Bursa Siang: IHSG Melaju Di Tengah Sinyal Perlambatan Ekonomi

Bursa Siang: IHSG Melaju Di Tengah Sinyal Perlambatan Ekonomi

Posted by Written on 22 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak menguat pada akhir sesi pagi perdagangan hari Kamis (22/11). IHSG melaju +0,66 persen (+39 poin) ke level 5.987.

Indeks LQ45 +0,97% ke level 954 poin. IDX30 +1,05% ke level 526 poin. Indeks JII +0,18% ke level 664. Indeks Kompas100 +0,90% ke level 1.216. Indeks Sri Kehati +1,03% ke posisi 371. Indeks Sinfra18 +1,10% ke level 312.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: HMSPTKIMBHITBKSLKPASWTON dan EXCL

Saham-saham top gainer LQ45: WIKAPTPPBSDEAKRABKSLINDF dan EXCL

Saham-saham top loser LQ45: LPPFASIIUNVRSRILITMGMEDC dan ANTM

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,91 triliun dengan volume trading sebanyak 61,67 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp85,70 miliar.

Sektor keuangan dan properti menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,34 persen dan +1,14 persen.

Nilai tukar rupiah +0,14 persen ke level Rp14.585 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak hati-hati pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (22/11) meskipun kenaikan suku bunga di USA serta eskalasi perang dagang membuat pasar finansial gelisah di tengah sinyal perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,2 persen.

Analis ANZ Daniel Gradwell mengulas terlihat ada apresiasi yang lebih besar bahwa dampak stimulus fiskal USA berkurang, perekonomian USA berpotensi melambat seperti sebagian besar negara-negara lainnya.

Gradwell menambahkan gejolak diperkirakan masih terus menerus berlangsung kecuali terdapat perubahan arah prospek pertumbuhan ekonomi global.

Inflasi Jepang naik 0,1 persen sesuai dengan ekspektasi para analis. Indeks Nikkei 225 berada di zona hijau. Di bursa China Indeks Shenzhen bergerak flat.

Indeks ASX200 di bursa Australia naik 0,58 persen ditopang sebagian besar sektor ada di zona hijau. Tekanan terjadi terhadap Indeks Kospi (Korsel) melemah 0,2 persen.

Indeks dolar AS ke posisi 96,680, atau melemah setelah sempat ke level 96,8 di awal-awal sesi. Nilai tukar yen ke posisi 113,00 terhadap USD, melemah dibanding sesi kemarin di level 112,7. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7254 menguat dari posisi $0,72 pada sesi kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,44% ke posisi level 21.601 (11.45 am).

Indeks Hang Seng (Hong +0,04% ke posisi 25.981.

Indeks Shanghai (China) -0,55% ke posisi 2.636.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,05% ke level 3.040. (12.00 pm).


Oil

Harga minyak dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (22/11) pagi di pasar Asia seiring persediaan minyak di USA naik tertinggi terhitung sejak Desember 2017 di tengah kekhawatiran atas banjir suplai di pasar global. Meski demikian, diperkirakan pemangkasan suplai oleh OPEC mencegah kejatuhan harga lebih lanjut.

Minyak Brent drop 20 sen ke harga USD63,28 per barel. Harga minyak WTI turun 25 sen ke harga USD53,38 per barel. (pukul 01:41 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author