IHSG Ambruk Diikuti Pelemahan Delapan Sektor

IHSG Ambruk Diikuti Pelemahan Delapan Sektor

Posted by Written on 05 December 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melemah 0,47 persen ke level 6.123 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu (5/12). Pelemahan juga terjadi di semua indeks kecuali DBX yang menguat 0,07 persen menjadi 1.011.

Sebanyak dua sektor menguat dan sisanya delapan sektor melemah. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor industri dasar sebesar 0,82 persen menjadi 827 dan perkebunan menguat 0,13 persen menjadi 1.488. 

Sementara pelemahan sektoral dipimpin oleh aneka industri yang terkoreksi sebesar 1,63 persen ke level 1.405. Selain itu sektor keuangan terkoreksi 0,87 persen mejadi 1.175, infrastruktur melemah 0,74 persen menjadi 1.047, properti melemah 0,45 persen menjadi 447, pertambangan melemah 0,26 persen menjadi 1.753, konsumer melemah 0,21 persen menjadi 2.480, manufaktur melemah 0,19 persen menjadi 1.574 dan sektor perdagangan melemah 0,15 persen menjadi 789.

Berdasarkan indeks Kompas100, lima emiten yang mencatat penguatan terbesar yaitu JPFA (7,51 persen), BIPI (6 persen), INDY (4,86 persen), CPIN (4,84 persen), dan SSMS (2,08 persen). Emiten yang nilai sahamnya statis LEADSRILBRMSPBRX dan MYOR. Kemudian untuk emiten yang menjadi top losser yaitu ACES (-5,63 persen), HOKI (-5,51 persen), EXCL (-4,29 persen), CTRA (-3,27 persen), dan MEDC (-3,25 persen).

Emiten teraktif yaitu BBRI mencatatkan pembukuan senilai Rp301,56 persen, ASSI Rp91,25 persen, ANTM Rp72,65 persen, UNVR Rp31,91 persen dan PTPP Rp29,70 persen. Sebanyak 145 emiten menguat, 238 tercatat terkoreksi dan 108 stagnan.

Dari market statistik, investor asing dominan melakukan aksi jual bersih senilai Rp335,93 miliar dengan volume perdagangan sebesar 924.596 lot.


(Marjudin)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author