Bursa Sore: IHSG Tergerus, Bursa Global Tertekan Tensi Geopolitik

Bursa Sore: IHSG Tergerus, Bursa Global Tertekan Tensi Geopolitik

Posted by Written on 28 February 2019


Ipotnews - Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut pada perdagangan hari Kamis (28/2). IHSG tergerus -1,26 persen (-83 poin) ke level 6.443. IHSGmengekor jejak pelemahan bursa global dan regional akibat tensi geopolitik.

Indeks LQ45 -1,54% ke 1.006. Indeks IDX30 -1,58% ke level 552. IDX80 -1,81% ke 142. Indeks JII -2,09% ke 698. Indeks Kompas100 -1,50% ke 1.308. Indeks Sri Kehati -1,68 persen ke 388 dan Indeks SMInfra18 -1,20 persen ke level 332.

Saham-saham teraktif: SRILTINSJAYAUNTRANTMGIAALPKR

Saham-saham top gainers: AKRALPPFSRILBRPTSMGRSCMA

Saham-saham top losers: JSMRBBRIHMSPBBNIUNVRBSDEINCO

Nilai transaksi mencapai Rp10,87 triliun. Volume trading sebanyak 147,40 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp1,29 triliun.

Nilai tukar rupiah lanjut melemah -0,32% ke posisi Rp14.075 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Laju pasar saham Asia melemah pada perdagangan hari Kamis (28/2). Para pemodal kembali mengingat kembali optimisme mereka terhadap kesepakatan damai konflik dagang AS dan China. Sementara AS-Korea Utara Summit di Hanoi mengakhiri kepercayaan awal di menit-menit akhir aktivitas perdagangan.

Gedung Putih menyatakan Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tidak mencapai kesepakatan di akhir dalam 2 hari pertemuan. Namun telah berdiskusi secara konstruktif pada isu denuklirisasi.

"Harapan sebelumnya tidak setinggi itu menuju Summit yang menghasilkan kesepakatan konkret, tetapi sebagian besar ekspektasi memperkirakan kedua pemimpin mengakhiri Summit dengan jabatan tangan. Jadi pasar bereaksi terhadap kabar utama tersebut," kata Shusuke Yamada, Analis pada Bank of America Merrill Lynch.

Indeks Kospi di bursa Korsel turun signifikan 1,76 persen. Indeks Kosdaq turun 2,78 persen. Saham unggulan di bursa Korsel, Samsung Electronics dan SK Hynix tumbang masing-masing 3,53 persen dan 5,02 persen. Nilai tukar won korea tertekan 0,42 persen terhadap USD.

Pasar saham China bergerak mixed. Shanghai Composite melemah. Sementara Indeks Shenzhen Component naik 0,290 persen. Indeks Shenzhen Composite naik 0,351 persen.

Pasar saham Hong Kong bergerak ke zona merah setelah Indeks Hang Seng berbalik melemah setelah sempat menguat di sesi pagi.

Produksi pabrikan di China di periode Februari melemah untuk ketiga kalinya secara beruntun. Indeks Manufaktur turun ke level 49,2 berdasarkan data resmi yang dirilis hari Kamis ini. Data indeks manufaktur ini terendah sejak Februari 2016.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 serta Indeks Topix di bursa Tokyo berada di zona negatif. Indeks Topix melemah 0,79 persen. Di pasar saham Australia, Indeks ASX 200 bangkit dari koreksi yang terjadi di awal sesi. Laju ASX200 naik tipis 0,3 persen.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,136 atau menguat dibanding posisi kemarin di level 95,9. Nilai tukar yen di posisi 110,78 menguat terhadap USD dibanding posisi sesi pagi di level 111,00. Dolar Australia melorot pada posisi $0,7129 dari sesi sebelumnya di level $0,7166.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,79% ke level 21.385.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,43% di posisi 28.633.

Indeks Shanghai (China) -0,44% ke posisi 2.940.

Indeks Straits Time (Singapura) -1,15% ke 3.212.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal perdagangan hari Kamis (28/2) pagi waktu setempat. Tekanan tersebut terjadi seiring sikap para investor yang terus memantau kabar tensi geopolitik yang terjadi secara global.

Indeks DAX (Jerman) -0,56% ke level 11.422.

Indeks FTSE (Inggris) -0,64% ke posisi 7.061.

Indeks CAC (Perancis) -0,25% di level 5.212.


Minyak

Harga minyak tertekan pada perdagangan sesi sore, hari Kamis (28/2) di pasar komoditas Asia. Laju harga minyak terhambat di tengah pelemahan output pabrikan di China dan Jepang serta produksi minyak AS yang mencapai rekor.

Walau demikian, market relatif positif dengan didukung oleh aksi pemangkasan suplai yang dimotori OPEC.

Minyak WTI turun 16 sen ke harga USD56,78 per barel. Sedangkan minyak Brent melemah 35 sen ke harga USD66,04 per barel hingga pukul 07:47 GMT.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author