Bursa Sore: Transaksi Marak, IHSG Semakin Melaju

Bursa Sore: Transaksi Marak, IHSG Semakin Melaju

Posted by Written on 31 January 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melesat positif pada perdagangan hari Kamis (31/1). IHSG melaju +1,06 persen (+68 poin) ke level 6.532.

Indeks LQ45 +1,51% ke level 1.038. Indeks IDX30 +1,46% ke level 570. Indeks JII +1,15% ke posisi 725. Indeks Kompas100 +1,25% ke 1.345. Indeks Sri Kehati +1,61 persen ke 403 dan Indeks SMInfra18 +1,53 persen ke level 335.

Saham top gainer: PTPPWSKTITMGAKRAWIKAINCO dan LPPF

Saham-saham top loser: KLBFUNTRSSMSWSBPMEDCINDY dan INKP

Saham Teraktif: BBRIPGASBMRIWSKTNUSA-W, CPIN dan GIAA

Nilai transaksi mencapai Rp28,04 triliun. Volume trading sebanyak 235,52 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp11,54 triliun.

Nilai tukar rupiah melaju +0,48% ke posisi Rp13.973 terhadap dolar AS. (04:00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat ke posisi terkuat dalam 4 bulan pada perdagangan sesi pagi, Kamis (31/1). Laju pasar Asia terjadi setelah the Fed berjanji untuk bersabar dalam melanjutkan Kenaikkan suku bunga acuan. Hal ini dinilai sebagai sinyal akhir dari siklus moneter ketat di tengah sinyal perlambatan ekonomi global.

Nilai tukar dolar AS mengarah ke pelemahan terburuk dalam 3 pekan terakhir. Yield obligasi negara USA turun signifikan karena investor bereaksi terhadap perubahan nada kebijakan the Fed.

Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) menguat 0,9 persen. Posisi Indeks MSCI tersebut tertinggi sejak 4 Oktober tahun lalu.

Sementara prospek Amerika Serikat punya banyak risiko, ada sedikit anjuran bahwa prospek telah diubah oleh pernyataan the Fed, kata Michael Gapen, Analis pada Barclays.

Di bursa saham China, Indeks Shanghai melaju positif. Indeks Shenzhen Component naik 0,117 persen. Data resmi yang dirilis pemerintah China memperlihatkan Indeks manufaktur China periode Januari berada di level 49,5 atau naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya di posisi 49,4.

Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong berakhir naik cukup signifikan. Pasar saham Korsel berubah arah melemah setelah sempat hijau di sesi pagi. Indeks Kospi berakhir ke level 2.204 seiring pelemahan saham unggulan, Samsung Electronics sebesar -0,54 persen.

Pergerakan positif juga terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 menguat signifikan dan Indeks Topix melaju 1,08 persen.

Pasar saham Australia bergerak di zona negatif. Indeks ASX 200 drop 0,37 persen. Sektor energi menguat 1,7 persen menyusul kenaikan harga minyak. Emiten terkait minyak seperti Santos menguat 2,69 persen. Woodsite Petroleum naik 0,82 persen. Beach Energy naik 5,13 persen.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 95,272 setelah menguat di posisi 95,379 di sesi sebelumnya. Nilai tukar yen di posisi 108,79 terhadap dolar AS setelah melemah di posisi 109,6 di saat trading kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,06% ke 20.773.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,08% ke 27.942.

Indeks Shanghai (China) +0,35% ke 2.584.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,50% ke 3.190.


Bursa Eropa

Market saham Eropa di zona hijau pada menit-menit awal perdagangan hari Kamis (31/1) pagi waktu setempat. Laju pasar Eropa ditopang oleh hasil meeting terkini the Fed. Bank sentral USA tersebut berjanji akan bersabar dalam menentukan kenaikan suku bunga.

Indeks DAX (Jerman) +0,71 11.260.

Indeks FTSE (Inggris) +0,64 6.986.

Indeks CAC (Perancis) +0,43 4.996.


Komoditas Minyak

Harga minyak menguat pada perdagangan sore, Kamis (31/1) di pasar komoditas Asia. Laju harga didorong oleh sinyal penurunan impor ke USA sebagai bagian dari upaya OPEC mengetatkan market.

Minyak WTI naik 24 sen ke harga USD54,47 per barel (hingga pukul 07:58 GMT). Sedangkan minyak Brent melaju 36 sen ke harga USD62,01 per barel.


(cnbc/idx/reuters/awj)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author