Bursa Sore: Risiko Finansial Global Melonjak, IHSG Tertekan

Bursa Sore: Risiko Finansial Global Melonjak, IHSG Tertekan

Posted by Written on 11 December 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terbenam di zona merah pada akhir perdagangan hari Selasa (11/12). IHSG melemah -0,57 persen (-35 poin) ke level 6.076.

Indeks LQ45 -0,58% ke level 969 poin. IDX30 -0,66% ke level 534 poin. Indeks JII -1,21% ke level 666. Indeks Kompas100 -0,70% ke level 1.237. Indeks Sri Kehati -0,67% ke posisi 373. Indeks Sinfra18 -1,84% ke level 310.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: RIMOSRILKPASNUSAPTBATLKM dan WSKT

Saham-saham top gainer LQ45: AKRAPTBALPPFANTMBRPTSSMS dan ITMG

Saham-saham top loser LQ45: ICBPHMSPBBCAUNVRWIKAINCO dan BKSL

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp8,43 triliun dengan volume trading sebanyak 106,25 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp999,40 miliar.

Sektor industri dasar dan properti menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -2,69 persen dan -1,17 persen.

Nilai tukar rupiah -0,31 persen ke level Rp14.600 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada perdagangan hari Selasa (11/12). Pergerakan pasar saham regional hari ini merespon gejolak yang terjadi pada perdagangan saham di bursa saham Wall Street Amerika Serikat. Indeks Dow Jones di bursa tersebut turun 507 poin.

Pelaku pasar juga merespon perkembangan perang dagang USA dan China. Wakil PM China Liu He menggelar pembicaraan dengan Menkeu USA Steven Mnuchim pada Selasa ini .Pertemuan tersebut digelar guna bertukar pandangan mendorong isu yang akan dinegosiasikan ke depan, demikian menurut pernyataan kementerian perdagangan China.

Para analis menyatakan pasar masih berhati-hati mengingat ketidakpastian daya tahan kesepakatan perang dagang USA dan China.

PM Inggris Theresa May menunda Voting Brexit yang sedianya pada hari Selasa ini oleh parlemen Inggris. Voting ini akan memungkinkan parlemen menolak atau menerima persyaratan Brexit yang sebelumnya telah disepakati UE dan pemerintah Inggris. Akibat keputusan ini mata uang poundsterling turun ke level terendah dalam 21 bulan terakhir ke level $1,266.

"Menengok ke Inggris, pelemahan tidak saja terjadi pada pasar saham tetapi juga pada pasar keuangan," kata Jim Cafferty, Analis pada Nomura Securities.

Tolok ukur pasar saham China kompak bergerak di kisaran area hijau. Indeks Shanghai menghijau dan Indeks Shenzhen naik 0,853 persen. Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak menguat setelah sempat landai di sesi pagi.

Sementara di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah dan Indeks Topix drop 0,91 persen. Emiten konglomerat papan atas di bursa Jepang, Softbank melesat harga sahamnya naik 2,5 persen. Hal ini seiring IPO divisi anak usaha mobile dengan harga 1.500 yen atau USD13,25 per saham. Sofbank memperkirakan akan meraih dana hingga USD23,4 miliar atau 2,65 triliun yen.

Di bursa Korsel, Indeks Kospi menguat flat seperti halnya yang terjadi sejak sesi pagi. Saham unggulan di pasar saham Korsel, LG Electronics naik 2,14 persen.

Indeks ASX 200 (Australia) melaju +0,42 persen dibarengi hampir semua indeks sektoral yang bergerak naik. 

Penguatan Indeks ASX 200 seiring laju positif saham-saham perbankan. Saham Australia and New Zealand Banking Group naik 0,53 persen. Commonwealth Bank of Australia naik 0,23 persen. Westpac naik 0,80 persen dan National Australia Bank naik 0,43 persen.

Indeks dolar AS ke level 97,060 setelah menyentuh penguatan dari level 96,4 pada trading kemarin. Kurs yen di level 113,22 terhadap dolar AS atau melemah dibanding sesi kemarin di level 112,2. Dolar Australia di posisi $0,7205 setelah tampak menguat di sesi awal di level $0,7182.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,34% ke level 21.148. (closing)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,07% ke posisi 25.771. (closing)

Indeks Shanghai (China) +0,37% ke posisi 2.594. (closing)

Indeks Straits Times (Singapura) -0,50% ke level 3.057. (04.14 pm)


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat pada menit-menit awal perdagangan hari Selasa (11/12) pagi waktu setempat. Penguatan terjadi seiring USA dan China bersikap mendorong kemajuan langkah negosiasi perang dagang.

Indeks FTSE (Inggris) +0,50% ke level 6.761

Indeks DAX (Jerman) +1,00% ke posisi 10.728

Indeks CAC (Perancis) +0,88% pada level 4.784.


Oil

Pasar komoditas minyak berubah dalam tekanan setelah sempat menguat di sesi pagi pada trading hari Selasa (11/12) sore di pasar Asia. Tekanan ini seiring ketakutan atas situasi pasar saham global serta keraguan pada rencana pemangkasan produksi yang dimotori oleh OPEC yang diperkirakan tidak cukup mengatasi over supply.

Minyak Brent naik tipis 3 sen ke harga USD60 per barel (pukul 07:46 GMT). Harga minyak WTI drop 2 sen ke harga USD50,98 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author