Bursa Sore: IHSG Menyerah, Ikuti Jeda Pasar Saham Regional

Bursa Sore: IHSG Menyerah, Ikuti Jeda Pasar Saham Regional

Posted by Written on 23 January 2019


Ipotnews - Setelah fluktuatif di sepanjang sesi, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) akhir berakhir negatif pada perdagangan hari Rabu (23/1). IHSG tergelincir -0,27 persen (-18 poin) ke level 6.451.

Indeks LQ45 -0,83% ke level 1.022 poin. IDX30 -0.88% ke level 562 poin. Indeks JII -0,48% ke level 721. Indeks Kompas100 -0,51% ke level 1.325. Indeks Sri Kehati -0,95% ke posisi 397. Indeks Sinfra18 -0,32% ke level 334.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: HOMEISATERAABMRIBNLIADRO dan DOID

Saham-saham top gainer LQ45: LPKRINKPANTMMNCNBSDEBKSL dan ELSA

Saham-saham top loser LQ45: UNVRASIIPGASSSMSINTPWSKT dan HMSP

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp10,27 triliun dengan volume trading sebanyak 133,90 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai - Rp142,36 miliar.

Sektor keuangan dan agri menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -1,09 persen dan -0,45 persen.

Nilai tukar rupiah menguat +0,25 persen ke level Rp14.180 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Pasar saham utama Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Rabu (23/1) di tengah kekhawatiran atas prospek negosiasi perang dagang antara USA dan China setelah munculnya pemberitaan bahwa USA menunda rencana pertemuan dengan China di pekan ini.

Indeks MSCI Asia Pacific (tolok ukur pasar saham Asia dan Pasifik) melemah 0,15 persen.

Bursa global tertahan pasca Koran Financial Times menurunkan berita USA telah menunda negosiasi dagang dengan China. Penasehat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow membantah berita tersebut. "Tidak pernah ada rencana meeting selain kunjungan Wakil PM China Liu He pada pekan depan," kata Kudlow kepada CNBC.

Di Bursa Jepang, Indeks Topix bergerak dalam tekanan, turun 0,60 persen. Sementara Indeks Nikkei 225 juga melemah. Bank of Japan (Bank Sentral Jepang) dijadwalkan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah.
Di bursa Korsel, Indeks Kospi bergerak menguat 0,47 persen.

Indeks ASX 200 di pasar saham Australia melorot 0,26 persen. Giliran sektor energi yang jadi penekan utama bursa saham Australia. Sektor tersebut turun 1,53 persen seiring tekanan yang terjadi pada harga minyak. 

Saham Santos (sektor energi) drop 1,49 persen. Oil Search drop 1,06 persen. Woodside Petroleum turun 1,34 persen.

Sementara indeks saham China berubah arah menguat setelah sempat dalam tekanan di sesi pagi. Indeks Shenzhen Composite melaju 0,129 persen. Sedangkan di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak ke zona negatif.

Indeks dolar AS ke level 96,298 setelah pada di sesi sebelumnya menguat ke level 96,344 poin. Dolar Australia di level $0,7135 setelah di sesi sebelumnya melorot ke posisi $0,7114. Nilai tukar yen pada posisi 109,62 terhadap dolar AS usai sempat menguat di level 109,31 di sesi sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,14% ke level 20.593.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,01% ke posisi 27.008.

Indeks Shanghai (China) +0,05% ke posisi 2.581.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,68% ke level 3.171.


Bursa Eropa

Pasar saham Eropa melemah di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (23/11) pagi waktu setempat. Tekanan pada market saham Eropa seiring ketidakpastian negosiasi konflik dagang USA dan China yang menjadi sentimen dominan.

Indeks DAX (Jerman) -0,61% ke level 11.022.

Indeks FTSE (Inggris) -0,62% pada posisi 6.858.

Indeks CAC (Perancis) -0,44% di level 4.826.


Oil

Posisi harga minyak beringsut naik pada perdagangan hari Rabu (23/1) sore di bursa komoditas Asia di tengah harapan kenaikan anggaran belanja pemerintah China akan membendung perlambatan ekonomi yang menunjukkan sinyal meluas dan menjadi beban bagi pasar finansial.

Minyak Brent naik 35 sen ke harga USD61,85 per barel (sampai pukul 06:24 GMT). Sedangkan harga minyak WTI melaju 25 sen ke harga USD53,26 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author