Bursa Pagi: Penguatan Wall Street dan Asia, Dukung Momentum Laju IHSG

Bursa Pagi: Penguatan Wall Street dan Asia, Dukung Momentum Laju IHSG

Posted by Written on 20 February 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (20/2) dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham Wall Street merespon sinyal dari Presiden AS Donald Trump untuk mengabaikan tenggat perundingan dagang AS-China pada 1 Maret mendatang. Trump menilai perundingan tersebut "berjalan sangat baik" tetapi "sangat kompleks."

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,19%, didukung lonjakan harga saham sektor pertambangan sebesar 1,62%. Namun pergerakan indeks berlanjut turun 0,20% (-12,00 poin) ke posisi 6.094,90 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,41% (88,35 poin) ke level 21.391,00, setelah dibuka naik 0,37% di tengah penguatan yen terhadap dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 0,60% dan berlanjut naik 0,61% ke level 2.219,18.

Lanjutkan tren kenaikan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,80% (226,54 poin) ke level 28.454,67 pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,19% di posisi 2.760,79.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham Wall Street dan Asia yang menguat, setelah gagal bertahan di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melemah 0,05% di level 6.494.

Sejumlah analis berpendapat, pergerakan IHSG hari ini berpotensi berbalik menguat didukung capital inflow dan kenaikan harga sejumlah komoditas. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya momentum kenaikan yang cukup kuat di area netral.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan optimisme investor terkait pembicaraan dagang AS-Cina diprediksi akan memberikan sentimen positif bagi IHSG . Sementara itu penguatan rupiah terhadap dolar AS dan naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah, emas, serta batu bara diprediksi akan menjadi tambahan sentimen positif. IHSG diprediksi menguat dengan rentang support di level 6.460 dan resistance di 6.535.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : ANTM (Buy, Support: Rp995, Resist: Rp1.055), ERAA (Buy, Support: Rp2.060, Resist: Rp2.300), 

    AALI (Buy, Support: Rp13.600, Resist: Rp14.200), PTBA (Buy, Support: Rp4.030, Resist :Rp4.370).

  • ETF : XISI (Buy, Support: Rp348, Resist: Rp352), XIPI (Buy, Support: Rp167, Resist: Rp171), 

    XISR (Buy, Support: Rp393, Resist: Rp399).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan mencatatkan penguatan tipis, didorong laporan keuangan Walmart yang kuat dan berlanjutnya optimisme perundingan dagang AS-China. AS dan China memulai kembali perundingan tingkat tinggi di Washington, Presiden AS Donald Trump mengatakan dapat memperpanjang batas waktu 1 Maret untuk memberlakukan langkah-langkah tarif baru jika kesepakatan akhir tidak tercapai pada waktunya.Investor mencermati risalah rapat kebijakan terakhir Federal Reserve, yang akan dirilis hari ini. The Fed bergeser ke posisi yang lebih dovish pada pertemuan terakhir, pendorong reli saham sejak akhir Desember.

  • Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,03% (8,07 poin) di posisi 25.891,32.

  • S&P 500 naik 0,15% (4,16 poin) menjadi 2.779,76.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,19% (14,36 poin) di level 7.486,77.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 2,96% menjadi USD26,75.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melemah, karena pelaku pasar menunggu detail dari putaran terakhir perundingan dagang AS-China. Indeks STOXX 600 turun 0,22 persen menjadi 368,97, dipimpin kejatuhan indeks sektor perbankan Eropa hampir 0,9% tertekan oleh berita seputar laporan keuangan. HSBC rontok 4% setelah melaporkan laba tahunan yang mengecewakan. Bank terbesar Eropa itu mengkhawatirkan perlambatan ekonomi di China, serta ketidakpastian Brexit.

Sementara itu, HeidelbergCement, Jerman, melesat 3,5% didukung kenaikan pendapatan dan mengabaikan kekhawatiran perang dagang dan ririsko Brexit. Honda Jepang mengkonfirmasi penutupan pabrik mobil di Swindon, Inggris, dengan risiko PHK 3.500 pekerjaan.

  • CAC 40 Paris menyusut 0,16% (-8,02 poin) menjadi 5.160,52.

  • FTSE 100 London anjlok 0,56% (-40,30 poin) ke level 7.179,17.

  • DAX 30 Frankfurt naik tipis 0,09 persen (10,01 poin) di posisi 11.309,21.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah, para pedagang mengurangi kepemilikan greenback di tengah optimisme perundingan dagang AS-China. Gedung Putih mendesak China untuk menjanjikan tidak akan mendevaluasi mata uangnya sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan. Yuan mencapai posisi tertinggi dua pekan versus greenback di level 6,7425 dalam perdagangan offshore.

Euro naik 0,25% menjadi USD1,13410, bertahan di atas level terendah tiga bulan USD1,1234 yang dicapai pekan lalu. Poundsterling menguat ditopang pertumbuhan data gaji pekerja domestik dengan laju tercepat dalam satu dekade di akhir 2018. Penguatan sterling relatif terbatas menjelang pertemuan Perdana Menteri Inggris Theresa May dengan Uni Eropa. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,40% menjadi 96,52.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.134-0.0001-0.01%6:30 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3059-0.0003-0.02%6:30 PM
Yen (USD-JPY)110.60-0.03-0.03%6:30 PM
Yuan (USD-CNY)6.7587-0.0080-0.12%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,103.00-4.00-0.03%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 19/2/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak berlawanan arah merespon kekhawatiran permintaan minyak mentah global dan ketidakpastian putaran terakhir perundingan perdagangan AS-China. 

Pedagang berhati-hati untuk mengambil posisi baru sebelum hasil perundingan itu diumumkan. Sanksi Washington terhadap ekspor minyak Venezuela, mendukung kenaikan harga berjangka WTI.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi, di Kremlin mengatakan, mereka mendukung kelanjutan koordinasi di pasar energi global. Pernyataan tersebut mengurangi keraguan investor bahwa Rusia akan tetap berpegang pada pakta tersebut. Sanksi AS terhadap eksportir Iran dan Venezuela juga mendukung harga minyak.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 14 sen menjadi USD66,36 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 50 sen menjadi USD56,09 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat tajam, ditopang oleh pelemahan dolar AS yang menjauh dari level tertinggi dua bulan, pada pekan lalu. Harga emas sempat menyentuh level tertinggi sejak 20 April di posisi USD1.341,78 per ounce karena depresiasi dolar dan kekhawatiran seputar pertumbuhan global. Optimisme akan adanya terobosan dalam perundingan perdagangan, memperkuat daya tarik emas.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh sinyal dovish dari Bank Sentral Eropa dan Jepang sehingga menambah kekhawatiran perlambatan global, diiringi data yang lemah dari AS dan China. Investor akan mencermati risalah rapat kebijakan terakhir Federal Reserve yang akan dirilis hari ini. Palladium melonjak 1,9% mencetak rekor tertinggi mendekati USD1.500, didorong oleh defisit pasokan yang cukup tajam. Harga platinum melaju 1,8% dan perak naik1,2%.

  • Harga emas di pasar spot naik 1% menjadi USD1.339,50 per ounce.

  • Harga emas berjangka melejit 1,7% menjadi USD1.344,8 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author