Bursa Siang: IHSG Teruskan Penguatan, Lepas Dari Sentimen Perlambatan Global

Bursa Siang: IHSG Teruskan Penguatan, Lepas Dari Sentimen Perlambatan Global

Posted by Written on 17 January 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) meneruskan keperkasaan pada akhir sesi pagi perdagangan hari Kamis (17/1). IHSG bertambah +0,49 persen (+31 poin) ke level 6.444.

Indeks LQ45 +0,54% ke level 1.027 poin. IDX30 +053% ke level 564 poin. Indeks JII +0,77% ke level 723. Indeks Kompas100 +0,56% ke level 1.326. Indeks Sri Kehati +0,74% ke posisi 473. Indeks Sinfra18 +0,64% ke level 397.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: INDYKPASUNTRSMGRPGASSCMA dan DOID

Saham-saham top gainer LQ45: INDYSMGRINTPITMGUNTRMEDC dan UNVR

Saham-saham top loser LQ45: PTPPBRPTWSKTWSBPICBPTLKM dan HMSP

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,83 triliun dengan volume trading sebanyak 102,24 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp567,24 miliar.

Sektor industri dasar dan tambang menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,59 persen dan +1,1 persen.

Nilai tukar rupiah melemah -0,23 persen ke level Rp14.182 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Laju market saham Asia tertahan pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (16/1) seiring prospek perekonomian China yang diperkirakan melemah. Indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,1 persen.

Kurs yuan di pasar on shore di posisi 6,7565 terhadap dolar AS. Kurs tetap yuan oleh bank sentral China di posisi 6,7592.

"Pelaku pasar ingin melihat reaksi pemerintah China, pengakuan bahwa terdapat perlambatan ekonomi tidak hanya dari sisi konflik dagang yang sedang dihadapi tetapi juga persoalan deleveraging," kata Daniel Morris, Analis pada BNP Paribas Asset Management.

Morris menunjuk upaya pemerintah China mengurangi utang dalam perekonomian serta skala ukuran sistem perbankan bayangan (shadow banking). Hal ini pasti berdampak negatif pada pertumbuhan dan pemerintah sekarang berusaha mengimbangi masalah tersebut.

Bursa Jepang tergelincir ke zona merah. Namun Indeks Topix menguat 0,22 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi menyerah dan Indeks ASX 200 bergerak landai.

Sementara indeks market saham China dalam tekanan. Indeks Shenzhen composite dan Indeks Shenzhen Component drop masing-masing 0,4 persen. Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong melemah meski bersifat flat.

Indeks dolar AS ke level 96,062. Dolar Australia di level $0,7164.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,11% ke level 20.420 (11:40 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,37% ke posisi 27.000.

Indeks Shanghai (China) +0,46% ke posisi 2.582.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,19% ke level 3.222. (12:00 pm).


Oil

Harga minyak tertekan ke zona merah di pasar komoditas Asia pagi ini, Kamis (17/1) seiring lonjakan produksi minyak USA ke level rekor 12 juta barel per hari sehingga memunculkan kekhawatiran munculnya pelemahan demand.

Minyak Brent drop 34 sen ke harga USD60,98 per barel. Sedangkan harga minyak WTI melorot 31 sen ke harga USD52 per barel (01:40 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author