Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, IHSG Berupaya Kembali ke Zona Hijau

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, IHSG Berupaya Kembali ke Zona Hijau

Posted by Written on 24 January 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (24/1) dibuka cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham Wall Street yang terangkat oleh rilis kinerja keuangan emiten.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka dengan menguat 0,18% merespon rilis data ketenagakerjaan Desember yang bertambah 21.600 pekerjaan, jauh lebih baik dari ekspektasi sebesar 16.500. Harga saham sektor energi melonjak 1,5%. Indeks berlanjut naik 0,34% (19,60 poin) menjadi 5.863,30 pada pukul 8:30 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat tipis 0,01% (1,57 poin) di posisi 20.595,29, setelah dibuka turun 0,17%. Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka melonjak 0,45% - diwarnai lompatan harga saham SK Hynix 2,8% - dan berlanjut melaju 0,52% ke level 2.138,86.

Melanjutkan tren kenaikan indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,25% (67,17 poin) menjadi 27.075,37 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,14% di posisi 2.584,65.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan ada tren pergerakan indeks di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah gagal keluar dari tekanan jual pada sesei perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,27% menjadi 6.451. Sejumlah analis memperkirakan tekana jual masih akan membayangi pergerakan IHSG hari ini, yang masih berpotensi untuk melanjutkan tren kenaikan berupaya membentuk level resisten yang baru. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks menunjukkan adanya potensi koreksi lanjutan, tertahan di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street yang didorong oleh positifnya laporan kinerja kuartal ke empat dari IBM, United Technologies dan Procter & Gamble diprediksi akan menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan. Selain itu berlanjutnya penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan naiknya harga minyak mentah, nikel, CPO, serta timah akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks harga saham gabungan.IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.420 dan resistance di 6.485.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : BSDE (Buy, Support: Rp1.400, Resist: Rp1.485), BKSL (Buy, Support: Rp119, Resist: Rp123), 

    WIKA (Buy, Support: Rp1.840, Rp, Resist: Rp1.900), TINS (Buy, Support :Rp900, Resist :Rp965)

  • ETF: R-LQ45X (Buy on Weakness, Support: Rp1.059, Resist: Rp1.079), XPLQ (Buy on Weakness, Support: Rp550, Resist: Rp558), XPES (Buy on Weakness, Support: Rp472, Resist: Rp478).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, terangkat oleh laporan kinerja keuangan sejumlah emiten. Ketiga indeks saham Wall Street sempat meluncur ke zona merah pada pertengahan sesi, tertekan kekhawatiran terhadap kelanjutan perundingan dagang AS-China dan government shutdown. Data FactSet menunjukkan 14% emiten S&P 500 telah merilis laporn keuangan kuartal IV, 72,9% membukukan pendatan melebihi perkiraan, 58,7% melebihi perkiraan penjualan. Secara keseluruhan keuntungan tumbuh 13,2%, sedikit melebihi ekspektasi.

Saham Procter & Gamble melonjak 4,9% setelah menaikkan proyeksi penjualan, menyusul laporan keuangan yang lebih baik dari perkiraan. IBM melambung 8,5% dengan kinerja yang melampaui ekspektasi. United Technologies melesat 5,4%. Comcast melejit 5,5% persen karena setelah melaporkan kenaikan pendapatan kuartalan dan penambahan pelanggan. Kimberly-Clark merosot 2,7% setelah melaporkan penurunan laba kuartal keempat, karena biaya komoditas yang lebih tinggi.

  • Dow Jones Industrial Average melaju 0,66% (160,63 poin) ke level 24.575,62.

  • S&P 500 bertambah 0,22% (5,80 poin) menjadi 2.638,70.

  • Nasdaq Composite menguat 0,08% (5,41 poin) di posisi 7.025,77.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,13% menjadi USD26,92.

Bursa saham utama Eropatadi malam ditutup berbalik melemah menjelang akhir sesi, investor agak berhati-hati di tengah ketidakpastian perundingan perdagangan AS-China. Indeks STOXX 600 ditutup turun 0,06% menjadi 354,89, dipimpin kenaikan sektor ritel yang melonjak lebih dari 1,5% . Carrefour Prancis melesat hampir 7% ditopang laporan pendapatan yang optimistis. Ahold Delhaize naik lebih dari 3% karena melaporkan penjualan kuartal keempat sesuai ekspektasi.

Di ujung lain, Metro Bank, Inggris longsor hampir 39% setelah menyatakan pertumbuhannya melambat. Kejatuhan Bank Metro menambah tekanan pada FTSE 100. Namun Deutsche Bank memangkas kerugian meski dikabarkan sedang menghadapi penyelidikan Federal Reserve tentang perannya dalam skema pencucian uang Danske Bank. Menteri Perdagangan Inggris Liam Fox mengatakan ada "peluang bagus" Inggris akan mendapatkan kesepakatan keluar dengan Uni Eropa

  • FTSE 100 Inggris anjlok 0,85% (-58,51 poin) ke level 6.842,88.

  • CAC 40 Prancis melemah 0,15% (-7,15 poin) ke posisi 4.840,38.

  • DAX 30 Jerman berkurang 0,17% (-18,57 poin) menjadi 11.071,54.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah terbebani ketidakpastian perdagangan dan perkiraan ekonomi global, serta government shutdown yang memasuki hari ke-33. Pemimpin Mayoritas Senat Partai Republik, Mitch McConnell, berencana menggelar pemungutan suara terhadap proposal Demokrat yang akan mendanai pemerintah selama tiga pekan, Kamis ini. Analis memperkirakan, rapat Bank Sentral Eropa (ECB), Kamis, akan mengakui meningkatnya ancaman terhadap perekonomian zona euro.

Dolar AS menguat terhadap yen setelah Bank of Japan, mempertahankan program stimulusnya dan memangkas proyeksi inflasi. Poundsterling melambung ke level tertinggi sepuluh pekan setelah Partai Buruh mengatakan akan mendukung upaya anggota parlemen untuk mencegah Brexit yang bermasalah. Indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,19% menjadi 96,123.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13860.0005+0.04%7:00 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30830.0014+0.11%7:00 PM
Yen (USD-JPY)109.49-0.11-0.10%7:00 PM
Yuan (USD-CNY)6.792-0.016-0.24%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,187.50-32.50-0.23%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 23/1/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun karena perlambatan ekonomi yang meluas, menurunkan permintaan bahan bakar, sehingga menekan harga energi. Sejumlah data ekonomi yang buruk di seluruh dunia melemahkan pasar Asia, meski harga minyak sempat naik terdorong ekspektasi bahwa Jepang dan China akan mengambil langkah-langkah stimulus fiskal guna membendung perlambatan ekonominya.

Laporan persediaan minyak mingguan AS, diperkirakan akan menunjukkan penarikan mingguan ketiga dalam stok minyak mentah, tetapi persediaan bensin diprediksi meningkat untuk pekan kedelapan berturut-turut. AS mengancam akan menjatuhkan sanksi baru pada sektor perminyakan Venezuela secepatnya pekan ini jika situasi politik di sana berlanjut memburuk.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 36 sen (-0,6%) menjadi USD61,14 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, turun 39 sen (-0,75%) menjadi USD52,62 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup sedikit menguat, setelah bergerak berfluktuasi sepanjang sesi, mengikuti pergerakan harga saham yang dibayangi kekhawatiran ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Negosiasi perdagangan AS-Cina terancam oleh pernyataan Beijing untuk merespons keputusan Washington untuk secara formal melanjutkan ekstradisi Meng Wanzhou, Chief Financial Officer Huawei, yang saat ini ditahan di Kanada. Menambah daya tarik emas adalah pelemahan indeks dolar, yang menyentuh level terendah lima hari di awal sesi.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,12% menjadi USD1,283,11 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 60 sen menjadi USD1.284 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author