Bursa Pagi:Global-Regional Berguguran, Tekan Potensi Penguatan IHSG

Bursa Pagi:Global-Regional Berguguran, Tekan Potensi Penguatan IHSG

Posted by Written on 08 February 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (8/2), bursa saham Asia dibuka di zona merah, melanjutkan tekanan penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang dipicu oleh proyeksi perlambatan zona euro dan kemungkinan tidaktercapainya target kesepakatan dagang AS-China sebelum Maret ini.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,4%, terseret kejatuhan harga saham sektor energi sebesar 2,03% seiring penurunan harga minyak dunia. 

Penurunan indeks berlanjut 0,29% (-17,80 poin) menjadi 6.074,70 pada pukul 8:35 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meluncur turun 1,34% (-278,19 poin) ke level 20.473,09, setelah dibuka anjlok 1,23% di tengah penguatan yen terhadap dolar AS dan penurunan harga saham Fast Retailing sebesar 0,87%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka merosot 0,66%, dan berlanjut turun 0,98% ke posisi 2.181,92.

Melanjutkan tren penurunan global, indeks Hang Seng, Hongkong mengakhiri libur perayaan Tahun Baru Imlek dengan dibuka anjlok 1,01% (-282,08 poin) ke level 27.708,13.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks di bursa saham global dan regional, setelah gagal melanjutkan tren kenaikan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melemah 0,17% di posisi 6.536. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi menguat didukung fundamental ekonomi yang kuat. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan di area positif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya indeks di bursa global seiring dengan kekhawatiran investor terkait tidak terjadinya perundingan antara Amerika dan Cina sebelum bulan Maret diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk indeks. Sementara itu turunnya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, timah, batu bara diprediksi akan menjadi tambahan katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan rentang support di level 6.500 dan resistance di 6.570.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;


  • Saham: BBCA (Buy, Support: Rp27.275, Resist: Rp27.975), BMRI (Buy, Support: Rp7.450, Resist: Rp7.650), LSIP (Buy, Support: Rp1.420, Resist: Rp1.470), TLKM (Buy on Weakness, Support: Rp3.860, Resist :Rp3.920).

  • ETF: XPFT (Buy, Support: Rp556, Resist: Rp562), XBLQ (Buy, Support: Rp509, Resist: Rp515), XIJI (Buy, Support: Rp735, Resist: Rp743).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melemah terbebani oleh kekhawatiran kemungkinan perlambatan pertumbuhan global dan ketidakpastian perdagangan. CNBC mengabarkan pertemuan dagang Presiden AS dan Presiden China besar kemungkinan tidak akan berlangsung sebelum tenggat Maret mendatang. Penasehat Gedung Putih mengatakan AS dan China masih jauh dari kesepakatan perdagangan.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berguguran dipimpin kejatuhan harga saham sektor energi sebesar 2,13%. Saham-saham teknologi anjlok 1,44%. Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan 2019 menjadi 1,3 persen dari 1,9 persen pada 2018, menyulut kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global. Klaim pengangguran awal AS akhir pekan lalu tercatat 234.000, gagal memenuhi konsensus pasar.


  • Dow Jones Industrial Average merosot 0,87% (-220,77 poin) menjadi 25.169,53.

  • S&P 500 anjlok 0,94% (-25,56 poin) ke leval 2.706,05.

  • Nasdaq Composite tergerus 1,18% (-86,93 poin) ke posisi 7.288,35.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,33% menjadi USD27,20.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir berguguran, setelah Uni Eropa memangkas prospek pertumbuhan zona euro tahun ini menjadi 1,3% dari perkiraan sebelumnya 1,9%, terpengaruh oleh ketegangan perdagangan global. Bank of England memangkas proyeksi pertumbuhan dan memproyeksikan prospek ekonomi Inggris paling lemah sejak 2009, dipicu ketidakpastian Brexit serta perlambatan ekonomi global.

Indeks STOXX 600 rontok 1,49% menjadi 360,08, dipimpin kejatuhan harga saham sektor otomotif. Fiat Chrysler terpenggal 12% setelah melaporkan proyeksi laba yang lebih rendah dari perkiraan. Saham operator tur Tui, Inggris longsor hampir 19% karena memangkas prospek laba. Sebaliknya saham pabrikan produk medis Smith & Nephew, Inggris melambung 5,7% karrena menunjukkan pertumbuhan pendapatan sesuai dengan ekspektasi analis.


  • DAX 30 Frankfurt longsor 2,67% (-302,70 poin) ke level 11.022,02.

  • CAC 40 Paris terpangkas 1,84% (-93,49 poin) ke posisi 4.985,56.

  • FTSE 100 London menyusut 1,11% (-79,51 poin) menjadi 7.093,58.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, memasuki sesi keenam berturut-turut, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang prospek memburuknya pertumbuhan di kawasan zona euro. Poundsterling sempat turun tajam setelah Bank of England mengatakan Inggris menghadapi pertumbuhan ekonomi terlemahnya dalam satu dekade karena ketidakpastian Brexit. Namun dolar AS melemah terhadap yen karena kekhawatiran baru ketegangan perdagangan AS-China.

Komisi Eropa memangkas dengan tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi zona euro tahun ini dan berikutnya. Ketegangan perdagangan global dan meningkatnya utang publik mempercepat perlambatan di negara-negara besar zona euro. Produksi industri Jerman pada Desember lalu turun di luar dugaan. Indeks dolar AS, yang melacak kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,12% menjadi 96,507.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13410.000.00%6:24 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.295-0.0002-0.02%6:24 PM
Yen (USD-JPY)109.80-0.02-0.02%6:24 PM
Yuan (USD-CNY)6.74510.0029+0.04%2/6/2019
Rupiah (USD-IDR)13,972.5052.50+0.38%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 7/2/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah terpengaruh oleh sinyal kemungkinan kegagalan kesepakatan dagang AS-China sebelum tenggat waktu 1 Maret. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan ada "jarak yang cukup besar" dalam negosiasi antara AS dan China. 

Proyeksi perlambatan ekonomi zona euro, dan penguatan dolar AS ikut menekan harga minyak.


  • Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret turun USD1,37 (-2,5%) ke level US$52,64 per barel.

  • Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun USD1,05 (-1,7%) ke level US$61,63 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir menguat, setelah sempat melemah tertekan oleh penguatan dolar AS. Dolar AS menguat terhadap euro di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang prospek perlambatan pertumbuhan zona euro, tetapi melemah terhadap yen. Kekhawatiran investor terhadap kelanjutan ketegangan perdagangan AS-China, dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan global menjadi pendorong harga emas.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,33% menjadi USD1.310,08.

  • Harga emas di pasar berjangka turun 0,05% menjadi USD1.313,80.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author