Penguatan IHSG Belum Terbendung, Tembus Level Psikologis

Penguatan IHSG Belum Terbendung, Tembus Level Psikologis

Posted by Written on 16 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kembali menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (16/11). IHSG menguat 1,44 persen menjadi 6.041.

IHSG juga konsisten menghijau sejak awal perdagangan pagi tadi. Penguatan IHSG dimungkinkan merespon kebijakan BI yang kembali menaikkan suku bunga 7 Days Reserve Repo Rate (7 DRRR ) kemarin menjadi 6 persen.

Pendorong laju IHSG adalah menguatnya sembilan sektor dan satu sektor yang melemah. Sektor yang paling tinggi catatan penguatannya infrastruktur menguat 2,3 persen menjadi 1.095, keuangan menguat 1,94 persen menjadi 1.145 dan sektor perkebunan yang menguat 1,88 persen ke level 1.451.

Selain itu sektor industri dasar menguat 1,65 persen ke level 792, properti menguat 1,13 persen menjadi 422, konsumer terapresiasi 1,11 persen menjadi 2.373, manufaktur menguat 1,02 persen menjadi 1.519, tambang menguat 0,98 persen menjadi 1.871 dan sektor perdagangan yang menguat 0,8 persen menjadi 813. Sektor yang melemah adalah sektor aneka industri sebesar 0,16 persen ke level 1.413.

Dari Indeks Kompas100, lima emiten teratas yang paling tinggi penguatannya yaitu SMGR (6,80 persen), 

BUMI (6,02 persen), MAMI (5,05 persen), WIKA (5 persen) dan POOL (4,93 persen). Emiten yang stagnan BIPIKRENDOID dan MYRX

Sementara emiten yang paling melemah TOPS (-3,70 persen), MYOR (-1,60 persen), HOKI (-1,25 persen), JPFA (-0,96 persen) dan PBRX (-0,91 persen).

Sementara emiten teraktif yaitu BBRI yang mencatat transaksi Rp390,1 miliar, BBCA Rp299,8 miliar, BMRI Rp203 miliar, PGAS Rp69,3 miliar dan HMSP Rp63 miliar. Dari statistik market, investor asing melakukan aksi beli bersih senilai Rp1,01 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 690.385 lot. Transaksi beli bersih inipun menjadi rekor tertinggi dalam beberapa periode belakang.


(Marjudin)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author