Bursa Siang: IHSG Abaikan Isu Pembatalan Negosiasi Dagang USA-China

Bursa Siang: IHSG Abaikan Isu Pembatalan Negosiasi Dagang USA-China

Posted by Written on 23 January 2019


Ipotnews - Sempat melemah di awal sesi, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ke zona positif pada akhir sesi pagi perdagangan hari Rabu (23/1). IHSG menguat +0,13 persen (+8 poin) ke level 6.476.

Indeks LQ45 -0,20% ke level 1.029 poin. IDX30 -0.26% ke level 565 poin. Indeks JII +0,05% ke level 725. Indeks Kompas100 +0,07% ke level 1.333. Indeks Sri Kehati -0,48% ke posisi 399. Indeks Sinfra18 -0,03% ke level 335.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: ERAABBRIINKPPWONFILMTOWR dan BEST

Saham-saham top gainer LQ45: ANTMINKPBSDELPKRBKSLBRPT dan MNCN

Saham-saham top loser LQ45: SCMAITMGKLBFADROBBTNSMGR dan BBNI

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp5,03 triliun dengan volume trading sebanyak 75,23 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp26,63 miliar.

Sektor properti dan aneka industri menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +1,17 persen dan +0,56 persen.

Nilai tukar rupiah menguat +0,32 persen ke level Rp14.170 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Para pelaku pasar di bursa Asia bertindak hati-hati. Market saham Asia jeda sejenak pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (23/1). Hal ini terjadi di tengah kecemasan terhadap proses negosiasi konflik dagang USA dan China. Berkembang kabar USA menunda rencana negosiasi dengan China pada pekan.
Indeks MSCI Asia Pacific (tolok ukur pasar saham Asia dan Pasifik) stagnan.

Bursa global tertahan pasca Koran Financial Times menurunkan berita USA telah menunda negosiasi dagang dengan China. Penasehat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow membantah berita tersebut. "Tidak pernah ada rencana meeting selain kunjungan Wakil PM China Liu He pada pekan depan," kata Kudlow kepada CNBC.

Sesi awal perdagangan di Bursa Jepang, Indeks Topix bergerak dalam tekanan, melemah tipis 0,24 persen. 

Sementara Indeks Nikkei 225 menguat tipis. Bank of Japan (Bank Sentral Jepang) dijadwalkan merilis kebijakan moneter pada sore hari ini. Diperkirakan BoJ tidak akan mengubah suku bunga acuan.

Di bursa Korsel, Indeks Kospi bergerak menguat 0,42 persen.

Indeks ASX 200 di pasar saham Australia bergerak flat seiring seluruh sektor berada di zona hijau. Giliran sektor energi yang jadi penekan utama bursa saham Australia. Sektor tersebut turun 2 persen seiring tekanan yang terjadi pada harga minyak. Saham Santos (sektor energi) drop 1,82 persen. Oil Search drop 1,32 persen. Woodside Petroleum turun 0,89 persen.

Sementara indeks saham China juga dalam tekanan. Indeks Shenzhen component turun 0,3 persen dan Indeks Shenzhen Composite melemah 0,36 persen. Sedangkan di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak ke zona negatif.

Indeks dolar AS ke level 96,316 setelah pada di sesi awal menguat ke level 96,344 poin. Dolar Australia di level $0,7133 setelah di sesi sebelumnya melorot dari posisi $0,7114. Nilai tukar yen pada posisi 109,66 terhadap dolar AS usai sempat menguat di level 109,31 di sesi sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,05% ke level 20.632 (11:39 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,06% ke posisi 27.021.

Indeks Shanghai (China) +0,07% ke posisi 2.581.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,20% ke level 3.186. (12:00 pm).


Oil

Posisi harga minyak bergerak stagnan pada perdagangan hari Rabu (23/1) pagi di bursa komoditas Asia di tengah harapan kenaikan anggaran belanja pemerintah China akan membendung perlambatan ekonomi yang menunjukkan sinyal meluas dan menjadi beban bagi pasar finansial.

Minyak Brent stagnan ke harga USD61,49 per barel (sampai pukul 03:14 GMT). Sedangkan harga minyak WTI melemah 3 sen ke harga USD52,98 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author