Bursa Sore: Lepas Dari Tekanan, IHSG Berakhir Stagnan

Bursa Sore: Lepas Dari Tekanan, IHSG Berakhir Stagnan

Posted by Written on 14 February 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir stagnan pada perdagangan hari Kamis (14/2). IHSG melandai ke level 6.420 setelah berfluktuatif di sepanjang sesi.

Indeks LQ45 -0,34% ke 1.000. Indeks IDX30 -0,38% ke level 550. IDX80 -0,5% ke 143. Indeks JII -0,47% ke 696. 

Indeks Kompas100 -0,19% ke 1.306. Indeks Sri Kehati -0,34 persen ke 388 dan Indeks SMInfra18 +0,3 persen ke level 325.

Saham-saham teraktif: FRENSRILISATLEADTLKMPGASFILM

Saham-saham top gainers: AKRAPGASBRPTMNCNJSMRBSDEEXCL

Saham-saham top losers: ITMGWSKT, INCO

PTPPINDFBBCAUNVR

Nilai transaksi mencapai Rp9,96 triliun. Volume trading sebanyak 156,10 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp963,83 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,23% ke posisi Rp14.090 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak hati-hati pada perdagangan hari Kamis (14/2). Para pemodal menggantungkan diri terhadap sinyal progres terkini negosiasi konflik dagang AS dan China di tengah kabar yang berkembang bahwa AS memperpanjang batas waktu untuk mencapai kesepakatan.

MSCI Asia Pacific Index (tolok ukur bursa saham regional) bergerak melemah 0,2 persen.

"Terdapat alasan untuk yakin bahwa AS dan China mengikat diri secara serius untuk negosiasi (konflik dagang). Pada akhirnya akan ada kebaikan untuk mencapai kata sepakat," kata Victor Gao, Analis pada Center for China and Globalization.

Di market Tokyo, Indeks Nikkei 225 serta Indeks Topix melaju stagnan. GDP Jepang naik 1,4 persen di periode triwulan terakhir tahun 2018. Data tersebut sejalan dengan perkiraan para analis.

Pergerakan positif terjadi di bursa Korsel seiring laju Indeks Kospi sebesar 1,11 persen setelah di sesi pagi sempat melemah. Pelemahan juga terjadi di bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng melemah.

Pasar saham China melaju positif. Indeks Shenzhen Component naik 0,597 persen. Sementara Indeks Shenzhen Composite naik 0,659. Ekspor China naik 9,1 persen di periode bulan Januari. Sementara impor turun 1,5 persen.

Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia bergerak melemah setelah sempat positif di awal sesi. Sektor finansial yang melemah 0,8 persen menekan pasar saham Australia.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 97,032 atau melemah dibanding posisi sebelumnya di level 97,176. 

Nilai tukar yen di posisi 111,04 terhadap dolar AS melemah dibanding posisi sesi kemarin di level 110,85. Dolar Australia menguat pada posisi $0,7128 dari sesi sebelumnya di level $0,7082.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,02% ke level 21.139.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,23% di posisi 28.432.

Indeks Shanghai (China) -0,05% ke posisi 2.719.

Indeks Straits Time (Singapura) +0,26% ke 3.253.


Bursa Eropa

Pasar saham Eropa menghijau di menit-menit awal perdagangan hari Kamis (14/2) pagi waktu setempat di tengah kebimbangan kinerja laba emiten. Sementara pelaku pasar cemas dan menunggu sinyal kemajuan negosiasi dagang AS dan China pada pekan ini di Beijing.

Indeks DAX (Jerman) +0,68% ke posisi 11.243.

Indeks FTSE (Inggris) +0,22% ke level7.206.

Indeks CAC (Perancis) +0,71% di posisi 5.110.


Minyak

Harga minyak naik pada perdagangan sesi sore, hari Kamis (14/2) di pasar komoditas Asia. Posisi harga dilambungkan oleh harapan potensi negosiasi konflik dagang AS dan China dapat berakhir. Minyak Brent ke harga tertinggi di tahun 2019.

Minyak WTI naik 57 sen ke harga USD54,46 per barel. Sedangkan minyak Brent melaju 74 sen ke harga USD64,35 per barel. (pukul 07:54 GMT). Brent sempat ke posisi tertinggi di harga USD64,43 per barel di awal sesi.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author