Bursa Pagi: Eropa Memerah, Asia Mixed, IHSG Berupaya Tembus 6.000 (Lagi)

Bursa Pagi: Eropa Memerah, Asia Mixed, IHSG Berupaya Tembus 6.000 (Lagi)

Posted by Written on 23 November 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (23/11), bursa saham Asia dibuka mixed cenderung melemah, berupaya keluar dari tren penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa. investor masih mengkhawatirkan ketidakpastian seputar negosiasi Brexit, dan meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka mendatar di kisaran level 6.675, namun diwarnai kejatuhan harga saham-saham pertambangan dan energi. Indeks sektor pertambangan turun sebesar 0,31%. Indeks berlanjut naik 0,36% (20,40 poin) menjadi 5.711,70 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Kospi, Korea Selatan sedikit berkurang 0,09 poin di posisi 2.069,86, setelah dibuka turun, tertekan kejatuhan harga saham Samsung Electronics, 0,24% dan SK Hynix 0,58%. Bursa saham Jepang hari ini libur.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,27% (-69,34 poin) menjadi 25.950,07pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga melemah 0,18% di posisi 2.640,67.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pad tren kejatuhan indeks acuan di bursa saham Eropadan Asia, setelah berhasil melanjutkan upaya menembus kembali level 6.000 pada sesi perdagangan kemarin, dengan ditutup menguat 0,72% ke posisi 5.990. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih akan diwarnai upaya untuk menutup pekan ini di atas level 6.000, didukung capital inflow. Secara teknikal,beberapa indikator memperlihatkan, adanya potensi penguatan lanjutan yang dibayangi sinyal negatif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, relatif tidak adanya sentimen negatif dari eksternal dan berlanjutnya tren penguatan rupiah serta naiknya beberapa komoditas seperti minyak mentah, CPO diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. Sementara itu kebijakan pemerintah terkait revisi PPnBM diprediksi masih akan memberikan tambahan sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan rentang support di level 5.940 dan resistance di 6.040.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : HMSP (Buy, Support: Rp3.400, Resist: Rp3.490), PTPP (Buy, Support: Rp1.550, Resist: Rp1.690), LSIP (Buy, Support: Rp1.040, Resist: Rp1.100), ACES (Buy on Weakness, Support: Rp1.435, Resist: Rp1.460).

  • ETF : XPFT (Buy, Support: Rp518, Resist: Rp530), XPLC (Buy, Support: Rp499, Resist: Rp511),

    XBNI (Buy, Support: Rp1.055, Resist: Rp1.081).


Eropa dan Amerika Serikat 

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup memerah, investor tetap berhati-hati dalam menghadapi Brexit dan permasalahan anggaran Italia, serta ketegangan geopolitik yang lebih luas. Indeks Stoxx 600 turun 0,70% menjadi 352,57, dipimpin kejatuhan harga saham sektor sumber daya alam sebesar 1,55%. Sementara sektor wisata dan perjalanan menjadi satu-satunya yang bertengger di zona positif, menguat 0,32%. Perbankan Italia berguguran setelah Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini mengatakan tidak akan mundur pada RAPBN 2019 menyusul penolakan Komisi Uni Eropa. Pasar menunggu pertemuan para pemimpin Eropa akhir pekan ini.

Perkembangan Brexit terus mendominasi berita utama Eropa, Kamis. Inggris dan para pemimpin politik Uni Eropa pada prinsipnya setuju terhadap teks yang menetapkan hubungan masa depan mereka, tetapi Spanyol mengancam akan menentang rancangan kesepakatan Brexit jika meniadakan pembicaraan tentang status masa depan Gibraltar, wilayah Inggris di pantai selatan Spanyol.

  • FTSE 100 London anjlok 1,28% (-89,91 poin) ke level 6.960,32.

  • DAX 30 Frankfurt merosot 0,94% (-105,68 poin) ke posisi 11.138,49.

  • CAC 40 Prancis melorot 0,75% (-37,36 poin) menjadi 4.938,14.

Wall Street tutup merayakan Thanksgiving.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap euro dan poundsterling melemah pada penutupan pasar Eropa, setelah Inggris dan Uni Eropa pada prinsipnya menyetujui teks yang menetapkan hubungan masa depan mereka sebelum pertemuan puncak yang digelar Minggu besok. Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, mengatakan teks tersebut telah dibahas oleh Perdana Menteri Inggris dan Presiden Komisi Eropa, dan mereka berencana untuk memiliki hubungan perdagangan yang erat. Euro melesat 0,4 persen karena berita tersebut, sebelum memangkas penguatan menjadi 0,2% dan ditutup menjadi USD1,1403. Sterling juga sempat melonjak lebih dari satu persen menjadi USD1,2928.

Jajak pendapat Reuters yang dirilis Selasa menyebutkan, para analis memperkirakan akan ada tiga kali kenaikan suku bunga tahun depan, mendorong federal fund rate menjadi 3,00 hingga 3,25 persen pada akhir 2019. Jajak pendapat itu juga menunjukkan para ekonom saat ini menempatkan probabilitas resesi Amerika dalam dua tahun ke depan pada median 35 persen. Indeks dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,2% menjadi 96,53.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.14030.000.00%6:33 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2875-0.0002-0.02%6:33 PM
Yen (USD-JPY)112.980.03+0.03%6:33 PM
Yuan (USD-CNY)6.9320.005+0.07%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,580.00-22.50-0.15%3:55 AM

Sumber : Bloomberg.com, 22/11/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas London ICE Futures Exchanges tadi malam bergerak melemah, tertekan oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS ke level tertinggi sejak Desember 2017. Bursa komoditas New York Mercantile Exchange tutup, merayakan Thanksgiving. Persedian minyak komersial AS akhir pekan lalu, naik 4,9 juta barel menjadi 446,91 juta barel. 

Produksi minyak mentah AS bertahan di level rekor 11,7 juta barel per hari. Harga minyak juga tertekan oleh melemahnya pasar Asia dan Eropa, karena investor mengkhawatirkkan perlambattan pertumbuhan global menghadapi kenaikan suku bunga AS dan ketegangan perdagangan global. Transaksi perdagangan minyak diperkirakan akan sepi hingga Senin, pekan depan.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen menjadi USD63,25 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 39 sen menjadi USD54,24 per barel.

Harga emas di bursa komoditas London tadi malam bergerak menguat, terpengaruh oleh pelemahan dolar AS, dan pelemahan di bursa saham karena kekhawatiran terhadap pertumbuhan global. Namun penguatan harga emas terbatas oleh minimnya transaksi menyambut perayaan Thanksgiving di AS. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar dunia, Rabu lalu meningkat ke level tertinggi sejak akhir Agustus sebesar 762,92 ton.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi USD1.227,20 per ounce.

  • Harga emas berjangka bergeming di posisi USD1.228,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author