Bursa Siang: IHSG Tertekan Lagi, Market Cemaskan Ekonomi Global

Bursa Siang: IHSG Tertekan Lagi, Market Cemaskan Ekonomi Global

Posted by Written on 08 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) di zona merah pada perdagangan sesi pagi, hari Jumat (8/3). IHSG melemah -0,80 persen (-52 poin) ke level 6.406.

Indeks LQ45 -0,89% ke 1.000. Indeks IDX30 -0,81% ke level 549. IDX80 -0,85% ke 141. Indeks JII -1,08% ke 693. Indeks Kompas100 -0,88% ke 1.296. Indeks Sri Kehati -0,89 persen ke 385 dan Indeks SMInfra18 -1,23 persen ke level 327.

Saham-saham teraktif: LPPFTLKMASIIFILM,BBCABBRIPGAS

Saham-saham top gainers LQ45: LPPFADROINDYPWONICBPITMGERAA

Saham-saham top losers LQ45: PTBAHMSPADHICPINSMGRTKIMWSBP

Nilai transaksi mencapai Rp4,47 triliun. Volume trading sebanyak 86,95 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp312,59 miliar.

Nilai tukar rupiah lanjut melemah -1,03% ke posisi Rp14.285 terhadap dolar AS. (11:30 am).


Bursa Asia

Pasar saham Asia melemah pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (8/3) setelah muncul pelemahan data ekspor China yang mengejutkan sehingga meningkatkan ketakutan market terhadap perlambatan ekonomi global. Hal ini terjadi sehari setelah para pejabat Uni Eropa memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.

Indeks MSCI Asia Pasifik melemah 1,1 persen.

Ekspor China turun 20,7 persen dari tahun sebelumnya, jauh di bawah perkiraan yang memproyeksikan hanya turun 4,8 persen. Data periode Februari tersebut juga menghapus lonjakan ekspor yang terjadi di periode Januari. Sementara bank sentral Eropa menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi Uni Eropa dari sebelumnya 1,7 persen menjadi 1,1 persen.

Saat trading sesi pagi berlangsung, pasar saham China tumbang. Shanghai Composite Index tertekan. Indeks Shenzhen Component drop 2,121 persen dan Indeks Shenzhen Composite melemah 2,311 persen.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo berada di zona negatif saat trading sesi pagi berlangsung, diikuti Indeks Topix yang melemah 1,29 persen. Laju saham blue chips seperti Fast Retailing, Softbank dan Fanuc terhambat.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel tertekan 0,98 persen. Pasar saham Korsel mendapat tekanan pelemahan saham unggulan. Harga saham Hyundai Motor melemah 2 persen.

Di pasar saham Australia, Indeks ASX 200 juga bergerak melemah. Laju ASX200 turun 0,9 persen. Subindex finansial dengan saham-saham berbobot tinggi terhadap indeks bergerak melemah 1,6 persen seiring tekanan yang terjadi pada saham-sahan bank.

Sementara di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,592 atau melaju positif dibanding posisi kemarin di level 97. Nilai tukar yen di posisi 111,44 menguat terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di level 111,5. 

Dolar Australia menguat pada posisi $0,7011 dari sesi sebelumnya di level $0,705.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -2,00% ke level 21.027. (11:30 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,50% di posisi 28.347.(break)

Indeks Shanghai (China) -2,90% ke posisi 3.016. (break)

Indeks Straits Time (Singapura) -0,69% ke 3.207. (11:30 am).


Minyak

Harga minyak tertekan lagi pada perdagangan sesi pagi, hari Jumat (8/3) di pasar komoditas Asia di tengah kegelisahan para pemodal yang meningkat terhadap situasi perekonomian global. Hal ini terjadi setelah bank sentral Eropa memperingatkan pelemahan ekonomi Eropa yang terus berlanjut. Selain karena data terkini memperlihatkan ekspor dan impor China periode Februari turun.

Minyak WTI drop 34 sen ke harga USD56,32 per barel. Sedangkan minyak Brent melemah 47 sen ke harga USD65,83 per barel. (pukul 03:58 GMT)


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author