Bursa Pagi: Wall Street dan Asia Menguat, Laju IHSG Dibayangi Potensi Koreksi

Bursa Pagi: Wall Street dan Asia Menguat, Laju IHSG Dibayangi Potensi Koreksi

Posted by Written on 29 March 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, di pengujung Maret, Jumat (29/3), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren positif kenaikan indeks di bursa saham Wall Street, seiring berlanjutnya perundingan dagang AS-China di Beijing.

Membuka perdagangan hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka naik 0,4%, didukung kenaikan hampir di semua sektor. Penguatan indeks berlanjut 0,28% (17,50 poin) ke posisi 6.193,60 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melaju 0,77% (161,38 poin) ke level 21.195,14, setelah dibuka melompat 0,9% diwarnai lonjakan harga saham Softbank Group 1,66%. Topixmelaju 0,78%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 032%, saham SK Hynix dan Hyundi Motor meningkat 0,97% dan 0,84%, namun berlanjut turun tipis 0,01% menjadi 2.127,97.

Melanjutkan tren kenaikan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka bertambah 0,13% (37,43 poin) menjadi 28.812,64 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China bertambah 0,19% ke posisi 3000,68.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada kecendrungan kenaaikan indeks acuan di bursa saham Wall Street dan Asia, setelah berhasil keluar dari tekanan pelemahan pada sesi perdagangan kemarin. IHSG ditutup naik 0,54% ke ke level 6.480, investor asing membukukan beli bersih Rp306,18 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pegerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan, didukung rilis data ekonomi dalam negeri dan capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan index memperlihatkan adanya potensi koreksi menguji bearish trendline.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan kembali dimulainya perundingan dagang antara Amerika dan Cina diprediksi akan menjadi sentimen positif . Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah serta naiknya harga timah diprediksi juga akan menjadi tambahan katalis poisitif untuk indeks. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.410 dan resistance di 6.445.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : KLBF (Buy, Support: Rp1.515, Resist: Rp1.545), RALS (Buy, Support: Rp1.755, Resist: Rp1.805), ELSA (Buy, Support: Rp352, Resist: Rp380), BMRI (Buy, Support: Rp7.300, Resist :Rp7.500).

  • ETF : XPLQ (Buy, Support: Rp543, Resist: Rp552), XIIT (Buy, Support: Rp563, Resist: Rp574), XIIC (Buy, Support: Rp1.140, Resist: Rp1.159),

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat menyambut dimulainya kembali perundingan perdagangan China-AS, namun tetapi kekhawatiran akan kemungkinan perlambatan ekonomi terus membebani. Departemen Perdagangan AS menurunkan estimasi pertumbuhan untuk kuartal terakhir 2018 menjadi 2,2 % dari perkiraan sebelumnya 2,6%, di tengah belanja konsumen dan investasi bisnis yang lebih rendah. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan negosiasi tidak "tergantung pada waktu" dan dapat diperpanjang.

Indeks S&P 500 menuju kinerja kuartal pertama terbaik sejak 1998, melonjak 12,3%. Sektor keuangan dan konsumer melaju 0,8% dan 0,6%. J.P. Morgan Chase, Citigroup dan Bank of America melonjak lebih dari 1%, didorong kenaikan imbal hasil US Treasury. Saham Nike dan J.P. Morgan Chase melesat. PVH Corp melambung 14,8% karena laba yang kuat. Saham T-Mobile anjlok 4,3% dan Sprint terperosok 6,1%setelah laporan rencana merger mereka akan diblokir oleh regulator antimonopoli. Operator ponsel lainnya, Verizon dan AT&T, juga melemah.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,36% (91,87 poin) ke level 25.717,46

  • S&P 500 juga naik 0,36% (10,07 poin) ke posisi 2.815,44.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,34% (25,79 poin) menjadi 7.669,17.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,22% menjadi USD25,71.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup cenderung melemah, karena kekhawatiran pertumbuhan yang menekan kenaikan merespon perkembangan negosiasi perdagangan Amerika Serikat-China. Reuters melaporkan,China menawarkan proposal yang "belum pernah terjadi sebelumnya" untuk menghilangkan kekhawatiran AS terkait pemaksaan transfer teknologi. Indeks STOXX 600 melemah 0,12% menjadi 376,84, saham bioteknologi Evotec melonjak 3,49%, karena melaporkan penyesuaian laba sehingga naik 10% tahun ini. Saham Ocado melesat 5,44% setelah melakukan perombakan direksi.

Sebaliknya, saham Bayer turun lebih dari 1%, setelah dewan juri pengadilan AS memerintahkan produsen Roundup itumembayar gugatan senilai USD80 juta. Swedbank rontok 7,8% karena menghadapi penyelidikan atas dugaan pencucian uang. Ketidakpastian Brexit berlanjut, sejumlah alternatif Brexit yang diajukan dalam pemungutan suara anggota Parlemen, tidak ada yang mendapatkan dukungan mayoritas. PM Inggris Theresa May menawarkan untuk mengundurkan diri jika proposal kesepakatan Brexit yang ia ajukan disetujui Parlemen.

  • FTSE 100 London naik 0,56% (40,14 poin) ke level 7.234,33.
  • DAX 30 Frankfurt naik tipis 0,08% (9,12 poin) menjadi 11.428,16.

  • CAC 40 Paris menyusut 0,09% (4,70 poin) ke posisi 5.296,54.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, di tengah sinyal dovish dari sejumlah bank sentral, meskipun ada pemotongan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS kuartal keempat 2018. Pekan ini, Reserve Bank of New Zealand bergabung dengan bank sentral dunia yang berubah menjadi dovish dihantui sinyal perlambatan ekonomi global, dan membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga. Pelemahan imbal hasil obligasi zona euro juga membebani euro.

Dolar mengesampingkan penurunan dalam imbal hasil US Treasury 10 tahun ke posisi terendah 15-bulan. Reli dolar bahkan berlanjut setelah Departemen Perdagangan AS mengumumkan penurunan pertumbuhan PDB kuartal keempat menjadi 2,2% dari estimasi awal 2,6%, karena laba perusahaan turun paling tajam dalam setahun. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,44% menjadi 97,202.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12280.0007+0.06%7:27 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30560.0012+0.09%7:27 PM
Yen (USD-JPY)110.640.01+0.01%7:27 PM
Yuan (USD-CNY)6.73900.0119+0.18%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,243.0035.50+0.25%4:13 AM
Sumber : Bloomberg.com, 28/3/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak cenderung mendatar. Lewat Twitter, Presiden AS Donald Trump menyerukan agar OPEC meningkatkan produksi dalam upaya untuk menurunkan harga yang bergerak menuju kenaikan kuartalan tertinggi dalam satu dekade. Harga minyak berjangka sempat anjlok setelah komentar Trump, tetapi menguat kembali.

Pasar menilai cuitan Trump sudah usang. Harga minyak sudah melonjak lebih dari 25% tahun ini, dengan WTI menuju kenaikan kuartal pertama terbesar sejak 2002. AS juga menginstruksikan pusat perdagangan minyak dan penyuling di seluruh dunia untuk melanjutkan pengurangan kesepakatan dengan Venezuela atau menghadapi sanksi.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 11 sen menjadi USD59,30 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 1 sen menjadi USD67,82 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun ke level terendah lebih dari dua pekan, menembus di bawah level support USD1.300, karena penguatan dolar. Dolar AS menguat menyusul bermunculannya sikap dovish sejumlah bank sentral dan ekspektasi baru bahwa Bank Sentral Eropa akan mempertahankan suku bunga yang rendah lebih lama.

Pekan ini, Reserve Bank of New Zealand berubah menjadi dovish di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi global, dan membuka kemungkinan memangkas suku bunga. Ekonomi kuartal keempat AS melambat lebih dari perkiraan, di bawah target tahunan 3% pemerintahan Trump. Harga platinum turun 0,5% menjadi USD843,84 per ounce, perak anjlok 0,6% menjadi USD15,20, dan palladium terperosok 2,2% menjadi USD 1,412.81 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot turun 1,5% menjadi USD1.290,51 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun USD21,60 menjadi USD1.295,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author