Bursa Siang: IHSG Tertekan Seiring Sentimen Brexit Dan Perang Dagang

Bursa Siang: IHSG Tertekan Seiring Sentimen Brexit Dan Perang Dagang

Posted by Written on 11 December 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terbenam di zona merah pada akhir sesi pagi perdagangan hari Selasa (11/12). IHSG melemah -0,53 persen (-32 poin) ke level 6.079.

Indeks LQ45 -0,57% ke level 969 poin. IDX30 -0,58% ke level 534 poin. Indeks JII -0,84% ke level 668. Indeks Kompas100 -0,62% ke level 1.238. Indeks Sri Kehati -0,40% ke posisi 374. Indeks Sinfra18 -1,43% ke level 311.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: RIMONUSAKPASBHITWSKTPTBA dan TLKM

Saham-saham top gainer LQ45: AKRABRPTPTBAITMGLPPFTPIA dan MNCN

Saham-saham top loser LQ45: UNVRICBPBBRIBBNIADROINDF dan SCMA

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,65 triliun dengan volume trading sebanyak 54,92 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp246,77 miliar.

Sektor industri dasar dan propeti menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -1,63 persen dan -1,4 persen.

Nilai tukar rupiah -0,58 persen ke level Rp14.639 (pukul 11:49 am)


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (11/12). Pergerakan pasar saham regional hari ini merespon gejolak yang terjadi pada perdagangan saham di bursa saham Wall Street Amerika Serikat. Indeks Dow Jones di bursa tersebut turun 507 poin.

Pelaku pasar juga merespon perkembangan perang dagang USA dan China. Wakil PM China Liu He menggelar pembicaraan dengan Menkeu USA Steven Mnuchim pada Selasa ini .Pertemuan tersebut digelar guna bertukar pandangan mendorong isu yang akan dinegosiasikan ke depan, demikian menurut pernyataan kementerian perdagangan China.

Para analis menyatakan pasar masih berhati-hati mengingat ketidakpastian daya tahan kesepakatan perang dagang USA dan China.

Tolok ukur pasar saham China kompak bergerak di kisaran area hijau. Indeks Shanghai menghijau dan Indeks Shenzhen naik 0,603 persen. Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak flat.

Sementara di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah dan Indeks Topix drop 0,88 persen. Emiten konglomerat papan atas di bursa Jepang, Softbank melesat harga sahamnya naik 2,5 persen. Hal ini seiring IPO divisi anak usaha mobile dengan harga 1.500 yen atau USD13,25 per saham. Sofbank memperkirakan akan meraih dana hingga USD23,4 miliar atau 2,65 triliun yen.

Di bursa Korsel, Indeks Kospi menguat 0,05 persen. Saham unggulan di pasar saham Korsel, LG Electronics naik 2 persen.

Indeks ASX 200 (Australia) melaju +0,35 persen dibarengi hampir semua indeks sektoral yang bergerak naik. 

Penguatan Indeks ASX 200 seiring laju positif saham-saham perbankan. Saham Australia and New Zealand Banking Group naik 0,32 persen. Commonwealth Bank of Australia naik 0,42 persen. Westpac naik 0,40 persen dan National Australia Bank naik 0,28 persen.

PM Inggris Theresa May menunda Voting Brexit yang sedianya pada hari Selasa ini oleh parlemen Inggris. Voting ini akan memungkinkan parlemen menolak atau menerima persyaratan Brexit yang sebelumnya telah disepakati UE dan pemerintah Inggris. Akibat keputusan ini mata uang poundsterling turun ke level terendah dalam 21 bulan terakhir ke level $1,266.

Indeks dolar AS ke level 97,129 setelah menyentuh penguatan dari level 96,4 pada trading kemarin. Kurs yen di level 113,12 terhadap dolar AS atau melemah dibanding sesi kemarin di level 112,2. Dolar Australia di posisi $0,7203 setelah tampak menguat di sesi awal di level $0,7182.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,27% ke level 21.162 (11.47 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,11% ke posisi 25.723. (closing)

Indeks Shanghai (China) +0,28% ke posisi 2.591. (closing)

Indeks Straits Times (Singapura) -0,42% ke level 3.059. (11.48 am).


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (11/12) pagi di pasar Asia. Pelemahan harga ini terjadi setelah Libya menyatakan pos mayor ekspor dari ladang minyak El Sharara Oilfield yang telah diduduki oleh kelompok militan lokal pada akhir pekan lalu.

Minyak Brent naik 33 sen ke harga USD60,30 per barel (pukul 02:06 GMT). Harga minyak WTI naik 19 sen ke harga USD51,19 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author