Bursa Sore: IHSG Reversal ke Zona Hijau

Bursa Sore: IHSG Reversal ke Zona Hijau

Posted by Written on 01 February 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di zona positif pada perdagangan hari Jumat (1/2). IHSG melaju +0,09 persen (+5 poin) ke level 6.538 walaupun sempat mampir di area negatif tetapi kembali reversal ke zona hijau.

Laju IHSG juga terjadi di tengah rilis data BPS yang menunjukkan inflasi periode Januari 2019 tercatat paling rendah dalam 2 tahun terakhir. Data BPS memperlihatkan inflasi Januari 2019 sebesar 0,32 persen.

Indeks LQ45 +0,26% ke 1.041. Indeks IDX30 +0,31% ke level 572. Indeks JII -0,03% ke 726. Indeks Kompas100 +0,28% ke 1.349. Indeks Sri Kehati +0,55 persen ke 405 dan Indeks SMInfra18 +0,39 persen ke level 336.

Saham-saham top gainer: JSMRICBPTKIMINDYMEDCANTM dan TLKM

Saham-saham top loser: CPINBSDEAKRAINTPPWONBMRI dan BBNI

Saham=saham Teraktif: BBRITLKMBMRIGIAAPWONBBCA dan BBNI

Nilai transaksi mencapai Rp9,52 triliun. Volume trading sebanyak 127,29 miliar saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp682,90 triliun.

Nilai tukar rupiah melaju +0,24% ke posisi Rp13.940 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Sebagian besar market saham Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (1/2) di tengah optimisme bahwa USA dan China akan mencapai kesepakatan dalam konflik dagang.

Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) melemah 0,2 persen.

"Pelemahan tajam Indeks Caixin PMI dari 49,7 pada Desember menjadi 48,3 di bulan Januari memperlihatkan betapa pentingnya bagi China dan USA mengamankan kesepakatan (konflik) dagang. Jika tidak ada yang lain, kesepakatan akan mencegah penerapan kenaikan tarif impor yang lebih tinggi dalam jangka pendek," kata Robert Carnell, Analis pada lembaga ING.

Di bursa saham China, Indeks Shanghai melaju signifikan. Indeks Shenzhen Component naik 2,738 persen. 

The Shenzhen Composite menguat 2,765 persen. Sebuah survei private terhadap sektor manufaktur China memperlihatkan aktivitas manufaktur di bulan Januari melemah.

The Caixin/Markit Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) ke level 48,3 pada periode Januari dibandingkan periode Desember di posisi 49,7 poin. Sedangkan konsensus memperkirakan ke level 49,5.
Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong melemah ke zona merah. Pasar saham Korsel bergerak melemah setelah menguat di sesi pagi. Indeks Kospi berakhir pada posisi 2.203,46.

Bursa saham Jepang variatif. Indeks Nikkei 225 menguat dan Indeks Topix melemah 0,18 persen.

Pasar saham Australia melandai di akhir trading ke posisi 5.862. Sektor material menguat 0,34 persen menyusul kenaikan harga saham tambang. Saham Rio Tinto menguat 0,6 persen. Fortescue Metal Group naik 3,36 persen. BHP Billiton naik 0,49 persen.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 95,591 atau menguat dibanding posisi kemarin di level 95,1. Nilai tukar yen di posisi 108,93 terhadap dolar AS atau melemah dibanding posisi kemarin di level 108,5. Sedangkan dolar Australia di level $0,7242 melemah dibanding sesi sebelumnya pada posisi $0,7278.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,07% ke 20.788.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,04% ke 27.930.

Indeks Shanghai (China) +1,30% ke 2.618.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,05% ke 3.188.


Bursa Eropa

Pasar saham Eropa bergerak di zona hijau pada menit-menit awal perdagangan hari Jumat (1/2) pagi waktu setempat. Laju positif bursa Eropa terjadi di tengah aktivitas para pemodal yang memantau kinerja emiten serta rilis data indikator penting perekonomian.

Indeks DAX (Jerman) -0,09% pada level 11.168.

Indeks FTSE (Inggris) +0,25% ke posisi 6986

Indeks CAC (Perancis) +0,32% di level 5.008.


Komoditas Minyak

Harga minyak beranjak naik pada perdagangan sesi sore, hari Jumat (1/2) di pasar komoditas Asia. Laju harga ini terjadi di tengah harapan USA dan China segera mengakhiri konflik dagang.

Minyak WTI naik 7 sen ke harga USD53,86 per barel. Sedangkan minyak Brent melaju 22 sen ke harga USD61,06 per barel. (pukul 07:55 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author