Bursa Siang: Ikut Jejak Regional, IHSG Bergerak Rebound

Bursa Siang: Ikut Jejak Regional, IHSG Bergerak Rebound

Posted by Written on 26 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terhindari dari zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Selasa (26/3). IHSG terdongkrak +0,90 persen (+57 poin) ke level 6.468.

Indeks LQ45 +1,20% ke 1.016. Indeks IDX30 +1,20% ke level 558. IDX80 +1,27% ke 144. Indeks JII +1,27% ke 704. Indeks Kompas100 +1,15% ke 1.313. Indeks Sri Kehati +1,21 persen ke 394 dan Indeks SMInfra18 +1,65 persen ke level 340.

Saham-saham teraktif: BBCAICBPBUVACTRAINTPMNCNPPRE

Saham-saham top gainers LQ45: PWONEXCLSMGRBSDEINTPJSMRICBP

Saham-saham top losers LQ45: INKPTKIMSCMA

Nilai transaksi mencapai Rp3,23 triliun. Volume trading sebanyak 75,65 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp138,81 miliar.

Nilai tukar rupiah rebound +0,13% ke posisi Rp14.162 terhadap dolar AS. (12:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia rebound pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (26/3) pasca pelemahan dalam 2 hari perdagangan terakhir. Laju pasar Asia seiring kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun. Namun prospek market masih suram karena para investor dibebani situasi ekonomi AS yang berpotensi ke arah resesi.
MSCI Asia Pacific Index (tolok ukur bursa saham Asia Pasifik) bergerak menguat 0,22 persen.

Sentimen investor telah dipicu oleh penurunan tajam yield US Treasury (obligasi negara AS) serta inversi kurva yield US Treasury yang terlihat melebar sebagai sebuah indikator resesi ekonomi.

Yield US Treasury tenor 10 tahun naik ke posisi 2,430 persen, setelah turun 5bps pada trading Senin. Yield surat utang tersebut telah turun 18bps sejak the Fed pada pekan lalu menahan proyeksi kenaikan suku bunga tahun ini serta mengumumkan akhir pengurangan neraca keuangan seraya menyatakan adanya perlambatan ekonomi.

Analis pada Rabobank yang berbasis di Hong KOng, Michael Every mnilai kurva yields US Treasury akan terus ke arah invert.

"Pasar telah bereaksi berlebihan terhadap inversi kurva yield sebab the Fed San Francisco mengatakan itu adalah indikator andal," kata Hiroshi Nakamura, Analis pada Mitsui Life. Dia memperkirakan beberapa koreksi di pasar obligasi akan ke arah rally terbaru.

Indeks Nikkei 225 di market saham Tokyo rebound ke zona hijau saat sesi pagi sedang berlangsung setelah pada sesi kemarin terjun bebas. Saham unggulan di antaranya Fanuc menguat 1,44 persen. Indeks Topix naik 2,48 persen. Saham Nintendo naik 5 persen setelah muncul pemberitaan akan merilis model game console baru.

Mengakhiri sesi pagi, bursa saham China terkoreksi. Laju Indeks Shanghai Composite terhambat. Shenzhen Component drop 0,83 persen. Indeks Shenzhen Composite terkoreksi 1,032 persen.

Bursa saham Hong Kong terhindari dari zona negatif. Indeks Hang Seng keluar dari zona merah. Adapun Indeks Kospi di bursa saham Korsel menguat 0,34 persen walaupun saham unggulan Samsung Electronics turun 0,6 persen. Penguatan juga terjadi di pasar saham Australia. Indeks ASX200 mampir di zona hijau.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,523 melemah dari level sesi kemarin di posisi 96,6. Nilai tukar yen melorot di posisi 110,08 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 109,9. Dolar AUstralia menguat di posisi $0,7126 dibanding pada sesi kemarin di posisi $0,708.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +2,04% di level 21.404 (11.41 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,14% di posisi 28.564.(break).

Indeks Shanghai (China) -0,99% ke posisi 3.012. (break).

Indeks Straits Times (Singapura) +0,79% ke 3.207. (12:00 pm).


Minyak

Harga minyak naik pada perdagangan sesi pagi, hari Selasa (26/3) di pasar komoditas Asia. Meskipun menguat tetapi sinyal perlambatan ekonomi yang tajam serta potensi terjadinya resesi ekonomi menahan kenaikan harga lebih lanjut.

Minyak Brent menguat 12 sen ke harga USD67,33 per barel (04:16 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 44 sen ke harga USD59.26 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author