Bursa Siang: Regional Didukung Spekulasi Stimulus Ekonomi, IHSG Perkasa

Bursa Siang: Regional Didukung Spekulasi Stimulus Ekonomi, IHSG Perkasa

Posted by Written on 21 January 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mendaki zona hijau pada akhir sesi pagi perdagangan hari Senin (21/1). IHSG melaju +0,28 persen (+18 poin) ke level 6.466.

Indeks LQ45 +0,09% ke level 1.031 poin. IDX30 +0.10% ke level 567 poin. Indeks JII +0,20% ke level 727. Indeks Kompas100 +0,26% ke level 1.331. Indeks Sri Kehati +0,07% ke posisi 401. Indeks Sinfra18 +0,45% ke level 337.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: HOMEPNLFASIIERAACENTENRG dan PGAS

Saham-saham top gainer LQ45: LPPFINTPBJBRSMGRPGASITMG dan MEDC

Saham-saham top loser LQ45: BBRIASIIKLBFBRPTEXCLWSBP dan MNCN

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,02 triliun dengan volume trading sebanyak 66,10 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp136,51 miliar.

Sektor agri dan pertambangan menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +3,4 persen dan +0,92 persen.

Nilai tukar rupiah melemah -0,35 persen ke level Rp14.225 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Laju market saham Asia menguat pada sesi pagi perdagangan hari Senin (21/1). Para pemodal mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi China yang tumbuh 6,6 persen di periode tahun 2018. Angka ini adalah terlambat sejak 1990.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 persen. Pertumbuhan ekonomi China tersebut sesuai dengan ekspektasi namun lebih rendah dari data serupa di tahun 2017 yang tumbuh sebesar 6,8 persen. Pada triwulan IV, ekonomi China tumbuh 6,4 persen sesuai dengan perkiraan paa analis.

Analis pada ANZ Banking Group, Raymond Yeung mengulas angka GDP China bukan ukuran yang akurat dari pertumbuhan ekonominya. Menurutnya gap antara angka aktual dan target resminya biasanya membentuk kebijakan pemerintah.

"Penurunan harga produsen dan order ekspor baru menunjukkan perlambatan momentum pertumbuhan China," kata Yeung. Menurutnya Presiden Xi Jinping kemungkinan akan merilis kebijakan untuk mendukung pertumbuhan.

Bursa Jepang menguat ke zona hijau. Indeks Topix menguat 0,91 persen. Saham Nissan naik 0,3 persen.
Di bursa Korsel, Indeks Kospi bergerak melandai setelah di sesi awal melemah. Indeks ASX 200 bergerak naik 0,3 persen seiring dukungan hampir seluruh sektor yang menguat.

Sementara indeks market saham China bangkit. Indeks Shenzhen composite dan Indeks Shenzhen Component naik masing-masing 0,8 persen.

Indeks dolar AS ke level 96,274 setelah pada pekan lalu sempat ke level di bawah 95,5 poin. Dolar Australia di level $0,7167 setelah di sesi pekan lalu ke posisi $0,72. Nilai tukar yen pada posisi 109,61 terhadap dolar AS dibanding pada posisi 108 pekan lalu.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,29% ke level 20.726 (11:39 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,34% ke posisi 27.181.

Indeks Shanghai (China) +0,68% ke posisi 2.613.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,48% ke level 3.239. (12:00 pm).


Oil

Harga minyak melaju positif di pasar komoditas Asia pagi ini, Senin (21/1). Data menunjukkan proses penyulingan di China naik mencapai level terkuat sejak 2018 walaupun terdapat perlambatan ekonomi tahun lalu.

Minyak Brent naik 24 sen ke harga USD62,94 per barel (sampai pukul 04:04 GMT). Sedangkan harga minyak WTI melaju 25 sen ke harga USD54,05 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author