Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berusaha Kembali ke Atas 6.500

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berusaha Kembali ke Atas 6.500

Posted by Written on 06 February 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (6/2) dibuka cenderung menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan AS, menjelang pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di depan Kongres AS yang diharapkan akan memberi penjelasan tentang perundingan dagang AS-China.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pergerakan indeks ASX 200, Australia yang relatif mendatar pada sesi awal perdagangan, di tengah kejatuhan harga saham sektor perbankan. Indeks berlanjut menguat 0,17% (10,10 poin) ke posisi 6.016,00, pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang, meningkat 0,37% (77,48 poin) ke level 20.921,23, setelah dibuka naik 0,36%, diwarnai pelemahan yen terhadap dolar AS. Beberapa bursa saham Asia hari ini masih tutup merayakan Tahun Baru Imlek

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berakhir melemah 0,87% ke level 6.481,45 pada sesi perdagangan sebelum libur Tahun Baru Imlek. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang menguat didukung rilis sejumlah data ekonomi BPS yang diprediksi stabil dan capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi lanjutan jika tidak berhasil kembali ke atas level 6.500.

Tim Riset Indo Premier berpendapat menguatnya indeks bursa global dan regional seiring dengan optimisme investor menjelang pidato kenegaraan Presiden Donald Trump yang diharapkan akan mendorong tercapainya kesepakatan dagang dengan China diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks harga saham gabungan. Sementara itu kenaikan beberapa harga komoditas seperti CPO, timah, emas, batu bara diprediksi juga akan menambah sentimen positif untuk indeks. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan rentang support di level 6.430 dan resistance di 6.530.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: PWON (Buy, Support: Rp660, Resist: Rp690), WSBP (Buy, Support: Rp388, Resist: Rp402), 

    MYOR (Buy, Support: Rp2.580, Resist: Rp2.720), JSMR (Buy on Weakness, Support :Rp4.740, Resist :Rp4.890)

  • ETF: XMTS ( SELL , Support: Rp538, Resist: Rp550), XIIT (Buy, Support: Rp570, Resist: Rp578), XPES (Buy, Support: Rp464, Resist: Rp473).



Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street tadi malam ditutup menguat, didukung kenaikan harga saham teknologi mengungguli sektor lainnya menjelang pidato kenegaraan Presiden Donald Trump di depan Kongres AS. Dalam pidatonya, Selasa malam, Trump diperkirakan akan menekankan belanja infrastruktur dan perlunya tembok pembatas di sepanjang perbatasan Meksiko. Optimisme bahwa kebijakan moneter Federal Reserve akan lebih bersahabat, serta bakal tercapainya kesepakatan perdagangan AS-China ikut mendongkrak indeks.

Raksasa teknologi, termasuk Apple, Amazon dan Netflix, melesat lebih dari 1%, dan Boeing melonjak 3,3% setelah mengonfirmasikan akan meningkatkan produksi bulanan pesawat berbadan lebar 787. Estee Lauder, yang melambung 11,6% dan Ralph Lauren melejit 8,4% persen karena melaporkan pendapatan kuartalan lebih baik dari perkiraan. Laporan Institute for Supply Management menyebutkan, pertumbuhan sektor jasa AS pada Januari melambat karena beberapa dampak dari government shutdown.

  • Dow Jones Industrial Average melaju 0,68% (172,15 poin) menjadi 25.411,52.

  • S&P 500 menguat 0,47% (12,83 poin) ke posisi 2.737,70.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,74% (54,55 poin) ke level 7.402,08.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,17% menjadi USD27,69.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di level tertinggi sembilan pekan, setelah pelaku pasar mencermati rilis laporan keuangan sejumlah emiten. Indeks STOXX 600 naik 1,41% menjadi 364,99, tertinggi sejak 3 Desember lalu. Saham konstruksi dan material Eropa memimpin kenaikan, melesat lebih dari 2%. Sektor minyak dan gas Eropa melompat 1,7% didukung laporan keuangan yang kuat dari BP.

Saham BP melambung lebih dari 5%, setelah melaporkan kenaikan laba lebih dari 65%. Saham produsen kunci Swedia Assa Abloy melambung 7%, dan produsen perhiasan Pandora, Denmark meroket hampir 18%. Di sisi lain, pemasok Apple, AMS rontok hampir 7% karena memperkirakan penurunan pendapatan. Penjualan ritel zona euro pada Desember turun 1,6% (mom), terseret penurunan penjualan non-makanan dan pembelian online.

  • FTSE 100 London melejit 2,04% (143,24 poin) ke level 7.177,37.

  • DAX 30 Frankfurt melonjak 1,71% (191,40 poin) ke posisi 11.367,98.

  • CAC 40 Paris melaju 1,66% (83,15 poin) menjadi 5.083,34.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York tadi malam ditutup menguat jelang pidato kenegaraan Presiden AS, didukung optimisme update perundingandagang AS-China. Minat investor untuk mengambil risiko meningkat menekan mata uang safe-haven. Presiden The Fed Dallas, Robert Kaplan mengatakan,The Fed harus mempertahankan suku bunga sampai prospek ekonomi AS lebih jelas, dan bisa memakan waktu beberapa bulan lagi. Dolar Australia naik setelah bank sentral negara itu memberikan sinyal eksplisit pelonggaran kebijakan. Euro melemah 02% karena survei menunjukkan pertumbuhan bisnis zona euro yang lemah pada awal tahun ini, terendah sejak pertengahan 2013. Indeks dolar, yang mengukur greenbackterhadap enam mata uang negara maju naik 0,22% menjadi 96,067.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.14060.000.00%6:23 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.29550.001+0.08%6:23 PM
Yen (USD-JPY)109.95-0.01-0.01%6:23 PM
Yuan (USD-CNY)6.74220.0461+0.69%2/1/2019
Rupiah (USD-IDR)13,961.5014.00+0.10%2/4/2019

Sumber : Bloomberg.com, 5/2/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, terpukul oleh rilis data pesanan pabrikan AS yang lemah sehingga menghidupkan kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi. Penguatan dolar dan burs saham Eropa dan AS ikut menekan harga minyak. Kejatuhan harga minyak tertahan oleh sanksi AS terhadap Venezuela dan pengurangan pasokan minyak OPEC.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 41 sen menjadi USD62,10 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 90 sen (-1,7%) menjadi USD53,66 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat, didukung oleh ketidakpastian hasil perundingan dagang AS-China menjelang pidato kenegaraan Trump di depan Kongres AS. Penguatan dolar dan pasar saham membatasi kenaikan harga emas.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,21% menjadi USD1.314,47 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS turun 10 sen menjadi USD1.319,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author