Bursa Siang: Gerak IHSG Menguat, Market Regional Tunggu the Fed

Bursa Siang: Gerak IHSG Menguat, Market Regional Tunggu the Fed

Posted by Written on 30 January 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) rebound dari zona merah pada perdagangan sesi 1 hari Rabu (30/1). IHSG melaju +0,33 persen (+21 poin) ke level 6.458.

Indeks LQ45 rebound 0,55% ke 1021. Indeks JII +0,13% ke 717,013. Indeks Kompas100 naik 0,29% ke 1.325. Indeks Sri Kehati naik 0,47 persen ke 395 dan Indeks SMInfra 18 drop 0,23 persen ke leevl 328,657.

Saham top gainer: MEDCINCOPGASUNVRBJBRANTM dan BRPT

Saham-saham top loser: ITMGJSMRKLBFBBCAAKRABBNI dan INKP

Saham Teraktif: CPINBBCABBRITLKMBMRI dan ASII

Nilai transaksi mencapai Rp18,34 triliun. Volume trading sebanyak 92,83 miliar saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp14,32 triliun.


Bursa Asia

Sebagian besar market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan sesi pagi, Rabu (30/1). Hal ini terjadi seiring sikap investor yang menunggu kebijakan the Fed yang sesuai terget serta hasil negosiasi konflik dagang USA-China.

Di bursa saham China, Indeks Shanghai melemah. Indeks Shenzhen Component naik 0,231 persen. Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong melaju positif

Tim Analis Rakutan Securities menilai hari ini jadi hal penting bagi ASX dan selanjutnya FOMC menyampaikan pengumuman resmi dan juga AS0 segera dibuka kembali.

Sementara itu koreksi terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 drop 0,28 persen dan Indeks Topix tertekan 0,17 persen. Pasar saham Korsel bergerak melemah. Indeks Kospi naik 0,7 persen.

Pasar saham Australia melandai. Sektor energi paling menekan laju Indeks ASX200. Sektor material naik 1,7 persen. Harga saham Rio Tino naik 3,8 persen. Fortescue Metals Group nai, 7,16 persen. BHP Billiton naik 1,96 persen.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS ke level 95, 788 atau melemah banding level pada kemarin di posisi 95,6. Nilai tukar yen di posisi 109,36 terhadap dolar AS setelah melemah di posisi 109,44 saat sesi sebelumnya.


Komoditas Minyak

Harga minyak menguat pada perdagangan sesi pagi, Rabu (30/1) di pasar komoditas Asia. Kebangkitan harga minyak ini seiring ketakutan terhadap pengurangan pasokan pasca sanksi USA terhadap industri minyak Venezuela sangat berlebihan menjadi tertekan yang bersumber dari prospek ekonomi global yang kelabu.

Minyak WTI naik 23 sen ke harga USD 53,54 per barel (hingga pukul 04:55 GMT). Sedangkan minyak Brent naik 37 sen ke harga USD61,69 per barel.


(cnbc/idx)

Sumber : admin


comments

  • hendryjullius Avatar

    Here mentioned the JCI movement and strengthens the regional market. I go through this site. But I didn’t get any information. In best internet provider the next updating please share some more details regarding this topic. We are eagerly waiting for the information.

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author