Bursa Sore: Bergerak Fluktuatif, Laju IHSG Nyaris Terjegal

Bursa Sore: Bergerak Fluktuatif, Laju IHSG Nyaris Terjegal

Posted by Written on 20 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat tipis pada akhir perdagangan hari Rabu (20/3). IHSG naik +0,04 persen (+2 poin) ke level 6.482.

Indeks LQ45 +0,10% ke 1.020. Indeks IDX30 +0,10% ke level 560. IDX80 +0,07% ke 144. Indeks JII 0,00% ke 706. Indeks Kompas100 +0,14% ke 1.319. Indeks Sri Kehati +0,15 persen ke 395 dan Indeks SMInfra18 -0,01 persen ke level 336.

Saham-saham teraktif: NUSAVIVASIMAJAYAMYRXTLKMFREN

Saham-saham top gainers LQ45: LPPFADHIEXCLWSBPBRPTINKPUNTR

Saham-saham top losers LQ45: ITMGBBRISCMAINDFADROWIKASMGR

Nilai transaksi mencapai Rp8,12 triliun. Volume trading sebanyak 165,91 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp83,01 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,15% ke posisi Rp14.190 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Sebagian besar market saham Eropa di zona merah pada perdagangan hari Rabu (20/3). Market merespon negatif serangkaian pemberitaan konflik AS dan China yang muncul ke permukaan.

MSCI Asia Pacific Index (tolok ukur bursa saham Asia Pasifik) bergerak melemah 0,14 persen.

Analis pada Taurus Wealth Advisors, Rainer Michael Preiss menilai tidak ada jalan yang mudah dalam hal ini (konflik dagang AS-China). "Dan itulah mengapa terdapat potensi kemungkinan bahwa hasil (negosiasi) ini sebenarnya dapat mengecewakan market," ujarnya.

Beberapa pelaku pasar mengatakan aksi jual dipicu oleh pemberitaan yang beredar bahwa AS mengkhawatirkan China sedang mendorong kembali tuntutan terhadap AS dalam negosiasi konflik dagang.
Aktivitas pasar juga diwarnai sentimen the Fed yang akan segera memberi sinyal kebijakan moneter. 

"Diperkirakan the Fed tidak akan mengubah kebijakan moneter," kata Joseph Capurso, Analis pada Commonwealth Bank of Australia. Namun dia memperkirakan the Fed menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS, menambah data ekonomi bulanan yang dirilis sejauh ini menunjukkan pertumbuhan yang lemah di triwulan pertama 2019.

Pasar saham Tokyo berubah ke arah zona hijau saat akhir trading. Indeks Topix naik 0.26 persen. Sedangkan Indeks Nikkei 225 ke area positif. Saham Nintendo yang melemah hingga 3 persen sedikit menghambat laju bursa saham Jepang.

Market saham China variatif saat akhir trading. Indeks Shanghai Composite stagnan. Indeks Shenzhen Composite melemah 0,248 persen.

Pergerakan negatif terjadi di pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng melorot di menit-menit akhir perdagangan. Saham Xiomi drop 4,7 persen menekan market saham Hong Kong.

Indeks Kospi di bursa Korsel berakhir stagnan meskipun saham unggulan SK Hynix naik signifikan 3,68 persen. Sementara Indeks ASX 200 di market Australia bergerak terkoreksi turun 0,32 persen.

Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,458 melemah dari level kemarin di posisi 96,5. Nilai tukar yen di posisi 111,57 terhadap USD. Yen melemah dari posisi 111,2 pada sesi sebelumnya. Dolar AUstralia melemah di posisi $0,7079 setelah pada kemarin ke posisi $0,71.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,20% ke level 21.608.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,49% di posisi 29.320.

Indeks Shanghai (China) -0,01% ke posisi 3.090.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,41% ke 3.207.


Bursa Eropa

Jelang putusan the Fed, Pasar saham Eropa melemah pada menit-menit awal perdagangan hari Rabu (20/3) pagi waktu setempat.

Indeks DAX (Jerman) -0,78% ke level 11.695.

Indeks FTSE (Inggris) -0,11% pada posisi 7.316.

Indeks CAC (Perancis) -0,14% di level 5.418.


Minyak

Harga minyak naik pada perdagangan sesi sore, hari Rabu (20/3) di pasar komoditas Asia ditopang oleh pemangkasan produksi yang dimotori OPEC selain faktor sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran dan Venezuela.

Minyak Brent melaju 18 sen ke harga USD67,79 per barel hingga pukul 07:52 GMT. Sedangkan minyak WTI naik 6 sen ke harga USD59,09 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author