Bursa Sore: Profit Taking Makin Deras, IHSG Longsor

Bursa Sore: Profit Taking Makin Deras, IHSG Longsor

Posted by Written on 04 February 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dalam tekanan ke zona merah pada perdagangan hari Senin (4/2). IHSG longsor -0,87 persen (-58 poin) ke level 6.481.

Indeks LQ45 -1,69% ke 1.024. Indeks IDX30 -1,80% ke level 562. IDX80 -1,54% ke 146. Indeks JII -1,48% ke 716. Indeks Kompas100 -1,41% ke 1.329. Indeks Sri Kehati -1,90 persen ke 397 dan Indeks SMInfra18 -1,69 persen ke level 331.

Saham top gainer: ADHIAKRABBRIKLBFWSKTPTPP dan ICBP

Saham-saham top loser: ELSAANTMCPINWSBPPWONINDY dan EXCL

Saham Teraktif: ANTMTLKMISATELSABBCAPTSN dan FILM

Nilai transaksi mencapai Rp8,14 triliun. Volume trading sebanyak 120,69 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp517,87 triliun.

Nilai tukar rupiah melemah -0,11% ke posisi Rp13.955 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat pada perdagangan hari Senin (4/2) setelah pasar saham Wall Street mixed pada closing trading akhir pekan lalu. Dolar AS menguat terhadap yen menyusul data manufaktur dan job data di USA menguat.

Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) bergerak melandai.

Market saham China dan Korsel tutup libur nasional. Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong melaju ke zona hijau. Bursa saham Hang Seng hanya berlangsung setengah sesi sebagai bagian menyambut libur tahun baru Imlek.

Indeks sektor jasa China tumbuh stabil di periode bulan Januari. Sektor tersebut berada di level 53,6 di periode Januari dibanding bulan sebelumnya sebesar 53,9.

Analis National Australia Bank Ray Attrill menilai data indeks sektor jasa pemerintah China hampir tidak suram seperti halnya sektor perusahaan sejenis lainnya Namun demikian Attrill mengatakan pelemahan indek sektor jasa di China turun dari 52,2 poin ke posisi 50,9. berartinya tidak sampai di sini akibat kekhawatiran perlambagan China.

Pasar saham Jepang berubah arah menguat setelah variatif di sesi pagi. Indeks Nikkei 225 menguat dan Indeks Topix melaju 1,07 persen.

Pasar saham Australia melaju ke zona hijau. Indeks ASX200 naik 0,48 persen dengan dukungan sebagian besar sektor yang bergerak hijau.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 95,711 atau menguat dibanding posisi pekan kemarin di level 95,4.

Nilai tukar yen di posisi 109,75 terhadap dolar AS atau melemah dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,8. Dolar Australia pada posisi $0,7230 menguat dibandingkan dengan posisi pekan lalu pada level $0,715.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,46% ke 20.883.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,21% ke 27.990.

Indeks Shanghai (China) libur

Indeks Straits Times (Singapura) -0,13% ke 3.184.


Bursa Eropa

Market saham Eropa bergerak variatif pada menit-menit awal perdagangan hari Senin (4/2) pagi waktu setempat. Para pelaku pasar di bursa Eropa memantau kinerja laba emiten.

Indeks DAX (Jerman) -0,15% ke level 11.163.

Indeks FTSE (Inggris) +0,03% di posisi 7.022.

Indeks CAC (Perancis) -0,29% pada level 5.004.


Komoditas Minyak

Harga minyak melaju positif pada perdagangan sesi sore, hari Senin (4/2) di pasar komoditas Asia. Minyak ke level tertinggi seiring OPEC menjadi pelopor pemangkasan produksi. Sanksi ekspor minyak Venezuela oleh USA mengetatkan pasar.

Minyak WTI naik 2,73 persen ke harga USD55,68 per barel. Sedangkan minyak Brent menguat 3 persen ke harga USD63,37 per barel. (pukul 08:00 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author