Bursa Sore: Tertekan Aksi Jual, IHSG ke Zona Merah

Bursa Sore: Tertekan Aksi Jual, IHSG ke Zona Merah

Posted by Written on 04 March 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tertekan pada perdagangan awal pekan, Senin (4/3). IHSG minus -0,18 persen (-12 poin) ke level 6.488.

Indeks LQ45 -0,03% ke 1.017. Indeks IDX30 -0,07% ke level 558. IDX80 -0,09% ke 143. Indeks JII +0,03% ke 704. Indeks Kompas100 -0,18% ke 1.319. Indeks Sri Kehati -0,24 persen ke 390 dan Indeks SMInfra18 +0,25 persen ke level 335.

Saham-saham teraktif: JAYABUMICSISADROFREN

PANIANTM

Saham-saham top gainers: ADROITMGINDYSCMAUNTRGGRMWIKA

Saham-saham top losers: BBCAUNVRINCOBBNIANTMWSBPSRIL

Nilai transaksi mencapai Rp7,29 triliun. Volume trading sebanyak 124,72 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp545,35 miliar.

Nilai tukar rupiah lanjut melemah -0,11% ke posisi Rp14.130 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia melaju positif pada perdagangan hari Senin (4/3). Laju pasar saham Asia seiring sinyal AS dan China mendekati kesepakatan tarif impor untuk mengakhiri perang proteksi perdagangan. Sementara dolar AS melemah seiring spekulasi bahwa kebijakan moneter the Fed akan tetap akomodatif.

Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,3 persen.

Pasar saham China ke zona hijau. Shanghai Composite Index berhasil menguat. Indeks Shenzhen Component naik 2,364 persen dan Indeks Shenzhen Composite menguat 2,214 persen.

Market saham China melesat di sesi pagi menyusul sebuah pemberitaan bahwa Beijing menawarkan penurunan tarif impor produk tertentu dari AS. Penawaran ini sebagai bagian dari kesepakatan konflik dagang dengan AS.

"Setelah KTT Trump dan Kim Jong Un gagal pada pekan lalu, seluruh tatapan pelaku pasar tertuju pada kesepakatan dagang AS-China dibarengi KTT Trump dan Xi Jin Ping yang kemungkinan berlangsung akhir bulan ini," demikian ulasan Tim Riset OCBC yang berbasis di Singapura.

Pasar saham Hong Kong juga bergerak ke zona hijau. Indeks acuan, Hang Seng di bursa tersebut positif antara lain mendapat sokongan saham unggulan ZTE. Harga saham ZTE naik 1,84 persen.

Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo berada di zona positif, diikuti Indeks Topix yang melaju 0,73 persen. Saham blue chips, fanuc naik 3,48 persen.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel berbalik melemah di sesi sore, turun 0,22 persen setelah mampir di zona hijau di sesi pagi. Pasar saham Korsel mendapat tekanan dari saham unggulan, Samsung Electronics yang melemah 0,55 persen.

Di pasar saham Australia, Indeks ASX 200 bangkit. Laju ASX200 naik 0,4 persen disokong subindex material yang naik 0,66 persen. Emiten tambang seperti Rio Tinto naik 1,59 persen. Fortescue Metals Group naik 6,86 persen. BHP Billiton naik 1,18 persen.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,425 atau melemah dibanding posisi pekan kemarin di level 96,6. Tekanan terhadap USD seiring pernyataan Donald Trump pada akhir pekan lalu bahwa dolar AS berdampak terhadap perekonomian AS.

Nilai tukar yen di posisi 111,95 melemah terhadap USD dibanding posisi sesi pekan kemarin di level 110,4. Dolar Australia melorot pada posisi $0,7086 dari sesi pekan lalu di level $0,716.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,02% ke level 21.822.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,51% di posisi 28.959.

Indeks Shanghai (China) +1,12% ke posisi 3.027.

Indeks Straits Time (Singapura) +0,95% ke 3.251.


Bursa Eropa

Market saham Eropa bergerak menguat pada menit-menit awal perdagangan hari Senin (4/3) pagi waktu setempat. Para pemodal mencermati kabar terkini seputar negosiasi konflik dagang AS dan China.
Indeks DAX (Jerman) +0,41% ke level 11.648.

Indeks FTSE (Inggris) +0,33% di posisi 7.130.

Indeks CAC (Perancis) +0,61% pada level 5.297.


Minyak

Harga minyak menguat pada perdagangan sesi sore, hari Senin (4/3) di pasar komoditas Asia dilambungkan pemangkasan produksi oleh OPEC . Berita bahwa AS dan China akan menandatangani kesepakatan damai konflik dagang juga menjadi sentimen pendorong harga.

Minyak WTI naik 14 sen ke harga USD55,94 per barel. Sedangkan minyak Brent melaju 18 sen ke harga USD65,25 per barel hingga pukul 07:13 GMT.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author