Bursa Sore: Tertekan Aksi Jual Signifikan, IHSG Berakhir Melemah

Bursa Sore: Tertekan Aksi Jual Signifikan, IHSG Berakhir Melemah

Posted by Written on 13 February 2019


Ipotnews - Fluktuatif di sepanjang sesi, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir melemah pada perdagangan hari Rabu (13/2). IHSG berkurang -0,11 persen (-8 poin) ke level 6.419.

Indeks LQ45 -0,46% ke 1.004. Indeks IDX30 -0,57% ke level 552. IDX80 -0,41% ke 143. Indeks JII +0,19% ke 699. Indeks Kompas100 -0,32% ke 1.308. Indeks Sri Kehati -0,67 persen ke 389 dan Indeks SMInfra18 -0,61 persen ke level 324.

Saham-saham teraktif: BUMISRILENRGANTMPGASUNTRASII

Saham-saham top gainers: ANTMTPIASMGRELSAPWONBRPTINCO

Saham top losers: TKIMICBPINTPBBTNJSMRBBCALPPF

Nilai transaksi mencapai Rp9,56 triliun. Volume trading sebanyak 154,66 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp1,38 triliun.

Nilai tukar rupiah melaju +0,08% ke posisi Rp14.058 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak naik pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (13/2). Optimisme bahwa AS dan China akan mencapai kata sepakat dalam konflik dagang melambungkan market saham Asia.

Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) bergerak di zona hijau, naik 0,56 persen. Torehan ini adalah level tertinggi sejak awal Oktober.

"Saat ini terlihat sentimen negatif menumpuk terkait kekhawatiran konflik dagang AS dan China serta masalah fiskal di AS yang tidak teratasi," kata Soichiro Monji, Analis pada Daiwa SB Investment (Tokyo).

Menurut dia agar pelaku pasar saham bergerak murni berdasarkan optimisme, maka konflik dagang AS dan China butuh semacam keterbukaan jelang batas waktu untuk mencapai kesepakatan pada Maret mendatang.
Di market Tokyo, Indeks Nikkei 225 melaju positif di sesi sore. Indeks Topix naik 1,06 persen.

Pergerakan positif juga terjadi di bursa Korsel seiring kenaikan Indeks Kospi sebesar 0,5 persen. Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng melaju ke area positif.

Aktivitas perdagangan di pasar saham China di zona hijau. Indeks Shenzhen Composite naik 1,827 persen. Shenzhen Component Index naik 2,012 persen.

Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia berbalik melemah 0,25 persen setelah sempat positif di awal sesi.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 96,676 atau melemah dibanding posisi sebelumnya di level 97,2. 

Nilai tukar yen di posisi 110,63 terhadap dolar AS melemah dibanding posisi sesi sebelumnya di level 110,41. Dolar Australia menguat pada posisi $0,7126 dari sesi sebelumnya di level $0,707.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,34% ke level 21.144.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,16% di posisi 28.497.

Indeks Shanghai (China) +1,84% ke posisi 2.721.

Indeks Straits Time (Singapura) +1,36% ke 3.244.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (13/2) pagi waktu setempat. 

Penguatan ini berlangsung di tengah optimisme baru bahwa AS dan China akan bisa mencapai kata sepakat dalam konflik dagang.

Indeks DAX (Jerman) +0,44% ke 11.174

Indeks FTSE (Inggris) +0,29% ke 7.153

Indeks CAC (Perancis) +0,28% ke 5.070.


Minyak

Harga minyak bangkit pada perdagangan hari Rabu (13/2) di pasar komoditas Asia. Organisasi negara-negara pengekspor minyak ( OPEC ) menyatakan telah memangkas pasokan secara tajam di periode bulan Januari. Sanksi AS atas Venezuela menekan ekspor negara tersebut.

Minyak WTI naik 60 sen ke harga USD53,70 per barel (pukul 03:44 GMT). Sedangkan minyak Brent juga melaju 69 sen ke harga USD63,11 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author