Walau Suku Bunga Naik 150bps, BI Klaim Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

Walau Suku Bunga Naik 150bps, BI Klaim Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

Posted by Written on 30 January 2019


Ipotnews - Meski dalam beberapa waktu lalu Bank Indonesia telah menaikkan tingkat suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate hingga 150 basis poin (Bps), namun BI mengklaim tetap berkomitmen untuk menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan-kebijakan makro dan moneternya.

"Bank Indonesia tetap mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia meski mengambil kebijakan menaikkan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas makro ekonomi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Mandiri Investment Forum di Jakarta, Rabu (30/1).

Perry mengatakan, bank sentral tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dari kebijakan makro moneter, makroprudential, sistem pembayaran dan pendalaman pasar keuangan.

"Kalau BI jaga stabilitas, tidak berarti BI anti pertumbuhan ekonomi. Tahun lalu kebijakan moneter kami ahead of the curve dan sekarang kita harus menjaga suku bunga kita tetap rendah, tetapi memastikan pasar keuangan, aset finansial tetap menarik untuk memastikan penurunan defisit transaksi berjalan," tuturnya.

Perry mengungkapkan, dalam membuat kebijakan, BI telah mempertimbangkan bukan hanya biaya dari inflasi dan defisit transaksi berjalan (CAD), namun juga biaya dari kenaikan Fed Fund Rate (FFR).

"Jadi kalau ketika ada kenaikan bunga acuan pada November 2018, kami pertimbangkan Desember akan ada kenaikan bunga. Itulah sebabnya saya bilang saat ini policy rate kita hampir di puncak karena kita sudah pertimbangkan ada kenaikan bunga FFR," pungkasnya.


(Sigit)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author