Indo Premier Rilis Reksa Dana ETF Berbasis IDX High Dividend 20

Indo Premier Rilis Reksa Dana ETF Berbasis IDX High Dividend 20

Posted by Written on 18 December 2018


Ipotnews - PT Indo Premier Investment Management ( IPIM ) meluncurkan reksa dana bursa (ETF) berbasis Indeks IDX High Dividend 20 yang diberi nama Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD).

Menurut Direktur Utama Indo Premier Investment Management, Diah Sofiyanti, setelah sukses meluncurkan sembilan produk reksa dana ETF, Indopremier kembali menunjukkan komitmen sebagai perintis industri ETF dengan meluncurkan reksa dana berbasis Indeks IDX High Dividend 20.

"Sebagai pengelola reksa dana ETF terbesar di Indonesia, kami terus berusaha meluncurkan produk yang bisa memberikan kemudahan bagi investor," kata Sofiyanti di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/12).

Dia mengatakan, XIHD merupakan produk reksa dana ETF pertama yang berbasis Indeks IDX High Dividend 20. Sofiyanti menjelaskan, reksa dana ETF merupakan produk reksa dana yang unit penyertaannya bisa diperdagangkan setiap saat selama jam perdagangan BEI.

"XIHD merupakan ETF ke-10 yang kami luncurkan. Reksa dana ini memiliki unit penyertaan yang menggunakan tema faktor investasi dividen. Jadi, produk ini memiliki komposisi portofolio saham-saham dengan dividend yield yang tinggi, tercermin di Indeks IDX High Dividend 20," paparnya.

Sofiyanti mengungkapkan, saat kondisi pasar yang sedang tidak menentu, ETF bisa dijadikan alternatif instrumen investasi yang mampu meredam fluktuasi pasar. Selain itu, lanjut dia, reksa dana ETF juga memberikan transparansi optimal dari sisi portofolio dan menciptakan keleluasaan bagi investor untuk bertransaksi pada saat perdagangan bursa.

"Hanya dengan satu klik, investor bisa memiliki portofolio 20 saham unggulan yang mampu menghasilkan dividend yield secara konsisten di atas 3 persen. Selain itu, kinerja imbal hasilnya melebihi kinerja Indeks LQ45 dan IHSG sejak tanggal dasar indeks pada 30 Januari 2009," tutur Sofiyanti.

Dengan demikian, jelas dia, para investor bisa meningkatkan atau menurunkan porsi saham bertema faktor investasi dividen ini dengan secara cepat, sehingga investor bisa mengambil keuntungan dan menghindari kerugian.

Pada peluncuran XIHD, Indo Premier Investment Management kembali menggandeng Deutsche Bank AG Cabang Jakarta sebagai bank kustodian. Sementara selaku dealer partisipan adalan PT Indo Premier Sekuritas.

Lebih lanjut Sofiyanti menjelaskan, keunggulan lain dari berinvestasi pada ETF, investor tidak perlu terpaku pada penerbitan Nilai Aktiva Bersih (NAB) di akhir hari, karena perdagangan dapat dilakukan selama jam perdagangan di BEI yang menggunakan indikatif NAB.

Untuk ETF saham, kata Sofiyanti, diversifikasi bisa dilakukan secara seketika, karena ETF tersebut terdiri dari portofolio saham unggulan. "Sehingga, mampu mengurangi volatilitas dan risiko investasi pada satuan saham," ucapnya.


(Budi)

Sumber : admin



comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author