Bursa Siang: Aksi Beli Asing Deras Lagi, IHSG Bersinar

Bursa Siang: Aksi Beli Asing Deras Lagi, IHSG Bersinar

Posted by Written on 06 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berujung di zona hijau pada perdagangan sesi pagi, hari Rabu (6/3). IHSG terdongkrak +0,18 persen (+11 poin) ke level 6.453.

Indeks LQ45 +0,07% ke 1.008. Indeks IDX30 +0,06% ke level 553. IDX80 +0,06% ke 142. Indeks JII +0,15% ke 701. Indeks Kompas100 +0,05% ke 1.307. Indeks Sri Kehati +0,26 persen ke 388 dan Indeks SMInfra18 +0,29 persen ke level 332.

Saham-saham teraktif: TLKMPANILPKRBMRIBBCAFILMPTBA

Saham-saham top gainers LQ45: INTP,BRPTINCOANTMPTBAPTPPSMGR

Saham-saham top losers LQ45: BBNIITMGTLKMGGRMMEDCUNTRICBP

Nilai transaksi mencapai Rp11,00 triliun. Volume trading sebanyak 161,26 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp4,13 triliun.

Nilai tukar rupiah lanjut melemah -0,20% ke posisi Rp14.148 terhadap dolar AS. (12:00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak mixed pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (6/3) menyusul pelemahan yang terjadi di pasar saham Wall Street. Para pemodal terus memantau lebih dekat perkembangan negosiasi konflik dagang AS dan China.

Indeks MSCI Asia Pasifik menguat tipis 0,07 persen.

"Dalam jangka pendek, pasar saham mungkin akan fokus pada faktor-faktor positif seperti rilis data indeks manufaktur AS yang menguat," kata Soichiro Monji, ekonom senior Daiwa SB Investment yang berbasis di Tokyo.

Menurutnya, pertumbuhan AS yang stabil adalah topik lebih kuat dibandingkan dengan perlambatan pertumbuhan China, terutama terkait negosiasi konflik dagang AS-China yang tampak mengarah ke semacam konklusi.

Saat trading sesi pagi berlangsung, pasar saham China bergerak ke area hijau. Shanghai Composite Index menghijau. Indeks Shenzhen Component naik 0,476 persen dan Indeks Shenzhen Composite menguat 0,772 persen.

Pasar saham Hong Kong menguat. Saham unggulan Tencent menguat 1,72 persen ikut menjadi penopang laju indeks Hang Seng.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo berada di zona negatif saat trading sesi pagi berlangsung, diikuti Indeks Topix yang melemah 0,37 persen. Saham blue chips, Fast Retailing turun 3 persen.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel tertekan 0,42 persen. Pasar saham Korsel mendapat tekanan pelemahan saham unggulan. Harga saham Samsung Electronics melemah 1 persen.

Di pasar saham Australia, Indeks ASX 200 positif. Laju ASX200 melesat 0,64 persen. Pasar saham Australia mengabaikan sentimen negatif data pertumbuhan ekonomi Australia yang melemah.

Sementara di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,932 atau melemah dibanding posisi kemarin di level 97. Nilai tukar yen di posisi 111,76 menguat terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di level 112. Dolar Australia melorot pada posisi $0,7026 dari sesi sebelumnya di level $0,7034.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,70% ke level 21.573. (11:41 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,21% di posisi 29.022.(break)

Indeks Shanghai (China) +0,94% ke posisi 3.082. (break)

Indeks Straits Time (Singapura) +0,02% ke 3.234. (12:00 pm).


Minyak

Harga minyak tertekan lagi pada perdagangan sesi pagi, hari Rabu (6/3) di pasar komoditas Asia di tengah proyeksi kenaikan produksi 2 perusahaan minyak raksasa AS dan stok minyak AS melampaui upaya pengendalian produksi minyak yang dimotori OPEC.

Minyak WTI drop 51 sen ke harga USD56,05 per barel. Sedangkan minyak Brent melemah 55 sen ke harga USD65,31 per barel. (pukul 02:09 GMT)


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author