Bursa Siang: Tensi USA-China Jadi Sentimen Regional, IHSG Minus

Bursa Siang: Tensi USA-China Jadi Sentimen Regional, IHSG Minus

Posted by Written on 23 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir negatif pada akhir sesi pagi perdagangan hari Jumat (23/11). IHSG melemah -0,06 persen (-4 poin) ke level 5.987.

Indeks LQ45 -0,18% ke level 954 poin. IDX30 -0,25% ke level 526 poin. Indeks JII +0,03% ke level 668. Indeks Kompas100 -0,10% ke level 1.216. Indeks Sri Kehati -0,40% ke posisi 371. Indeks Sinfra18 +0,03% ke level 314.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: INDYWIKAHRUMSMRABMRITRAM dan BOSS

Saham-saham top gainer LQ45: SSMSPTBAITMGPGASINKPLPPF dan PTPP

Saham-saham top loser LQ45: UNVRINDYTLKMJSMRSCMAICBP dan BBNI

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp2,85 triliun dengan volume trading sebanyak 52,77 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp61,09 miliar.

Sektor keuangan dan properti menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -0,51 persen dan -0,45 persen.

Nilai tukar rupiah +0,43 persen ke level Rp14.515 (pukul 11:30 am)


Bursa Asia

Market saham Asia melemah pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (23/11) seiring tensi perang dagang menjadi sentimen penekan. Sementara pelemahan kinerja laba korporasi di Eropa menambah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global serta harapan berlebihan pada kemajuan negosiasi Brexit. 

MSCI Asia Pacific Index (tolok ukur indeks regional) melemah 0,2 persen. Seiring libur bursa saham Wall Street di USA dan Nikkei di Jepang, pasar bergerak lesu. Bursa regional berubah melemah usai pembukaan perdagangan bursa China.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,2 persen.

Pasar saham China terjebak dalam pelemahan seiring sentimen perang dagang dengan USA telah memperparah kekhawatiran akan perlambatan perekonomian. Beberapa analis memperkirakan pasar saham akan terus menguat bila USA dan China membuat kemajuan dalam memperbaiki hubungan pada pertemuan G-20 pada akhir bulan ini.

Namun para analis meragukan negosiasi pada forum G20 akan membawa kemajuan. "Tidak menjanjikan perkembangan apapun, sejak perang dagang dimulai," kata Prakash Sakpal, Analis ING di Singapura.

Indeks Shenzhen di bursa China tumbang 1,4 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi turun 0,65 persen. Indeks ASX200 (Australia) memperpanjang pemulihan, naik 0,36 persen. Sementara bursa saham Jepang libur nasional. 

Indeks dolar AS ke posisi 96,483, atau melemah setelah sempat ke level 96,7 di awal-awal sesi. Nilai tukar yen ke posisi 112,97 terhadap USD, menguat dibanding sesi kemarin di level 113. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7250 melemah dari posisi $0,724 pada sesi kemarin.

"Kekhawatiran atas tensi dagang terus terbentuk menjelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping pada forum G20 pada pekan depan," demikian menurut Tim Riset OCBC Treasury. 

Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur.

Indeks Hang Seng (Hong -0,30% ke posisi 25.941.

Indeks Shanghai (China) -1,63% ke posisi 2.602.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,06% ke level 3.039. (11.30 am).


Oil

Harga minyak tertekan pada perdagangan hari Jumat (23/11) pagi di pasar Asia. Minyak tertekan oleh kekhawatiran bahwa produsen lebih banyak mengeksplorasi dibanding kebutuhan dunia di tengah prospek ekonomi yang suram. 

Minyak Brent drop 78 sen ke harga USD61,82 per barel. Harga minyak WTI turun USD1,34 ke harga USD53,29 per barel. (pukul 03:33 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author