Bursa Sore: Tekanan Jual Makin Membuat IHSG Terpangkas

Bursa Sore: Tekanan Jual Makin Membuat IHSG Terpangkas

Posted by Written on 12 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) di zona merah pada akhir perdagangan hari Selasa (12/3). IHSG melemah -0,20 persen ke level 6.353.

Indeks LQ45 -0,14% ke 994. Indeks IDX30 -0,19% ke level 546. IDX80 -0,36% ke 139. Indeks JII +0,06% ke 690. Indeks Kompas100 -0,13% ke 1.287. Indeks Sri Kehati -0,04 persen ke 383 dan Indeks SMInfra18 -0,41 persen ke level 323.

Saham-saham teraktif: ESTICSISTRAMINKPISSPLPPFANTM

Saham-saham top gainers LQ45: EXCLAKRAELSAPWONBSDESCMATPIA

Saham-saham top losers LQ45: BBCACPINBBTNICBPBBRIKLBFINDF

Nilai transaksi mencapai Rp7,23 triliun. Volume trading sebanyak 129,16 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp674,09 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,17% ke posisi Rp14.265 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak rally pada perdagangan hari Selasa (12/3). Rally terjadi setelah Komisi Eropa setuju perubahan dalam kesepakatan Brexit menjelang voting di parlemen Inggris yang dilakukan atas dasar kesepakatan pemisahan diri dari Uni Eropa. Terkait hal ini mata uang pound bergerak menguat.

Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker setuju jaminan tambahan kesepakatan Brexit yang diperbarui PM Inggris Theresa May. Tetapi Jean memperingatkan parlemen Inggris tidak akan mendapatkan kesempatan ketiga untuk mendukungnya.

Poundsterling naik 0,5 persen ke level USD1,3215

Peluang keluar dari Uni Eropa lebih rendah tanpa kesepakatan Brexit dapat menolong sentimen bullish ke pasar saham seiring hilangnya salah satu kekhawatiran investor global selain isu perang dagang dan perlambatan ekonomi global, kata Greg McKenna, Analis pada McKenna Macro.

Indeks MSCI Asia Pasifik (indeks tolok ukur market saham Asia Pasifik tidak termasuk Jepang) naik 0,9 persen.
Pasar saham Tokyo berakhir di zona positif. Indeks Topix melaju 1,52 persen. Begitu pula Indeks NIkkei 225 melesat.

Di market saham China, Indeks Shanghai Composite menanjak naik ke zona hijau. Sementara Indeks Shenzhen Composite memantul 1,67 persen. Adapun Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong mantap di zona positif.

Pasar saham Korsel menguat. Indeks Kospi di pasar saham Korsel menuju titik penguatan sebesar 0,89 persen.

Di pasar saham Australia, Indeks ASX 200 berubah melemah setelah menguat di sesi pagi. Laju ASX200 turun tipis -0,09 persen.Saham terkait minyak seperti Santos naik 2,79 persen. Oil Search naik 0,51 persen dan Woodside Petroleum melaju 1,12 persen.

Sementara di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,068 atau melaju tipis dibanding posisi pekan kemarin di level 97,00. Nilai tukar yen di posisi 111,30 menguat terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 111,70. Dolar Australia ditransaksikan di posisi $0,7066.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,79% ke level 21.503.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,46% di posisi 28.920.

Indeks Shanghai (China) +1,10% ke posisi 3.060.

Indeks Straits Time (Singapura) -0,47% ke 3.214.


Bursa Eropa

Pasar saham Eropa mixed pada menit-menit awal perdagangan hari Selasa (12/3) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi jelang voting paling penting Brexit. Voting ini akan menentukan apakah Inggris menerima syarat perpisahaan yang telah disepakati PM Theresa May dan Uni Eropa. Atau apakah anggota parlemen Inggris memilih Brexit tanpa kesepakatan atau menunda pemisahan dari Uni Eropa.

Indeks DAX (Jerman) +0,60% ke 11.612.

Indeks FTSE (Inggris) -0,03% di 7128.

Indeks CAC (Perancis) +0,55% ke 5294


Minyak

Harga minyak lanjut menguat pada perdagangan sesi sore, hari Selasa (12/3) di pasar komoditas Asia. Arab saudi sebagai de factor motor penggerak OPEC tampak menekan pemangkasan suplai dengan tujuan memperketat pasar. Meski begitu penguatan harga minyak dibatasi oleh lonjakan suplai dari AS serta kekhawatiran atas ekonomi global.

Minyak WTI naik 29 sen ke harga USD57,08 per barel hingga pukul 07:46 GMT. Sedangkan minyak Brent melaju 24 sen ke harga USD66,82 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author