Bursa Sore: Negosiasi Konflik Dagang USA-China Cerah, IHSG Bangkit

Bursa Sore: Negosiasi Konflik Dagang USA-China Cerah, IHSG Bangkit

Posted by Written on 12 December 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit dari zona merah pada akhir perdagangan hari Rabu (12/12). IHSG melaju positif +0,64 persen (+38 poin) ke level 6.115.

Indeks LQ45 +0,61% ke level 975 poin. IDX30 +0,54% ke level 537 poin. Indeks JII +0,94% ke level 672. Indeks Kompas100 +0,75% ke level 1.247. Indeks Sri Kehati +0,50% ke posisi 375. Indeks Sinfra18 +1,22% ke level 314.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: SRILRIMOKPASPTBAKPAS-W, TLKM dan TRAM

Saham-saham top gainer LQ45: PTPPWIKAITMGINKPMEDCADHI dan PGAS

Saham-saham top loser LQ45: GGRMICBPBSDEMNCNBRPTINCO dan KLBF

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp10,22 triliun dengan volume trading sebanyak 138,93 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp849,05 miliar.

Sektor industri dasar dan propeti menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,68 persen dan +1,51 persen.

Nilai tukar rupiah +0,01 persen ke level Rp14.598 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia berakhir menguat pada perdagangan hari Rabu (12/12). Pasar saham regional merespon berbagai pemberitaan yang memaparkan pelonggaran tensi konflik dagang USA dan China.

Berita surat kabar yang muncul tadi malam di USA menginformasikan China memangkas tarif impor otomotif buatan USA dari 40 persen menjadi 15 persen. Kabar ini mendorong penguatan saham-saham otomotif di Asia. 

Pembebasan CFO Huawei Meng Wanzhou dengan jaminan juga menambah sentimen positif.

"Pada 12 Desember terdapat 2 perkembangan positif polemik sengketa dagang. Pertama China menurunkan tarif impor otomotif dan kedua pembebasan dengan jaminan CFO Huawei yang membuat negosiasi konflik dagang yang sedang berlangsung antara China dan USA kurang rumit," kata Iris Pang, Analis pada lembaga ING.

Pasar saham China berakhir di zona positif pada aktivitas trading hari ini. Indeks Shenzhen yang menguat 0,159 persen. Sementara Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga menguat.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat signifikan dan Indeks Topix melaju positif, naik 1,99 persen. Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 1,44 persen.

Laju pasar saham Korsel dan Jepang mendapat dukungan dari saham-saham otomotif. Harga saham Hyundai Motor di bursa Korsel naik 6,28 persen. Kia Motor naik 3,03 persen. Sedangkan saham-saham otomotif Jepang yang melaju seperti Yamaha Motor naik 4,18 persen. Mitsubishi Motor naik 2,90 persen. Toyota naik 2,22 persen. Nissan naik 0,95 persen.

Laju saham otomotif di kedua bursa tersebut seiring kabar bahwa China akan memangkas tarif impor otomotif dari 40 persen menjadi 15 persen.

Indeks ASX 200 (Australia) melaju +1,39 persen.

Indeks dolar AS ke level 97,407 atau menguat dari level 97,219 pada trading kemarin. Kurs yen di level 113,47 terhadap dolar AS atau melemah dibanding sesi kemarin di level 113,37. Dolar Australia menguat di posisi $0,7209 setelah tampak di level $0,7206 pada trading kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +2,15% ke level 21.602.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,61% ke posisi 26.186.

Indeks Shanghai (China) +0,31% ke posisi 2.602.

Indeks Straits Times (Singapura) +1,33% ke level 3.099.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (12/12) pagi waktu setempat. Pelaku pasar merespon positif optimisme Presiden Trump terkait perundingan dagang USA dengan China. Mata uang poundsterling tertekan di tengah pemberitaan PM Threse Maya akan menghadapi voting tidak percaya dari anggota Partainya, Partai Konservatif.

Indeks FTSE (Inggris) +0,37% ke level 6.833.

Indeks DAX (Jerman) +0,36% di posisi 10.825.

Indeks CAC (Perancis) +51% pada level 4.830.


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu (12/12) sore di pasar Asia. Posisi harga terdongkrak oleh ekspektasi pemotongan produksi pada tahun 2019 yang dimotori OPEC akan menstabilkan keseimbangan demand dan supply.

Minyak Brent naik 66 sen ke harga USD60,86 per barel (pukul 12:43 WIB/05:43 GMT)). Harga minyak WTI naik 57 sen ke harga USD52,22 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author