Bursa Siang: Data Makro Ekonomi Gagal Dorong Laju IHSG

Bursa Siang: Data Makro Ekonomi Gagal Dorong Laju IHSG

Posted by Written on 01 April 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) merunduk ke zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Senin (1/4). IHSG tergerus -0,11 persen (-8 poin) ke level 6.461.

Indeks LQ45 +0,02% ke 1.019. Indeks IDX30 -0,05% ke level 560. IDX80 +0,06% ke 144. Indeks JII +0,18% ke posisi 705. Indeks Kompas100 +0,04% ke 1.315. Indeks Sri Kehati -0,13 persen ke 399 dan Indeks SMInfra18 +0,28 persen ke level 348.

Saham-saham teraktif: FRENLANDCTRAWSBPBMRIANTMINDF

Saham-saham top gainers LQ45: PWONBSDEANTMPTPPINCOELSAINTP

Saham-saham top losers LQ45: ITMGASIIADROTPIATLKMGGRMINDF

Nilai transaksi mencapai Rp3,53 triliun. Volume trading sebanyak 79,74 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp91,29 miliar.

Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan bahwa Inflasi bulan Maret 2019 lalu tercatat sebesar 0,11 persen. Sementara inflasi tahun kalender (year to date / Ytd) sebesar 0,35 persen dan untuk inflasi tahunan year on year (yoy) sebesar 2,48 persen.

Nilai tukar rupiah menguat tipis +0,06% ke posisi Rp14.232 terhadap dolar AS. (12:00 am).


Bursa Asia

Market saham Asia rally pada sesi pagi perdagangan hari Senin (1/4). Hal ini terjadi seiring rilis data indeks aktivitas pabrikan di China selain karena faktor sinyal kemajuan dalam negosiasi konflik dagang AS dan China.
MSCI Asia Pacific Index (tolok ukur bursa saham Asia Pasifik) bergerak menguat 1 persen.

"Ini adalah bulan pertama dalam 4 bulan terakhir yang mana aktivitas manufaktur China kembali tumbuh dan menunjukkan indikasi dukungan kebijakan terhadap pertumbuhan makro ekonomi China mulai mengalir ke dalam perekonomian," kata David de Garis, Analis pada National Australia Bank.

Indeks Nikkei 225 di market saham Tokyo ke zona hijau saat sesi pagi sedang berlangsung. Saham unggulan Softbank Group, Fast Retailing dan Fanuc bertengger di area positif.

Bursa saham China naik signifikan saat aktivitas trading berakhir. Indeks Shanghai Composite melesat ke zona hijau. Indeks Shenzhen Component naik 3,13 persen. Indeks Shenzhen Composite menguat 0,3027 persen. Bursa saham Hong Kong bergerak ke zona hijau.

Indeks Manufaktur China (Caixin Purchasing Index) di periode Maret secara tak terduga menguat ke level 50,8. Sedangkan indeks manufaktur periode Maret yang dirilis oleh pemerintah China juga menguat ke level 50,5 dibanding level bulan sebelumnya di posisi 49,2.

Sedangkan Indeks Kospi di pasar saham Korsel melaju 1,27 persen. Saham industri berbobot besar terhadap pasar, SK Hynix harga sahamnya melesat 3 persen.

Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia melaju ke zona hijau setelah menguat 0,56 persen. Mayoritas sektor saham di bursa Australia bergerak menguat.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,185 menguat dari level sesi pekan lalu di posisi 96,6. Nilai tukar yen terkoreksi di posisi 111,03 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 110,00. Dolar AUstralia menguat 0,34 persen di posisi $0,7119

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,56% di level 21.535 (11.42 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,65% di posisi 29.530.(break).

Indeks Shanghai (China) +2,29% ke posisi 3.161. (break).

Indeks Straits Times (Singapura) +0,81% ke 3.239. (12:00 pm).


Minyak

Harga minyak menguat pada perdagangan sesi pagi, hari Senin (1/4) di pasar komoditas Asia. Perhatian terhadap isu pasokan melampaui ketakutan terhadap sentimen perlambatan ekonomi global.

Minyak Brent naik 43 sen ke harga USD68,01 per barel (pukul 02:13 GMT). Sedangkan minyak WTI menguat 32 sen ke harga USD60.46 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author