Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Bearish Berpeluang Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Bearish Berpeluang Rebound

Posted by Written on 13 February 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (13/2) dibuka menguat, melanjutkan tren positif di bursa saham utama Eropa dan Wall Street di tengah meningkatnya optimisme terhadap kelanjutan perundingan dagang AS-China. Meredanya kemungkinan berlanjutnya government shutdown dan ketegangan Brexit,ikut mewarnai perdagangan saham di bursa Eropa dan AS.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,18%, harga saham sektor energi melonjak 1,72% didukung kenaikan harga saham terkait minyak sebesar 1,70%. Indeks berlanjut melemah 0,12% (-7,00 poin) di posisi 6.072,10 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melaju 1,20% (250,22 poin) ke level 21.114,43, setelah dibuka melonjak 1,08%, di tengah lompatan harga saham distributor Apple, Jepang, Japan Display sebesar 2,74%, dan penguataan yen terhadap dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,49% dan berlanjut menjadi 0,42% ke posisi 2.199,76.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat tipis 0,05% (13,54 poin) di level 28.184,87 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,10% menjadi 2.674,52.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penguatan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah kemarin terpuruk di tengah penguatan indeks saham regional. IHSG ditutup merosot 1,06% menjauhi level 6.500, di posisi 6.426.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berusaha melanjutkan pola uptrend, berpeluang rebound dengan dukungan capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan masih adanya tekanan bearish, menyetuh area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan tercapainya kesepakatan anggaran di kongres serta optimisme investor terkait negosiasi dagang Amerika dan Cina diprediksi akan membawa sentimen positif bagi indeks harga saham gabungan. Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah dan naiknya harga komoditas minyak mentah serta emas diprediksi akan menambah katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.360 dan resistance di 6.480.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : MEDC (Buy, Support: Rp925, Resist: Rp995), BRPT (Buy, Support: Rp2.450, Resist: Rp2.620), 

    JSMR (Buy, Support: Rp4.950, Resist: Rp5.100), WSKT (Buy on Weakness, Support: Rp1.855, Resist :Rp.1.965).

  • ETF : XPSG (Buy on Weakness, Support: Rp450, Resist: Rp466),R-LQ45X (Buy on Weakness, Support: Rp1.036, Resist: Rp1.065), XDIF (Buy on Weakness, Support: Rp494, Resist: Rp506).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan kenaikan tajam, setelah Presiden AS Donald Trump memperkecil kemungkinan government shutdown dan menyatakan bisa menunda penerapan tarif baru terhadap impor China. Trump mengatakan, "Saya tidak berpikir kita akan melihat kembali government shutdown." Negosiator Kongres membuat kesepakatanuntuk membuat pemerintahan tetap berjalan, namun rancangan perjanjian itu tidak menyertakan anggaran untuk dinding perbatasan yang diminta Trump. Trump juga mengatakan, akan mempertimbangkan perpanjangan tenggat kesepakatan perdagangan dengan China.

Saham Caterpillar, DowDuPont, Intel, 3M dan UnitedHealth Group melesat lebih dari 2%. Amazon, Netflix dan Alphabet melonjak lebih dari 2%. Goldman Sachs, Citigroup dan Morgan Stanley juga melaju setidaknya 1,6%. 

Bank of America dan J.P. Morgan Chase naik sekitar 1%%. Perusahaan kosmetik Coty melambung 12,5%, setelah JAB Holding Company mengajukan pembelian hingga 150 juta saham. Gilead Sciences rontok 3,3% karena melaporkan hasil klinis pengobatan sirosis yang mengecewakan.

  • Dow Jones Industrial Average melejit 1,49% (372,65 poin) ke level 25.425,76.

  • S&P 500 melompat 1,29% (34,93 poin) menjadi 2.744,73.

  • Nasdaq Composite melonjak 1,46% (106,71 poin) ke posisi 7.414,62.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,93% menjadi USD26,54.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup menguat, pelaku pasar mencermati perkembangan konflik dagang AS-China dan Brexit. Indeks STOXX 600 naik 0,46% menjadi 362,78, dipimpin kenaikan harga saham otomotif yang didukung laporan keuangan dan optimisme perundingan dagang AS-China. Saham Michelin melambung 13%, Randstad melonjak 4,7% ditopang laaporan keuangan yang kuat. Sementara itu, perusahaan perjalanan dan wisata Inggris, Tui anjlok lebih dari 6% setelah melaporkan kenaikan kerugian kuartal pertama.

Perdana Menteri Inggris Theresa May menginformasikan perkembangan Brexit terbaru kepada Parlemen, bahwa waktu untuk menyelesaikan proses dengan Uni Eropa. Namun negosiator Brexit UE Michel Barnier mengatakan, waktunya hampir habis untuk menemukan kompromi seputar backstop Irlandia. Inggris tetap dijadwalkan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret.

  • FTSE 100 Inggris naik tipis 0,06% (4,03 poin) di posisi 7.133,14.

  • DAX 30Frankfurt melonjak 1,01% (111,49 poin) ke level 11.126,08.

  • CAC 40 Paris melaju 0,84% (41,88 poin) menjadi 5.056,35.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah, mengakhiri reli 8 hari berturut-turut, terpanjang sejak Februari 2017. Investor memindahkan dananya pada aset berisiko seiring meningkatnya ekspektasi terhadap perundingan perdagangan AS-China. Negosiator perdagangan Trump dan menteri keuangan AS tiba di Beijing untuk berupaya menuntaskan kesepakatan dan menghindari eskalasi tarif AS atas barang impor China. Trump mengatakan dapat memindahkan batas waktu perundingan dagang dengan China.

Beberapa analis menyebutkan rilis data dan ekspektasi perlambatan pertumbuhan China, akan membantu memfasilitasi kesepakatan. Di pihak lain, Trump kecewa terhadap kesepakatan yang dicapai negosiator Kongres tentang anggaran keamanan perbatasan, tetapi tidak menolak dan menyatakan tidak mengharapkan terulangnya government shutdown. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,36% menjadi 96,709.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13370.0011+0.10%6:27 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.28980.0006+0.05%6:26 PM
Yen (USD-JPY)110.45-0.03-0.03%6:26 PM
Yuan (USD-CNY)6.7740-0.0183-0.27%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,067.5033.50+0.24%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 12/2/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat, karena pemotongan produksi OPEC dan rencana Arab Saudi untuk menurunkan output minyak mentah. Investor merespon positif kelanjutan perundingan dagang AS-China, mendorong harga minyak mentah berjangka. Stok minyak mentah AS pekan lalu diperkirakan untuk empat pekan berturut-turut, menjelang rilis data American Petroleum Institute, dan laporan Badan Informasi Energi AS. OPEC memangkas perkiraan permintaan minyak dunia 2019.

OPEC mengatakan telah mengurangi produksi minyak hampir 800.000 bph pada Januari, menjadi 30,81 juta bph di bawah pakta pengurangan pasokan global secara sukarela. Menteri Energi Saudi, Khalid al-Falih, mengatakan akan mengurangi produksi menjadi sekitar 9,8 juta bph pada Maret untuk meningkatkan harga minyak. Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer, tiba di Beijing, untuk mengikuti perundingan tingkat tinggi yang dijadwalkan pekan ini.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik USD1,10 (1,79%) menjadi USD62,61 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 43 sen (0,81%) menjadi USD53,53 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, didukung pelemahan dolar AS di tengah optimisme kemungkinan resolusi konflik dagang AS-China. Momentum kenaikan harga emas tertahan oleh meningkatnya minat terhadap aset berisiko, pasar saham global melaju karena ekspektasi perjanjian perdagangan antara Washington dan Beijing. Analis mengatakan, kesepakatan perdagangan AS-China dapat mendongkrak yuan, memungkinkan investor China untuk membeli lebih banyak emas. Investor juga akan mencermati kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan moneter The Fed di masa mendatang.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD1.310,95 per ounce.

  • Harga emas berjangka ditutup menguat USD2,10 (0,2%) menjadi USD1.314,00 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author