Dua Sektor Tahan Pelemahan IHSG Semakin Dalam

Dua Sektor Tahan Pelemahan IHSG Semakin Dalam

Posted by Written on 06 December 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir memburuk pada jeda perdagangan sesi I, Kamis (6/12). Indeks melemah 0,53 persen menjadi 6.100. Indeks terkurung di zona merah sejak awal perdagangan hari ini pada level 6.086 - 6.131.

Sebanyak delapan sektor melemah dan dua sektor lainnya menguat. Pelemahan sektoral tertinggi terjadi pada sektor aneka industri sebesar 2,3 persen menjadi 1.372, perdagangan terkoreksi 1,41 persen menjadi 786, perkebunan melemah 0,84 persen menjadi 1.497.

Selanjutnya, sektor yang melemah yaitu properti sebesar 0,84 persen menjadi 442, keuangan sebesar 0,5 persen menjadi 1.172, manufaktur melemah 0,48 persen menjadi 1.571, konsumer melemah 0,23 persen menjadi 2.479 dan pertambangan melemah 0,1 persen menjadi 1.744. Sementara sektor yang menguat adalah industri dasar sebesar 0,14 persen ke level 836 dan infrastruktur menguat 0,08 persen menjadi 1.050.

Lima emiten teratas yang menduduki top gainers pada indeks Kompas100 yaitu TOWR (14,42 persen), HOKI (11,67 persen), EXCL (3,70 persen), SMR (2,93 persen), dan BNLI (2,63 persen). 

Kemudian emiten yang nilai sahamnya stagnan yaitu MEDCELSAWIKASSIA dan PPRO

Sementara emiten yang terkoreksi paling dalam yaitu BIPI (-11,29 persen), TKIM (-4,78 persen), LPPF (-4,04 persen), POOL (-3,96 persen), dan SMRA (-3,51 persen).

Emiten teraktif yaitu ASII mencatat perdagangan sebesar Rp286,86 miliar, PGAS Rp126,06 miliar, 

SSMS Rp52,73 miliar, TKIM Rp49,11 miliar dan IKAI sebesar Rp22,53 miliar.

Sebanyak 146 emiten tercatat menguat, 234 emiten melemah dan 128 emiten stagnan. Dari Market Statistik, investor asing dominan menjual (nett sell) sebesar Rp326,29 miliar dengan volume perdagangan sebesar 669.906 lot.


(Marjudin)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author