Bursa Sore: IHSG Kembali Diselamatkan Aksi Beli Asing

Bursa Sore: IHSG Kembali Diselamatkan Aksi Beli Asing

Posted by Written on 18 January 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit pada menit-menit akhir perdagangan hari Jumat (18/1). IHSG melompat +0,38 persen (+24 poin) ke level 6.448. Sempat ke zona merah di sesi pagi akibat profit taking, closing IHSG diselamatkan aksi beli pemodal asing.

Indeks LQ45 +0,56% ke level 1.030 poin. IDX30 +0.59% ke level 567 poin. Indeks JII +0,65% ke level 726. Indeks Kompas100 +0,44% ke level 1.327. Indeks Sri Kehati +0,81% ke posisi 401. Indeks Sinfra18 +0,79% ke level 336.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: INPCUNTRINDYTLKMBUMIBBRI dan KPAS

Saham-saham top gainer LQ45: AKRAINDYBRPT, ITMGASIISMGR dan PTPP

Saham-saham top loser LQ45: ADHIGGRMSSMSEXCLMNCNBKSL dan ELSA

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp8,97 triliun dengan volume trading sebanyak 114,35 juta lot saham. Pemodal asing aksi bell bersih (net buy) senilai Rp928,25 miliar.

Sektor aneka industri dan keuangan menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju naik masing-masing +1,92 persen dan +0,82 persen.

Nilai tukar rupiah melemah -0,06 persen ke level Rp14.189 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Laju market saham Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (18/1). Laporan media yang berkembang mengabarkan bahwa para pejabat USA mungkin mempertimbangkan kemungkinan pelonggaran tarif impor bagi China. Hal ini sebagai upaya mendorong kemajuan dalam negosiasi konflik dagang kedua negara.

Wall Street Journal memberitakan bahwa Menteri Keuangan USA Steven Mnuchin mendiskusikan penarikan beberapa atau semua tarif impor yang dikenakan terhadap barang impor dari China dan memberikan tawaran pembicaraan tarif di sepanjang negosiasi konflik dagang kedua negara. Dijadwalkan kedua negara akan kembali ke meja perundingan pada 30 Januari mendatang.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,55 persen.

"Seperti halnya pada 2018, konflik dagang USA dan China tetap jadi tema utama market di tahun 2019. 

Perbedaannya adalah terdapat beberapa sinyal bahwa kedua pihak mencari solusi," ujar Soichiro Monji, Analis pada Daiwa SB Investment yang berbasis di Tokyo.

Menurut Monji, China tampaknya kehabisan opsi. Sementara USA juga ingin menghindari konflik yang berkepanjangan mengingat dampak negatif terhadap pasar dan perekonomiannya.

Bursa Jepang menguat ke zona hijau. Indeks Topix menguat 0,93 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi melaju 0,82 persen dan Indeks ASX 200 bergerak naik 0,5 persen didorong penguatan seluruh sektor saham.

Sementara indeks market saham China juga bangkit. Indeks Shenzhen composite dan Indeks Shenzhen Component juga ke zona hijau. Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong mengekor penguatan sebagian besar pasar saham Asia.

Indeks dolar AS ke level 96,050 (03:14 pm). Dolar Australia di level $0,7193 atau melemah dibanding sesi sebelumnya pada level $0,7205. Nilai tukar yen pada posisi 109,44 terhadap dolar AS atau melemah dibandingkan sesi sebelumnya yang sempat kokoh di level 108.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,29% ke level 20.666.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,25% ke posisi 27.090.

Indeks Shanghai (China) +1,42% ke posisi 2.596.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,31% ke level 3.224.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Jumat (18/1) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi setelah berkembang pemberitaan

Indeks DAX (Jerman) +0,78% ke posisi 11.003.

Indeks FTSE (Inggris) +0,68% pada level 6.881.

Indeks CAC (Perancis) +0,80% di posisi 4.832.


Oil

Harga minyak melaju positif di pasar komoditas Asia sore ini, Jumat (18/1). Laporan OPEC menunjukkan produksi turun tajam di periode bulan Januari, mengendurkan kekhawatiran atas over supplay berkepanjangan.

Minyak Brent naik 62 sen ke harga USD61,80 per barel (pukul 07:53 GMT). Sedangkan harga minyak WTI melaju 58 sen ke harga USD52,65 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author