perundingan dagang AS-China, dan mengabaikan data ekonomi AS yang mengecewakan. Financial Times mengabarkan AS dan China telah menyelesaikan sebagian besar masalah dan negosiasi perdagangan yang dilanjutkan Rabu di Washington bisa "berpotensi klimaks."

Survei Institute for Supply Management mengindikasikan, aktivitas sektor jasa AS melambat lebih dari perkiraan pada Maret. Sementara itu, daftar penggajian sektor swasta AS hanya menambah 129.000 pekerjaan pada Maret, jauh lebih rendah dari ekspektasi 178.000 pekerjaan. Perusahaan chip mencatat penguatan terbesar, dengan Advanced Micro Devices melonjak 8,5%, Lam Research 4,0% dan Micron Technology 3,4%. Tetapi Caterpillar melemah 0,6%.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,15% (39,00 poin) menjadi 26.218,13.

  • S&P 500 meningkat 0,21% (6,16 poin) ke posisi 2.873,40.

  • Nasdaq Composite Index melaju 0,6% (46,86 poin) ke level 7.895,55.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,59% menjadi USD26,14.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, pelaku pasar mencermati sinyal kemajuan perundingan dagang AS-China. Indeks STOXX 600 melonjak 1,01% menjadi 388,92, saham otomotif dan pertambangan , dengan eksposur yang besar ke China, melambung sekitar 1,6%. Aktivitas bisnis di zona euro melambat pada Maret. Euro Zone Composite Final Purchasing Managers Index (PMI) IHS Markit - indikator kesehatan ekonomi secara keseluruhan - di posisi 51,6, turun dari 51,9 di Februari. Jika parlemen Inggris tidak mensahkan rencana Brexit dalam beberapa hari mendatang, Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 12 April

Emiten penyiaran Jerman, ProSiebenSat.1 melejit hampir 6% di tengah spekulasi merger dengan Mediaset Italia. Perusahaan rokok Imperial Brands anjlok 4% setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, memperingatkan bahwa rokok elektronik dapat meningkatkan risiko kejang pada beberapa pengguna. Casino Guichard, Prancis, merosot 3% setelah Moody's memangkas peringkatnya.

  • FTSE 100 London naik 0,37% (27,16 poin) menjadi 7.418,28.

  • DAX 30 Frankfurt melesat 1,70% (199,61 poin) ke level 11.954,40.

  • CAC 40 Paris melaju 0,84% (45,44 poin) ke posisi 5.468,91.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi diutup sedikit melemah merespon rilis data ADP yang menunjukkan sektor swasta AS menambahkan 129.000 pekerjaan pada Maret, di bawah ekspektasi 178.000 dan terendah sejak September 2017. Investor menunggu rilis data resmi pemerintah untuk periode Maret, Jumat, sebagai indikasi kekuatan pasar tenaga kerja dan inflasi upah AS.

Euro menguat terhadap greenback, harapan kesepakatan perdagangan AS-China mendorong risk appetite global. Data sektor jasa yang lebih baik dari perkiraan di Eropa turut membantu euro. Imbal hasil Bund 10-tahun Jerman juga kembali di atas nol. Indeks Pembelian Manajer (PMI) sektor jasa naik menjadi 53,3 dari 52,8, di atas estimasi 52,7. Dolar Australia melesat didorong data ekonomi lokal dan China yang positif. Aktivitas sektor jasa China naik ke posisi tertinggi 14-bulan pada Maret karena permintaan meningkat di dalam dan luar negeri. Indeks Dolar AS melemah 0,06% menjadi USD97,036.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12470.0014+0.12%8:18 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.31800.0022+0.17%8:18 PM
Yen (USD-JPY)111.40-0.09-0.08%8:18 PM
Yuan (USD-CNY)6.7114-0.0118-0.18%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,223.00-6.00-0.04%4/2/2019

Sumber : Bloomberg.com, 3/4/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, setelah data resmi persediaan minyak AS menunjukkan peningkatan. Tetapi harga minyak masih bertahan di dekat level tertinggi dalam hampir lima bulan. Sinyal kemajuan negosiasi perdagangan Washington-Beijing, dan data aktivitas pabrik China dan AS yang positif dalam beberapa hari terakhir membantu meredakan kekhawatiran tentang melemahnya permintaan minyak global.

Badan Informasi Energi menyebutkan, stok minyak mentah di Amerika Serikat naik 7,2 juta barel, pekan lalu, karena impor meningkat, produksi melesat ke rekor baru 12,2 juta barel perhari, dan tingkat penyulingan melambat. Analis memperkirakan penurunan 425.000 barel. Menurut survei Reuters pekan ini, pasokan minyak OPEC mencapai level terendah empat tahun pada Maret.Produksi minyak Rusia bulan lalu turun menjadi 11,3 juta bph, tetapi gagal memenuhi target di bawah kesepakatan pasokan.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 6 sen menjadi USD69,31 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, turun 12 sen menjadi USD62,46 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun, di tengah harapan tercapainya kesepakatan perdagangan AS-China, namun pelemahan dolar membatasi kejatuhan harga emas. Data aktivitas pabrik China dan AS yang positif dalam beberapa hari terakhir mengangkat sentimen dan menghilangkan ketakutan resesi dunia, mendongkrak bursa saham global. Indeks ekuitas dunia MSCI naik ke level tertinggi enam bulan, sehingga menekan minat beli emas.

Kepemilikan ETF emas terbesar dunia, SPDR Gold Trust GLD, jatuh ke level terendah sejak 8 Maret di posisi 768,10 ton, Selasa. Harga palladium anjlok lebih dari 3 persen menjadi USD1.382 per ounce, platinum melonjak 2,2% menjadi USD864,66, sedangkan perak cenderung mendatar di posisi USD15,11 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.290,25 per ounce.

  • Harga emas berjangka cenderung mendatar di USD1.295,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author